Rabu, 28 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » EDITORIAL » PT Glow Industri dan Ujian Penegakan Regulasi di Kabupaten Bekasi

PT Glow Industri dan Ujian Penegakan Regulasi di Kabupaten Bekasi

  • account_circle Tama
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabupaten Bekasi – Sejumlah Instansi Turut Menyoroti Legalitas Operasional, Pengelolaan Lingkungan, serta Perselisihan Hubungan Kerja yang Muncul dalam Beberapa Bulan Terakhir

Polemik yang melibatkan PT Glow Industri Herbal Care di Kabupaten Bekasi terus menjadi perhatian publik setelah muncul berbagai persoalan yang mencakup aspek perizinan usaha, legalitas bangunan, dokumen lingkungan, dugaan persoalan ketenagakerjaan, hingga laporan hukum yang saling berkaitan.

Perkembangan terbaru menunjukkan DPRD Kabupaten Bekasi mulai melakukan pendalaman terhadap sejumlah temuan yang sebelumnya disampaikan oleh instansi pemerintah daerah dalam kegiatan pengawasan dan inspeksi lapangan.

Sejumlah dinas terkait juga disebut tengah melakukan telaah administratif terhadap legalitas operasional perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kosmetik, skincare, parfum, dan produk perawatan tubuh tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustafa, menyatakan pihaknya akan meminta keterangan dari dinas-dinas terkait guna memperoleh gambaran utuh mengenai persoalan yang berkembang.

Menurutnya, berbagai isu yang mencuat perlu ditangani secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum maupun keresahan di masyarakat.

Fakta Utama

Sorotan terhadap PT Glow Industri Herbal Care menguat setelah tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Kabupaten Bekasi, DPMPTSP, dan instansi terkait melakukan visitasi lapangan pada Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat teknis menyampaikan adanya dugaan ketidaksesuaian administrasi yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah belum dapat ditunjukkannya dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) saat pemeriksaan berlangsung.

Selain itu, terdapat pula pembahasan mengenai kesesuaian tata ruang, garis sempadan bangunan, klasifikasi risiko usaha dalam sistem OSS-RBA, serta kewajiban dokumen lingkungan yang sesuai dengan aktivitas industri yang dijalankan.

DPMPTSP Kabupaten Bekasi menyebut perusahaan telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Baca juga :  Delapan Orang Digantung di Bekasi, Jejak Berdarah Pemberontakan Tambun

Namun demikian, beberapa aspek legalitas dasar disebut masih memerlukan penyesuaian dan verifikasi lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Persoalan Lingkungan dan Dugaan IPAL

Selain aspek perizinan bangunan, perhatian juga tertuju pada dugaan pengelolaan limbah industri.

Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, muncul informasi mengenai dugaan belum adanya izin Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki perusahaan.

Dugaan tersebut berasal dari keterangan sejumlah sumber yang dikutip media serta hasil penelusuran beberapa pihak yang mengaku melakukan investigasi lapangan.

Beberapa pejabat pemerintah desa dan kecamatan juga pernah menyampaikan bahwa izin lingkungan perusahaan masih menjadi persoalan yang perlu diklarifikasi lebih lanjut.

Kepala Desa Tanjung Baru dan unsur Kecamatan Cikarang Timur sebelumnya menyatakan perusahaan belum memenuhi sejumlah dokumen administrasi yang berkaitan dengan izin lingkungan maupun Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU).

Pernyataan tersebut kemudian menjadi bagian dari polemik yang berkembang di tengah masyarakat.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat putusan atau kesimpulan resmi dari instansi berwenang yang menyatakan telah terjadi pelanggaran lingkungan hidup.

Karena itu, seluruh informasi yang berkembang masih memerlukan pembuktian melalui proses pemeriksaan administratif maupun teknis oleh lembaga yang berwenang.

Perselisihan Ketenagakerjaan

Di luar persoalan perizinan dan lingkungan, PT Glow Industri Herbal Care juga menjadi sorotan akibat munculnya sengketa hubungan industrial yang melibatkan mantan pekerja.

