Denzibang 1 Kodam Tuanku Imam Bonjol Tinjau Pembangunan Musholla Al Huda di Mentawai
Karya bakti ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat

Mentawai – Komandan Detasemen Zeni Bangunan (Denzibang) 1 Kodam Tuanku Imam Bonjol, Bambang Sulistiono, meninjau langsung progres pembangunan Musholla Al Huda di Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu (9/5/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan program Karya Bakti TNI untuk Rakyat berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah terpencil tersebut.
Dalam kunjungan itu, Letkol CZI Bambang Sulistiono memeriksa tahapan pembangunan musholla, mulai dari progres pengerjaan bangunan hingga kualitas material yang digunakan di lapangan.
Ia juga memberikan arahan kepada personel TNI dan warga yang terlibat agar menjaga kualitas pekerjaan serta menyelesaikan pembangunan tepat waktu.
Menurut Bambang, program karya bakti tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya fasilitas ibadah dan penguatan kehidupan sosial warga.
“Karya bakti ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Kita ingin hasilnya benar-benar dirasakan dan dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Bambang di sela kegiatan peninjauan.
Musholla Al Huda menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program Karya Bakti TNI di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Keberadaan fasilitas ibadah tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas keagamaan masyarakat setempat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.
Selain mengecek progres pembangunan, Dandenzibang 1 Kodam Tuanku Imam Bonjol juga berdialog dengan warga sekitar yang ikut bergotong royong dalam proses pembangunan.
Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi elemen penting dalam keberhasilan program karya bakti karena mencerminkan sinergi antara TNI dan rakyat.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya pembangunan musholla tersebut.
Mereka menilai kehadiran TNI memberi dorongan percepatan pembangunan yang sebelumnya sulit diwujudkan secara mandiri akibat keterbatasan akses dan kondisi geografis wilayah kepulauan.
Program karya bakti di Mentawai juga dipandang sebagai bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung pembangunan daerah terpencil dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui pendekatan teritorial.
Dorong Percepatan Pembangunan Daerah Terpencil
Kabupaten Kepulauan Mentawai dikenal sebagai salah satu wilayah kepulauan dengan tantangan geografis cukup berat di Sumatera Barat.
Akses transportasi antarpulau yang terbatas serta distribusi material pembangunan yang memerlukan biaya tinggi menjadi kendala tersendiri dalam pembangunan fasilitas umum maupun fasilitas keagamaan.
Melalui program Karya Bakti TNI untuk Rakyat, TNI AD berupaya membantu percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat.
Program tersebut tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong dan kebersamaan antara aparat dan warga.
Peninjauan langsung oleh pimpinan satuan disebut penting untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target, baik dari sisi mutu bangunan maupun efektivitas pelaksanaan di lapangan.
Pengawasan tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab institusi terhadap penggunaan sumber daya dan pelaksanaan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan warga dalam pembangunan Musholla Al Huda menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mendukung program pembangunan berbasis kolaborasi.
Warga bersama personel TNI terlihat bekerja secara bergantian menyelesaikan sejumlah tahapan pembangunan.
Pembangunan musholla tersebut diharapkan segera rampung sehingga dapat digunakan masyarakat untuk kegiatan ibadah, pengajian, dan aktivitas sosial keagamaan lainnya.
Keberadaan fasilitas itu juga diharapkan memperkuat kehidupan sosial masyarakat di Bukit Pamewa dan sekitarnya.
Dengan pengawasan langsung dari Denzibang 1 Kodam I/Tuanku Imam Bonjol, seluruh rangkaian pekerjaan ditargetkan selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.
TNI berharap hasil pembangunan nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang serta menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Kepulauan Mentawai.**/Fais










