Pemotor Berguguran di Jalan Narogong, Dugaan Lindi Kembali Dipersoalkan

BEKASI – Hujan yang mengguyur Kota Bekasi pada Selasa (4/8/2026) malam diduga memicu kondisi jalan yang sangat licin di ruas Jalan Raya Narogong menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang....

Pemotor Berguguran di Jalan Narogong, Dugaan Lindi Kembali Dipersoalkan – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

BEKASI – Hujan yang mengguyur Kota Bekasi pada Selasa (4/8/2026) malam diduga memicu kondisi jalan yang sangat licin di ruas Jalan Raya Narogong menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Akibatnya, sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh, terutama di sepanjang jalur Pangkalan 4 hingga Pangkalan 5, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Peristiwa tersebut terjadi sejak Selasa malam hingga Rabu (5/8/2026) dini hari.

Warga sekitar bahkan turun ke tepi jalan untuk memberikan peringatan kepada para pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi yang dinilai berbahaya tersebut.

Meski telah diingatkan, beberapa pengendara tetap kehilangan kendali akibat permukaan aspal yang diduga menjadi sangat licin setelah diguyur hujan.

Kondisi itu memunculkan kekhawatiran warga karena berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Salah seorang warga Cikiwul, Darna (26), menduga licinnya Jalan Raya Narogong berkaitan dengan kerak lindi atau cairan rembesan sampah yang selama ini menempel di permukaan jalan.

Menurutnya, endapan tersebut berasal dari aktivitas truk pengangkut sampah yang setiap hari melintas menuju TPST Bantargebang.

Ia menjelaskan, selama musim kemarau cairan tersebut mengering dan membentuk lapisan kerak di atas aspal.

Namun, ketika hujan turun, lapisan itu diduga kembali mencair sehingga membuat permukaan jalan menjadi licin dan mengurangi daya cengkeram ban kendaraan.

“Ini berasal dari kerak cairan sampah yang sudah lama menumpuk. Karena sebelumnya sudah lama tidak turun hujan, begitu diguyur hujan, kerak itu mencair dan membuat jalan sangat licin,” kata Darna, Rabu (5/8/2026).

Darna mengaku kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi.

Pilihan Editor :  Gelar Baksos HUT ke-61, Golkar Bekasi Bagikan 2.700 Paket Sembako dan Santuni Anak Yatim

Menurutnya, ruas Jalan Raya Narogong yang menjadi akses utama menuju TPST Bantargebang kerap mengalami persoalan serupa, terutama saat hujan turun setelah periode cuaca kering yang cukup panjang.

Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian terhadap kondisi jalur yang setiap hari dilalui ratusan truk pengangkut sampah.

Selain padat lalu lintas, jalur tersebut juga dinilai rentan mengalami pencemaran permukaan jalan apabila terdapat ceceran lindi dari kendaraan pengangkut sampah.

Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Darna berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pembersihan menyeluruh terhadap permukaan Jalan Raya Narogong.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang licin.

Selain itu, ia juga meminta adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap operasional truk pengangkut sampah agar tidak meninggalkan ceceran lindi di sepanjang jalur menuju TPST Bantargebang.

“Saya sebagai warga berharap pemerintah segera melakukan pembersihan menyeluruh pada ruas Jalan Narogong sekaligus memperketat pengawasan terhadap kendaraan pengangkut sampah agar tidak meninggalkan ceceran lindi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Ia menilai langkah pencegahan harus menjadi prioritas mengingat keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, potensi kecelakaan serupa dapat kembali terjadi, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari instansi pemerintah maupun pihak berwenang mengenai penyebab pasti licinnya Jalan Raya Narogong.

Belum ada pula informasi resmi mengenai jumlah pengendara yang terjatuh ataupun langkah penanganan yang akan dilakukan di lokasi.

Karena itu, dugaan bahwa kondisi licin dipicu oleh kerak lindi yang mencair saat hujan masih merupakan keterangan warga dan belum dapat dipastikan secara resmi.

Pilihan Editor :  Wakil Ketua DPRD Bekasi Dalami Polemik Legalitas PT Glow Industri Herbal Care

Pemerintah maupun instansi terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan di lapangan untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus mengambil langkah penanganan yang diperlukan guna mencegah terulangnya kecelakaan.

Warga berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius mengingat Jalan Raya Narogong merupakan salah satu jalur vital menuju TPST Bantargebang yang setiap hari dilintasi kendaraan berat maupun masyarakat umum.

Penanganan yang cepat, pengawasan terhadap kendaraan pengangkut sampah, serta pemeliharaan rutin kondisi jalan dinilai menjadi upaya penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan meminimalkan risiko kecelakaan di kemudian hari.**/Ugm

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *