Polri Pastikan Situasi Kondusif, Pagar Tinggi di Kokas Diminta Tak Ditafsirkan Berlebihan

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap kondusif di tengah munculnya perhatian publik terhadap pemasangan pagar pembatas setinggi sekitar 2,5...

Polri Pastikan Situasi Kondusif, Pagar Tinggi di Kokas Diminta Tak Ditafsirkan Berlebihan – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap kondusif di tengah munculnya perhatian publik terhadap pemasangan pagar pembatas setinggi sekitar 2,5 meter di kawasan luar Mall Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan.

Polri mengimbau masyarakat agar tidak membangun spekulasi maupun mengaitkan pemasangan pagar tersebut dengan dugaan adanya ancaman keamanan yang belum terverifikasi.

Penegasan itu disampaikan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astama Ops) Polri, Komjen Pol Fadil Imran, menyusul beredarnya berbagai spekulasi di media sosial setelah pagar besi dan barikade seng dipasang mengelilingi sebagian area luar pusat perbelanjaan tersebut.

Keberadaan pagar sempat memunculkan dugaan adanya antisipasi terhadap gangguan keamanan maupun potensi demonstrasi berskala besar.

Fadil menegaskan, berdasarkan hasil pemantauan Polri melalui sistem Daily Operating Reporting System (DORS), hingga saat ini tidak terdapat indikasi gangguan keamanan yang menonjol, baik di wilayah Jakarta maupun secara nasional.

“Sampai hari ini berdasarkan data DORS (Daily Operating Reporting System) itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada. Jadi masyarakat jangan termakan dengan isu-isu akan terjadi gangguan kamtibmas yang mencemaskan,” kata Fadil dalam keterangan resminya.

Menurutnya, masyarakat perlu mengedepankan informasi yang bersumber dari data dan pernyataan resmi, bukan berdasarkan narasi yang berkembang di media sosial tanpa dasar yang jelas.

Ia menilai penyebaran spekulasi justru berpotensi memicu keresahan yang tidak perlu di tengah masyarakat.

Fadil juga menegaskan bahwa keputusan pengelola pusat perbelanjaan memasang pagar tambahan merupakan bagian dari kebijakan internal dalam mengelola dan mengamankan aset milik swasta.

Pilihan Editor :  Terjadi Ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta, Jemaah dan Siswa Berhamburan

Karena itu, langkah tersebut tidak dapat secara otomatis diartikan sebagai indikator adanya kondisi darurat keamanan.

“Saya kira orang memagari rumahnya kan biasa, jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons atas beragam asumsi yang berkembang di ruang digital sejak foto dan video pagar tinggi di kawasan Mall Kota Kasablanka viral dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah warganet mengaitkan pemasangan pagar dengan isu-isu keamanan yang belum memiliki dasar fakta maupun konfirmasi dari pihak berwenang.

Polri menilai penyampaian informasi yang akurat dan berdasarkan fakta menjadi hal penting untuk menjaga stabilitas keamanan serta mencegah berkembangnya disinformasi di tengah masyarakat.

Pagar Telah Dibongkar, Aktivitas Mal Berjalan Normal

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, pagar pembatas yang sebelumnya dipasang mengelilingi area luar Mall Kota Kasablanka di sepanjang Jalan Raya Kasablanka kini telah dibongkar seluruhnya.

Struktur pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter yang sempat berdiri di sisi trotoar maupun dinding luar bangunan tidak lagi terlihat.

Proses pembongkaran dilakukan secara menyeluruh setelah keberadaan pagar tersebut menjadi perhatian publik.

Di sejumlah titik, hanya tampak bekas baut dan penyangga yang masih menempel pada permukaan lantai maupun dinding luar gedung sebagai sisa pembongkaran.

Akses menuju pusat perbelanjaan kembali terbuka dan dapat digunakan secara normal oleh masyarakat.

Aktivitas pengunjung di dalam maupun di sekitar kawasan mal juga berlangsung seperti biasa.

Pilihan Editor :  Lanal Bengkulu Lepas Prajurit Purna Bakti, Momen Haru Penuh Apresiasi

Kendaraan keluar-masuk area pusat perbelanjaan tanpa hambatan, sementara aktivitas ekonomi di kawasan tersebut tetap berjalan sebagaimana hari-hari sebelumnya.

Polri menegaskan akan terus melakukan pemantauan situasi kamtibmas secara berkala melalui sistem pengawasan yang dimiliki serta berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keamanan ruang publik tetap terjaga.

Selain itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi, terutama yang berkaitan dengan isu keamanan.

Informasi yang belum terverifikasi sebaiknya tidak langsung dipercaya ataupun disebarkan karena berpotensi menimbulkan keresahan.

Di sisi lain, pengelola pusat perbelanjaan maupun fasilitas publik diharapkan tetap menjalin komunikasi dan koordinasi dengan aparat kepolisian setempat apabila menerapkan langkah-langkah pengamanan fisik.

Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan pengamanan berjalan sesuai kebutuhan sekaligus tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Dengan penegasan tersebut, Polri berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berkembang tanpa dasar fakta.

Aparat memastikan situasi keamanan nasional hingga saat ini berada dalam kondisi kondusif dan seluruh aktivitas masyarakat, termasuk di pusat-pusat kegiatan ekonomi, dapat berlangsung secara aman dan normal.**/Red

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *