Kamis, 29 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » BERITA » Pemotor Berguguran di Jalan Narogong, Dugaan Lindi Kembali Dipersoalkan

Pemotor Berguguran di Jalan Narogong, Dugaan Lindi Kembali Dipersoalkan

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Hujan yang mengguyur Kota Bekasi pada Selasa (4/8/2026) malam diduga memicu kondisi jalan yang sangat licin di ruas Jalan Raya Narogong menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Akibatnya, sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh, terutama di sepanjang jalur Pangkalan 4 hingga Pangkalan 5, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Peristiwa tersebut terjadi sejak Selasa malam hingga Rabu (5/8/2026) dini hari.

Warga sekitar bahkan turun ke tepi jalan untuk memberikan peringatan kepada para pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi yang dinilai berbahaya tersebut.

Meski telah diingatkan, beberapa pengendara tetap kehilangan kendali akibat permukaan aspal yang diduga menjadi sangat licin setelah diguyur hujan.

Kondisi itu memunculkan kekhawatiran warga karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Salah seorang warga Cikiwul, Darna (26), menduga licinnya Jalan Raya Narogong berkaitan dengan kerak lindi atau cairan rembesan sampah yang selama ini menempel di permukaan jalan.

Menurutnya, endapan tersebut berasal dari aktivitas truk pengangkut sampah yang setiap hari melintas menuju TPST Bantargebang.

Ia menjelaskan, selama musim kemarau cairan tersebut mengering dan membentuk lapisan kerak di atas aspal.

Namun, ketika hujan turun, lapisan itu diduga kembali mencair sehingga membuat permukaan jalan menjadi licin dan mengurangi daya cengkeram ban kendaraan.

“Ini berasal dari kerak cairan sampah yang sudah lama menumpuk. Karena sebelumnya sudah lama tidak turun hujan, begitu diguyur hujan, kerak itu mencair dan membuat jalan sangat licin,” kata Darna, Rabu (5/8/2026).

Darna mengaku kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi.

Menurutnya, ruas Jalan Raya Narogong yang menjadi akses utama menuju TPST Bantargebang kerap mengalami persoalan serupa, terutama saat hujan turun setelah periode cuaca kering yang cukup panjang.

Baca juga :  Wali Kota Bekasi Pimpin Apel Tiga Pilar, Tekankan Kesiapan Pengamanan Mudik Lebaran

Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian terhadap kondisi jalur yang setiap hari dilalui ratusan truk pengangkut sampah.

Selain padat lalu lintas, jalur tersebut juga dinilai rentan mengalami pencemaran permukaan jalan apabila terdapat ceceran lindi dari kendaraan pengangkut sampah.

Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Darna berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pembersihan menyeluruh terhadap permukaan Jalan Raya Narogong.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang licin.

Selain itu, ia juga meminta adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap operasional truk pengangkut sampah agar tidak meninggalkan ceceran lindi di sepanjang jalur menuju TPST Bantargebang.

“Saya sebagai warga berharap pemerintah segera melakukan pembersihan menyeluruh pada ruas Jalan Narogong sekaligus memperketat pengawasan terhadap kendaraan pengangkut sampah agar tidak meninggalkan ceceran lindi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menilai langkah pencegahan harus menjadi prioritas mengingat keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, potensi kecelakaan serupa dapat kembali terjadi, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari instansi pemerintah maupun pihak berwenang mengenai penyebab pasti licinnya Jalan Raya Narogong.

Belum ada pula informasi resmi mengenai jumlah pengendara yang terjatuh ataupun langkah penanganan yang akan dilakukan di lokasi.

Karena itu, dugaan bahwa kondisi licin dipicu oleh kerak lindi yang mencair saat hujan masih merupakan keterangan warga dan belum dapat dipastikan secara resmi.

Pemerintah maupun instansi terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan di lapangan untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus mengambil langkah penanganan yang diperlukan guna mencegah terulangnya kecelakaan.

Baca juga :  Polisi Amankan Sholat Idul Fitri di Koja

Warga berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius mengingat Jalan Raya Narogong merupakan salah satu jalur vital menuju TPST Bantargebang yang setiap hari dilintasi kendaraan berat maupun masyarakat umum.

Penanganan yang cepat, pengawasan terhadap kendaraan pengangkut sampah, serta pemeliharaan rutin kondisi jalan dinilai menjadi upaya penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan meminimalkan risiko kecelakaan di kemudian hari.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Dua Jet Tempur Sukhoi Lanud Sultan Hasanuddin Paksa Mendarat Pesawat Asing di Makassar

    Dua Jet Tempur Sukhoi Lanud Sultan Hasanuddin Paksa Mendarat Pesawat Asing di Makassar

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar — Langit Makassar mendadak tegang pada Senin (16/6/2025). Dua jet tempur Sukhoi SU-27/30 milik Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin dikerahkan untuk mencegat dan memaksa mendarat sebuah pesawat asing tak dikenal yang melintas tanpa izin di wilayah udara Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi setelah radar Komando Sektor Udara II Makassar mendeteksi pergerakan pesawat asing yang […]

  • Tarian Adat Kamoro Sambut Kedatangan Dandim 1710/Mimika

    Tarian Adat Kamoro Sambut Kedatangan Dandim 1710/Mimika

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika – Kedatangan Komandan Kodim 1710/Mimika yang baru, Letkol Inf Redi Dwi Yuda Kurniawan, S.I.P., berlangsung khidmat dan penuh makna. Warga Kodim 1710/Mimika menyambutnya dengan tarian adat Suku Kamoro di Makodim 1710/Mimika, Selasa (23/12/2025). Letkol Inf Redi Dwi Yuda Kurniawan hadir bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 1710/Mimika, Ny. Redi Dwi Yuda […]

  • Komplotan KKB Bakar Fasilitas Umum di Puncak Akibat Konflik Internal

    Komplotan KKB Bakar Fasilitas Umum di Puncak Akibat Konflik Internal

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Kami meminta agar masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan ke aparat jika ada aktivitas mencurigakan di sekitar mereka

  • PalmCo Pimpin Pendampingan PSR, Pemerintah Dorong Ekspansi Kemitraan Sawit

    PalmCo Pimpin Pendampingan PSR, Pemerintah Dorong Ekspansi Kemitraan Sawit

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 03 April 2026 – Badan Pengelola Dana Perkebunan menempatkan PTPN IV PalmCo sebagai perusahaan teraktif dalam pendampingan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) secara nasional. Data terbaru menunjukkan PalmCo mendampingi 6.672 hektare kebun rakyat. Capaian ini melampaui Sinar Mas dan Asian Agri. Pelaksana tugas Kepala Divisi Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP, Dwi Nuswantara, menyampaikan data […]

  • Kuasa Hukum PT HPI sedang menyerahkan Surat Somasi kepada pihak PT AWS - Foto/Simon

    Sengketa Kontrak Proyek Inalum, Pencairan Garansi Rp2,75 Miliar Diprotes

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    dugaan yang disampaikan dalam somasi perlu dijelaskan secara transparan agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi kliennya

  • Ide Jualan Modal Kecil Untung Besar di Ramadhan 2024

    Ide Jualan Modal Kecil Untung Besar di Ramadhan 2024

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Makanan khas Timur Tengah seperti nasi mandi, kebab, dan baklava mulai diminati di Indonesia. Dengan menawarkan harga yang lebih terjangkau,

expand_less