Pemkot Bogor Rebut Gelar Padel Battle 2026, Bangkit Dramatis Taklukkan Black Cats
Bogor, 19 Juni 2026 – Tim Pemerintah Kota Bogor merebut gelar juara Padel Battle 2026 setelah menaklukkan tim Black Cats dalam laga persahabatan kompetitif di Dream Padel. Pertandingan berlangsung Jumat...

Bogor, 19 Juni 2026 – Tim Pemerintah Kota Bogor merebut gelar juara Padel Battle 2026 setelah menaklukkan tim Black Cats dalam laga persahabatan kompetitif di Dream Padel.
Pertandingan berlangsung Jumat malam dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, tokoh olahraga, serta komunitas, sehingga menghadirkan atmosfer kompetitif sekaligus kolaboratif.
Tim Pemkot Bogor dipimpin Sekretaris Daerah Denny Mulyadi bersama jajaran pemain yang menunjukkan konsistensi permainan sepanjang laga berlangsung.
Sementara itu, tim Black Cats diperkuat tokoh lintas sektor, termasuk organisasi olahraga, pengusaha, hingga anggota legislatif yang tampil agresif sejak awal pertandingan.
Panitia menerapkan format pertandingan dinamis dengan tujuh pasangan yang masing-masing memainkan tiga laga melawan lawan yang ditentukan melalui sistem undian digital.
Skema tersebut menuntut setiap pasangan menjaga konsistensi performa karena akumulasi poin menjadi penentu utama kemenangan akhir.
Dominasi Awal Black Cats Berbalik Arah
Black Cats langsung menguasai permainan pada fase awal melalui kemenangan beruntun pasangan Caesario-Yorry dan Ivan-Sarah.
Keunggulan tersebut mendorong Black Cats memimpin klasemen sementara dengan selisih poin yang cukup meyakinkan.
Namun, Tim Pemkot Bogor merespons cepat dengan meningkatkan intensitas permainan serta memperbaiki koordinasi antar pasangan.
Pasangan Boris-Hanafi serta Rendra-Atia dan Dheri-Haris tampil solid hingga mampu membalikkan keadaan secara bertahap.
Memasuki pertengahan laga, tekanan semakin meningkat ketika pasangan Untung Kurniadi-Fahmy mencoba mengejar ketertinggalan poin.
Mereka menghadapi perlawanan disiplin dari duet Denny Mulyadi-Eko Prabowo yang menjaga ritme permainan tetap stabil.
Pertandingan kedua pasangan berakhir imbang 2-2, sehingga persaingan menuju gelar juara semakin terbuka dan tidak terprediksi.
Strategi Akhir Jadi Penentu Kemenangan
Tim Pemkot Bogor kemudian melakukan penyesuaian strategi dengan mengubah komposisi pasangan pada sesi akhir pertandingan.
Keputusan tersebut terbukti efektif ketika pasangan Rendra-Hanafi tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan.
Mereka berhasil menaklukkan pasangan Reflianosa Ibrahim-Daday dengan skor meyakinkan 3-1 tanpa memberi banyak ruang bagi lawan.
Kemenangan itu memastikan Tim Pemkot Bogor mengumpulkan poin tertinggi sekaligus mengunci gelar juara Padel Battle 2026.
“Pertandingan ini menegaskan pentingnya kekompakan dan strategi dalam setiap pertandingan,” ujar salah satu panitia penyelenggara.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, menilai kegiatan tersebut memperkuat silaturahmi lintas sektor sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
“Padel mampu menjadi ruang interaksi yang sehat dan produktif bagi masyarakat,” kata Dedy.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, menegaskan olahraga komunitas berpotensi mendorong aktivitas ekonomi baru di daerah.
“Komunitas olahraga dapat memperkuat jejaring sosial sekaligus membuka peluang ekonomi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan aparatur sipil negara agar mengatur waktu olahraga di luar jam kerja demi menjaga pelayanan publik tetap optimal.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kota Bogor.
Pertandingan ditutup dengan foto bersama seluruh peserta yang menegaskan semangat sportivitas, kebersamaan, dan kolaborasi sebagai nilai utama kegiatan.









