Minggu, 25 Okt 2026
Beranda » BERITA » Triton Tertabrak KA Gajayana di Bulak Kapal, Pengemudi Tewas, Perlintasan Jadi Sorotan

Triton Tertabrak KA Gajayana di Bulak Kapal, Pengemudi Tewas, Perlintasan Jadi Sorotan

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Seorang pengemudi mobil pikap Mitsubishi Triton bernama Alfaruq (22) meninggal dunia setelah kendaraannya tertabrak Kereta Api (KA) Gajayana Tambahan Nomor 7002A di perlintasan sebidang Bulak Kapal, Jalan Pahlawan, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 00.50 WIB.

Peristiwa maut tersebut kembali memunculkan sorotan terhadap aspek keselamatan di perlintasan kereta api yang belum dilengkapi sistem pengamanan otomatis dan tidak memiliki petugas jaga saat kejadian berlangsung.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali membenarkan insiden tersebut.

Menurutnya, kecelakaan melibatkan sebuah Mitsubishi Triton bernomor polisi B 9220 FSW dengan KA Gajayana Tambahan yang melintas dari arah barat menuju timur.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara kendaraan Mitsubishi Triton dengan KA Gajayana. Pengemudi mobil meninggal dunia di tempat kejadian,” kata Rojali dalam keterangan resminya.

Benturan keras membuat kendaraan terseret sekitar 30 meter dari titik tabrakan.

Korban dilaporkan terjepit di dalam kabin sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika dua kendaraan melaju dari arah Jalan HM Joyomartono menuju Jalan Pahlawan untuk melintasi rel kereta api di Bulak Kapal.

Saat itu, kondisi perlintasan masih terbuka.

Mobil pertama berhasil melewati rel tanpa hambatan.

Namun, saat Mitsubishi Triton memasuki lintasan, KA Gajayana Tambahan yang melintas di jalur hulu langsung menghantam bagian kendaraan tersebut.

Akibat kejadian itu, petugas Satlantas Polres Metro Bekasi Kota segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban ke RSUD Kota Bekasi.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Pilihan Editor :  Firman Ugama Klaim Jadi Orang Indonesia Pertama yang Kembangbiakkan African Rock Python

Rojali mengatakan, penyelidikan masih berlangsung sehingga pihaknya belum menyimpulkan secara final faktor penyebab kecelakaan.

Meski demikian, dari hasil pemeriksaan awal diduga terdapat kurangnya antisipasi pengemudi saat melintasi perlintasan sebidang.

Selain memeriksa seorang warga sipil, penyidik juga telah meminta keterangan dua petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang bertugas pada perjalanan kereta tersebut.

Perlintasan Swadaya Dinilai Rawan, Polisi Dorong Pemasangan Palang Otomatis

Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan ialah tidak adanya petugas yang berjaga di lokasi ketika kecelakaan terjadi.

Menurut Rojali, perlintasan Bulak Kapal selama ini hanya dijaga secara swadaya oleh masyarakat dan bukan petugas resmi yang berjaga sepanjang waktu.

“Itu penjagaannya sifatnya swadaya. Saat kecelakaan tidak ada warga yang berjaga,” ujar Rojali.

Kondisi tersebut juga menyulitkan penyidik dalam merekonstruksi peristiwa secara utuh.

Sebab, saksi yang telah dimintai keterangan bukan merupakan orang yang menyaksikan langsung tabrakan, melainkan datang setelah kecelakaan terjadi.

“Saksi yang kami periksa merupakan saksi yang datang setelah kecelakaan terjadi,” katanya.

Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan setiap kali melintasi perlintasan sebidang, terutama yang belum memiliki sistem pengamanan otomatis.

Pengendara diminta selalu memperhatikan rambu lalu lintas, memastikan tidak ada kereta yang melintas, serta tidak memaksakan diri menerobos rel.

Di sisi lain, kepolisian juga berharap instansi terkait segera meningkatkan standar keselamatan di lokasi tersebut dengan memasang palang pintu otomatis beserta sistem peringatan yang memadai.

“Kami berharap pihak terkait segera memfungsikan palang pintu otomatis seperti yang ada di Ampera, sehingga ketika kereta melintas palang dapat menutup secara otomatis dan dilengkapi rambu peringatan,” kata Rojali.

Sementara itu, penjaga perlintasan swadaya, Alfian (21), mengaku telah berupaya memperingatkan pengguna jalan sebelum kereta melintas.

Pilihan Editor :  Penarikan Mobil Tanpa Putusan Pengadilan Marak di Bekasi, Warga Diminta Waspada

Menurut dia, kereta telah membunyikan klakson sebagai tanda peringatan, sementara dirinya bersama warga juga berteriak agar kendaraan berhenti.

“Kereta sudah membunyikan klakson dan kami juga sudah berteriak, ‘awas kereta’. Tapi mobil itu tetap jalan sampai akhirnya tertabrak,” ujar Alfian.

Ia menjelaskan, sesaat sebelum kecelakaan, satu mobil lain masih sempat melewati rel dengan selamat.

