Rabu, 30 Sep 2026
Beranda » HUKUM » Drama Penculikan Anak di Bekasi: Polisi Ungkap Modus dan Tangkap Pelaku

Drama Penculikan Anak di Bekasi: Polisi Ungkap Modus dan Tangkap Pelaku

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
  • print Cetak

Bekasi – Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus penculikan anak yang menggemparkan warga Kecamatan Karang Bahagia. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (16/1/2025) malam di depan sebuah minimarket di Jalan Raya Sukamantri, Kampung Sukamantri, Desa Sukaraya.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (17/1/2025), Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Ongkoseno memaparkan detail kronologi dan modus yang digunakan pelaku.

Kejadian bermula ketika seorang anak bernama A.D.Z meminta izin kepada ibunya untuk membeli jajanan di warung dekat rumah pada pukul 20.00 WIB.

Ia membawa adiknya, M.A.F., yang baru berusia 2 tahun 4 bulan. Namun, setelah 30 menit, keduanya tidak kembali ke rumah.

Sang ibu, yang khawatir, segera mencari mereka di warung sekitar, tetapi tidak menemukan keberadaan kedua anaknya.

Informasi dari warga menyebutkan bahwa anak-anak tersebut terlihat di Alfamart terdekat. Ketika tiba di lokasi, sang ibu menemukan A.D.Z menangis di depan minimarket, sementara M.A.F. tidak terlihat.

Pencarian intensif di sekitar lokasi membuahkan hasil ketika sang ibu melihat seorang remaja laki-laki yang mencurigakan sedang menggendong anak kecil dengan kepala tertutup sweater hitam. Sang ibu segera mengenali pakaian anaknya dan mendekati remaja tersebut.

“Pelaku sempat mengklaim bahwa anak yang digendongnya adalah anak kandungnya. Namun, ibu korban berteriak meminta pertolongan warga. Berkat rekaman CCTV Alfamart, aksi pelaku dapat dibuktikan,” jelas Kompol Ongkoseno.

Penyelidikan mengungkap bahwa pelaku, yang masih tergolong Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), menggunakan modus membujuk korban dengan menawarkan jajanan seperti es krim dan es teh untuk menarik perhatian.

Pelaku menyuruh A.D.Z pulang ke rumah dengan alasan mengambil uang, sementara ia membawa pergi M.A.F. Rencana pelaku adalah menjual korban untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Pilihan Editor :  PBTI Siap Gelar 8th Asian Indonesia Open Taekwondo Championships 2026 di Jakarta

Tidak hanya itu, pelaku ternyata telah melakukan aksi serupa sebelumnya. Berikut adalah rangkaian aksinya:

  1. 12 Januari 2025: Pelaku mencoba menculik seorang anak laki-laki di Kampung Srengseng, Sukatani, tetapi gagal karena korban melarikan diri.

  2. 14 Januari 2025: Pelaku berhasil menculik dan menjual seorang anak laki-laki di Desa Batujaya, Karawang, kepada seorang tersangka lain bernama MT di Cibitung, dengan imbalan Rp5 juta.

  3. 16 Januari 2025: Pelaku menculik M.A.F., tetapi tertangkap oleh warga setelah aksinya yang mencurigakan.

Pelaku dijerat dengan Pasal 83 juncto Pasal 76F Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Pelanggaran ini memiliki ancaman hukuman penjara minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun, serta denda mulai dari Rp60 juta hingga Rp300 juta.

Selain menangkap pelaku, Polres Metro Bekasi kini sedang memburu dua tersangka lain yang terlibat dalam jaringan penculikan ini.

“Kami sedang mengejar dua tersangka lain yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” tegas Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa.

Peringatan dan Imbauan untuk Masyarakat

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak. Polisi mengimbau orang tua agar selalu mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat bermain di luar rumah atau bepergian ke tempat umum.

“Kami meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang dapat mengancam keselamatan anak-anak. Kerja sama antara masyarakat dan polisi sangat penting untuk mencegah kejahatan serupa terjadi kembali,” ujar Kombes Pol Mustofa.

Kasus penculikan ini menyoroti pentingnya peran komunitas dalam melindungi anak-anak dari ancaman kejahatan. Selain meningkatkan pengawasan, orang tua diimbau untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang bahaya berbicara atau menerima sesuatu dari orang asing.