Beberapa eks pekerja sebelumnya mengemukakan dugaan belum terpenuhinya hak normatif ketenagakerjaan serta adanya pemutusan hubungan kerja yang dipersoalkan.

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi diketahui pernah menjelaskan bahwa mekanisme pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) wajib mengikuti ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021.

Baca juga :  MBG Bikin Geger Karo, Siswi Ini Masih Sulit Mengingat

Namun demikian, hingga saat informasi tersebut dipublikasikan, belum terdapat putusan dari lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang menyatakan adanya pelanggaran ketenagakerjaan oleh salah satu pihak.

Dugaan Pelecehan dan Laporan Kepolisian

Polemik perusahaan semakin kompleks setelah muncul laporan dugaan pelecehan seksual yang dilaporkan mantan pekerja kepada aparat kepolisian.

Di sisi lain, perusahaan juga telah menyampaikan hak jawab dan bantahan atas berbagai tuduhan yang berkembang dalam pemberitaan sebelumnya.

Beberapa pihak yang terlibat dalam perkara tersebut diketahui saling membantah tuduhan yang disampaikan masing-masing pihak.

Karena perkara tersebut telah memasuki ranah hukum, seluruh pihak yang disebut dalam laporan tetap harus dianggap tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Proses penyelidikan maupun penyidikan sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Kronologi Singkat Polemik

Persoalan yang menyeret nama PT Glow Industri Herbal Care berkembang secara bertahap sejak akhir 2025.

Awalnya muncul sorotan terkait dugaan izin lingkungan dan pengelolaan limbah.

Selanjutnya, muncul pernyataan dari sejumlah pejabat desa, kecamatan, dan instansi teknis mengenai aspek legalitas operasional perusahaan.

Perkembangan berikutnya ditandai dengan inspeksi lapangan yang dilakukan tim gabungan pemerintah daerah pada Mei 2026.

Hasil monitoring tersebut kemudian memunculkan pembahasan mengenai PBG, tata ruang, klasifikasi risiko usaha, serta dokumen lingkungan.

Di waktu yang hampir bersamaan, muncul pula sengketa ketenagakerjaan dan laporan hukum yang melibatkan mantan pekerja serta pihak perusahaan.

Kondisi tersebut membuat persoalan berkembang menjadi isu multidimensi yang mencakup aspek administrasi, lingkungan hidup, ketenagakerjaan, dan hukum.

PT Glow Industri Herbal Care merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kosmetik, skincare, parfum, personal care, dan produk herbal yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Baca juga :  Indonesia vs Malaysia 0-0, Klasemen Grup A dan Skenario Kelolosan Timnas

Berdasarkan data registrasi perusahaan, badan usaha tersebut tercatat sebagai perseroan terbatas yang terdaftar secara hukum di Indonesia.

Meski demikian, legalitas badan hukum perusahaan tidak serta-merta menghapus kewajiban pemenuhan berbagai izin operasional, lingkungan, bangunan, maupun ketentuan teknis lain yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.

Perlu ditegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran administrasi maupun pidana hanya dapat dinyatakan terbukti melalui mekanisme pemeriksaan oleh instansi berwenang dan/atau putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, pihak PT Glow Industri Herbal Care telah menyampaikan hak jawab terhadap beberapa tuduhan yang berkembang.

Sementara itu, sejumlah instansi pemerintah daerah menyatakan masih melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek yang menjadi perhatian publik.