Setelah itu, sebuah sepeda motor sempat berada di depan Mitsubishi Triton sehingga kendaraan pikap tersebut melambat.

Begitu sepeda motor berhasil menghindar, Triton kembali melaju dan langsung berada di jalur lintasan ketika kereta datang.

Alfian mengungkapkan dirinya baru sekitar dua bulan menjadi penjaga swadaya di perlintasan Bulak Kapal.

Selama bertugas, tantangan terbesar justru berasal dari perilaku sebagian pengguna jalan yang kerap mengabaikan arahan petugas.

“Banyak pengendara yang susah diatur. Sudah diarahkan supaya berada di sebelah kiri, mereka malah mengambil jalur kanan. Ada juga yang berhenti tepat di tengah rel,” ujarnya.

Menurutnya, pelanggaran serupa hampir terjadi setiap hari sehingga meningkatkan potensi kecelakaan di lokasi tersebut.

Selain meminta pemasangan palang pintu otomatis, Alfian juga berharap kondisi permukaan jalan di sekitar rel segera diperbaiki karena kerap membuat kendaraan melambat bahkan tersangkut saat melintas.

Hingga kini, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota masih melanjutkan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kepolisian menegaskan seluruh faktor, termasuk kondisi perlintasan, perilaku pengguna jalan, serta aspek teknis lainnya, akan menjadi bagian dari proses investigasi untuk memperoleh kesimpulan yang komprehensif.**/Red

Sumber: Kompas.com

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Sambut Hari Jadi ke-73 Humas Polri dengan Media Gathering, Irjen Sandi: Jurnalis Mitra Strategis dalam Harkamtibmas

    Sambut Hari Jadi ke-73 Humas Polri dengan Media Gathering, Irjen Sandi: Jurnalis Mitra Strategis dalam Harkamtibmas

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Jakarta – Divisi Humas Polri mengadakan media gathering dengan para jurnalis yang sehari-hari melakukan peliputan di Mabes Polri, Sabtu (12/10/2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian dalam menyambut Hari Jadi ke-73 Humas Polri yang diperingati setiap 30 Oktober. Kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan ini diikuti oleh 60 jurnalis dengan ratusan anggota Divisi Humas Polri. Kepala Divisi Humas […]

  • IKAPPMME Rayakan HUT Ke-9, Teguhkan Persatuan Generasi Muda Ekadide

    IKAPPMME Rayakan HUT Ke-9, Teguhkan Persatuan Generasi Muda Ekadide

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    NABIRE – Ikatan Pemuda, Pelajar, Mahasiswa-Mahasiswi, dan Masyarakat Ekadide (IKAPPMME) se-Kota Studi Nabire memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 dengan menggelar kegiatan kebersamaan di Pantai PLN, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (25/7/2026). Perayaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat solidaritas antaranggota, sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam membina generasi muda Ekadide agar memiliki karakter, integritas, […]

  • Patroli Terpadu Duren Sawit Intensif, Aparat dan Warga Tekan Risiko Tawuran Remaja

    Patroli Terpadu Duren Sawit Intensif, Aparat dan Warga Tekan Risiko Tawuran Remaja

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 12 Mei 2026 – Koramil 08/Duren Sawit bersama Komponen Pendukung (Komduk) menggelar patroli terpadu untuk menekan potensi tawuran dan kenakalan remaja di wilayah Duren Sawit. Aparat memusatkan patroli di Pos Pantau Jalan Raya Kalimalang RT 15 RW 07, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, sebagai titik yang dinilai rawan. Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa, […]

  • Khamenei Tewas, Iran Murka dan Ancam Balasan Militer: AS-Israel akan Menyesal

    Khamenei Tewas, Iran Murka dan Ancam Balasan Militer: AS-Israel akan Menyesal

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    “Kami akan membuat penjahat Zionis dan Amerika yang hina menyesali perbuatan mereka,” ujar Larijani

  • Benteng Laut Perkasa Uji Daya Tahan: Lanal Dabo Singkep Gelar Tes Samapta Jelang UKP

    Benteng Laut Perkasa Uji Daya Tahan: Lanal Dabo Singkep Gelar Tes Samapta Jelang UKP

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dabo Singkep — Di bawah terik matahari yang menyengat dan langit cerah yang menaungi bumi pertiwi, semangat juang para prajurit Lanal Dabo Singkep kembali diuji. Jumat (11/4/2025), Komandan Lanal Dabo Singkep, Letkol Laut (P) Tri Hermawan, M.A., M.Tr.Opsla., memimpin langsung pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani yang menjadi syarat utama dalam Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) serta bagian […]

  • TNI Kerahkan 583 Personel Perkuat Penanganan Karhutla di Empat Wilayah

    TNI Kerahkan 583 Personel Perkuat Penanganan Karhutla di Empat Wilayah

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – TNI mengerahkan 583 personel penyuluh ke sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memperkuat pencegahan. Pengerahan personel berlangsung bertahap melalui Serpas udara dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sejak 24 hingga 27 Agustus 2026. Sebanyak 583 personel tersebut terdiri atas 50 perwira tinggi (Pati) dan 533 perwira menengah (Pamen) dari berbagai […]

expand_less