Pilihan Editor :  Sambut HUT ke-80 TNI, Lanal Nias Gelar Ziarah Rombongan di TMP Damai Sentosa

Pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata kesigapan Polres Metro Bekasi dalam menjaga keamanan masyarakat. Namun, kasus ini juga menjadi pengingat bahwa ancaman kejahatan terhadap anak dapat terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan sekitar yang dianggap aman.***/Red

Sumber : (mabesbharindo.com)


Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Satlinlamil 3 Asah Kesiapsiagaan, Gelar Latihan SAR Laut di Makassar

    Satlinlamil 3 Asah Kesiapsiagaan, Gelar Latihan SAR Laut di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Laut tak hanya jadi jalur transportasi dan sumber kehidupan, tapi juga menyimpan risiko bencana yang bisa datang tiba-tiba. Menyadari hal itu, prajurit Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 TNI AL menggelar latihan Search and Rescue (SAR) di Pantai Jalaria, Makassar, Jumat (29/8/2025). Latihan ini dirancang untuk mengasah kemampuan personel dalam melakukan pencarian, pertolongan, […]

  • Data Kemiskinan Amburadul, Aktivis Desak Pemerintah Audit BPS

    Data Kemiskinan Amburadul, Aktivis Desak Pemerintah Audit BPS

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    BEKASI – Aktivis kemanusiaan Frits Saikat mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan kemiskinan yang menjadi dasar penyaluran bantuan sosial. Ia menilai ketidakakuratan data dapat berdampak langsung terhadap masyarakat miskin yang semestinya menjadi penerima manfaat program pemerintah. Frits mengatakan persoalan data kemiskinan tidak seharusnya dipandang hanya sebagai persoalan administratif atau teknis. Menurut dia, kesalahan […]

  • Kodim 1710/Mimika Bantu Pencarian Helikopter PK-IWS yang Hilang Kontak di Ilaga

    Kodim 1710/Mimika Bantu Pencarian Helikopter PK-IWS yang Hilang Kontak di Ilaga

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika – Kodim 1710/Mimika bersama Basarnas serta tim gabungan TNI-Polri bergerak cepat membantu pencarian Helikopter PK-IWS milik maskapai Intan Angkasa yang dilaporkan hilang kontak, Rabu (10/9/2025). Helikopter tersebut hilang saat terbang dari Bandara Ilaga menuju Bandara Mozes Kilangin Timika sekitar pukul 11.38 WIT. Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A., mengungkapkan […]

  • Panglima TNI Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

    Panglima TNI Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Juli 2026 – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri peresmian lima bendungan yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). Peresmian tersebut menandai penguatan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur sumber daya air untuk menopang ketahanan pangan, pengendalian banjir, penyediaan energi, dan kesejahteraan masyarakat. […]

  • Warga Akcaya Sepakat Dirikan Koperasi Merah Putih, Taufik Sabani Terpilih Jadi Ketua

    Warga Akcaya Sepakat Dirikan Koperasi Merah Putih, Taufik Sabani Terpilih Jadi Ketua

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pontianak, 26 Mei 2025 — Semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi kembali menguat dari akar rumput. Warga Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan, resmi membentuk Koperasi Merah Putih dalam Musyawarah Kelurahan (Muskel) yang digelar di Aula Kantor Lurah Akcaya, Senin (26/5). Dalam forum yang berlangsung demokratis, Taufik Sabani terpilih secara mufakat sebagai ketua. Camat Pontianak Selatan […]

  • Babinsa Matraman dan Warga Aktifkan Siskamling, Perkuat Keamanan Lingkungan

    Babinsa Matraman dan Warga Aktifkan Siskamling, Perkuat Keamanan Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 14 Mei 2026 – Koramil 02/Matraman bersama warga menggelar siskamling di Utan Kayu Utara untuk memperkuat keamanan lingkungan secara langsung. Kegiatan berlangsung di Jalan Utan Kayu Utara RT 07 RW 08, Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, dengan melibatkan aparat teritorial dan masyarakat setempat. Babinsa hadir bersama warga untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mencegah […]

expand_less