Hingga berita ini ditulis, proses klarifikasi dan verifikasi terhadap seluruh informasi yang berkembang masih berlangsung.**/Editorial

Catatan Redaksi:
Pemberitaan ini disusun berdasarkan rangkaian informasi yang telah dipublikasikan sejumlah media serta pernyataan pihak-pihak yang tercantum dalam sumber pemberitaan. Sebagian informasi masih memerlukan verifikasi lanjutan dan pembuktian melalui mekanisme resmi. Redaksi tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan berupaya memperoleh konfirmasi serta hak jawab dari seluruh pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Danlanal Simeulue Hadiri Validasi Kodaeral I, Babak Baru Pertahanan Laut di Sumatera Utara

    Danlanal Simeulue Hadiri Validasi Kodaeral I, Babak Baru Pertahanan Laut di Sumatera Utara

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Simeulue – Sejarah baru tercatat dalam tubuh TNI Angkatan Laut. Komandan Pangkalan TNI AL Simeulue, Letkol Laut (P) Wisnu Pryangga N., S.T., M.Tr.Opsla., bersama Ketua Cabang 8 Korcab I DJA I, Ny. Ledy Wisnu Pryangga, hadir langsung pada acara Validasi Organisasi Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) yang digelar di Mako Kodaeral […]

  • Danramil Ciputat Nobar Piala Dunia 2026 Bersama HMI dan Forkopimda

    Danramil Ciputat Nobar Piala Dunia 2026 Bersama HMI dan Forkopimda

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan, 20-21 Juni 2026 – Danramil 05/Ciputat Mayor Kav Sjahrul Asari menghadiri kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 bersama HMI dan Forkopimda di Ciputat Timur. Kegiatan berlangsung di Selasar.in Cafe Outdoor, Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (20-21/6/2026). Acara ini menghadirkan pertandingan Belanda melawan Swedia yang disaksikan sekitar 75 […]

  • Provos Satbrimob Polda Metro Jaya Gencarkan Sosialisasi Yanduan Divpropam Polri

    Provos Satbrimob Polda Metro Jaya Gencarkan Sosialisasi Yanduan Divpropam Polri

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta — Dalam upaya mewujudkan pelayanan Polri yang semakin transparan dan mudah diakses masyarakat, Seksi Provos Satbrimob Polda Metro Jaya terus menggencarkan sosialisasi Layanan Pengaduan Masyarakat (Yanduan) Divpropam Polri di berbagai wilayah Jakarta Pusat. Kegiatan yang dipimpin oleh AKP Sutanto, selaku Kasi Provos Mako Satbrimob Polda Metro Jaya, ini dilaksanakan secara rutin setiap hari. Personel […]

  • Satgas PKH Halilintar Tertibkan Tambang Ilegal Yang Merugikan Negara

    Satgas PKH Halilintar Tertibkan Tambang Ilegal Yang Merugikan Negara

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bangka Tengah — Operasi penegakan hukum terhadap penambangan ilegal kembali membuahkan hasil. Tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas Halilintar PKH) yang dipimpin Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang berhasil menertibkan aktivitas tambang liar di dua titik kawasan hutan di Desa Lubuk Lingkuk dan Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, […]

  • Brimob Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan HUT RI ke-80 Melalui Tactical Floor Game

    Brimob Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan HUT RI ke-80 Melalui Tactical Floor Game

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 14 Agustus 2025 – Brimob Polda Metro Jaya turut berpartisipasi dalam Tactical Floor Game (TFG) yang digelar di Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pengamanan terpadu peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan dipimpin oleh Asisten Operasi Kapolri, Komjen Pol. Akhmad Wiyagus, dan dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen […]

  • Penangguhan Penahanan Diajukan, Kuasa Hukum Tegaskan Sengketa Lahan Ibu Komang Sudah Inkrah

    Penangguhan Penahanan Diajukan, Kuasa Hukum Tegaskan Sengketa Lahan Ibu Komang Sudah Inkrah

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 20 Mei 2026 – Kuasa hukum Ibu Komang, Rizal Nusi, mengajukan penangguhan penahanan ke Polda Metro Jaya setelah penyidik menahan kliennya sejak 29 April 2026. Rizal Nusi menilai penahanan tidak proporsional karena perkara pidana berkaitan langsung dengan sengketa lahan yang sudah berkekuatan hukum tetap hingga peninjauan kembali. “Ibu Komang berusia 69 tahun dan memiliki […]

expand_less