Panglima TNI Hadiri Pisah Sambut Kapolri di Mabes Polri
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 4 menit yang lalu
- print Cetak

Jakarta Selatan – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara pisah sambut Kapolri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (2/10/2026).
Acara tersebut menandai pergantian kepemimpinan Polri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Kehadiran Panglima TNI bersama jajaran TNI sekaligus memperkuat komunikasi antara dua institusi negara dalam momentum pergantian pimpinan Polri.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penghormatan terhadap pengabdian Listyo Sigit selama menjalankan tugas sebagai Kapolri.
Pada saat yang sama, jajaran TNI menyambut Suyudi Ario Seto yang melanjutkan kepemimpinan Polri sebagai Kapolri.
Momentum tersebut memperlihatkan hubungan kelembagaan TNI dan Polri yang terus terjalin dalam pelaksanaan tugas kepada bangsa dan negara.
Puspen TNI menyebut kehadiran Panglima TNI dan jajaran TNI mencerminkan soliditas serta hubungan harmonis antara TNI dan Polri.
Pisah Sambut Jadi Momentum Silaturahmi
Acara pisah sambut tidak hanya menandai pergantian pimpinan Polri, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antarlembaga.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran TNI memberikan penghormatan atas pengabdian Listyo Sigit selama memimpin Polri.
Sementara itu, kehadiran Suyudi Ario Seto menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pergantian pimpinan tersebut menjadi bagian dari dinamika kelembagaan yang berlangsung dalam organisasi Polri.
Karena itu, komunikasi antarpimpinan memiliki arti penting dalam menjaga hubungan kerja antara TNI dan Polri.
Kehadiran Panglima TNI dalam acara tersebut juga menunjukkan perhatian terhadap kesinambungan hubungan kedua institusi.
Selain itu, pertemuan antarpimpinan dapat membuka ruang komunikasi dalam menjalankan kepentingan nasional sesuai tugas masing-masing.
Namun, hubungan harmonis antara TNI dan Polri tetap berjalan dalam batas fungsi serta kewenangan setiap institusi.
TNI dan Polri memiliki tugas kelembagaan yang berbeda, sehingga masing-masing tetap menjalankan mandat sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, sinergi antarlembaga tidak berarti mencampuradukkan tugas, fungsi, maupun kewenangan kedua institusi.
TNI-Polri Dukung Keamanan dan Stabilitas Nasional
Puspen TNI menyatakan hubungan harmonis TNI dan Polri memiliki kaitan dengan upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain itu, hubungan tersebut mendukung pelaksanaan tugas dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.
Kehadiran Panglima TNI dalam acara pisah sambut menjadi bagian dari komunikasi kelembagaan pada tingkat pimpinan.
Komunikasi tersebut penting karena TNI dan Polri memiliki peran masing-masing dalam mendukung kepentingan bangsa dan negara.
Di sisi lain, pelaksanaan tugas kedua institusi membutuhkan koordinasi ketika terdapat kepentingan yang berkaitan dengan keamanan nasional.
Karena itu, hubungan antarpimpinan dapat membantu menjaga komunikasi agar tetap berjalan secara baik dan terarah.
Puspen TNI menempatkan soliditas kedua institusi sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan tugas kepada bangsa dan negara.
Dalam konteks tersebut, hubungan TNI dan Polri tidak hanya terlihat melalui pelaksanaan tugas di lapangan.
Hubungan tersebut juga tercermin melalui komunikasi dan silaturahmi antarpimpinan pada berbagai momentum kelembagaan.
Selanjutnya, komunikasi yang terjaga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi sesuai fungsi masing-masing institusi.
Penghormatan untuk Listyo Sigit
Acara tersebut juga menjadi momentum penghargaan terhadap pengabdian Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selama menjabat Kapolri.
Penghargaan itu menjadi bagian penting dalam rangkaian pisah sambut yang mempertemukan kepemimpinan lama dan baru.
Sementara itu, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mendapat sambutan sebagai Kapolri yang melanjutkan kepemimpinan Polri.
Pergantian tersebut sekaligus menunjukkan keberlanjutan organisasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab institusional.
Pada sisi lain, kehadiran jajaran TNI memperlihatkan perhatian terhadap hubungan antarlembaga dalam momentum penting tersebut.
Hubungan yang baik antara TNI dan Polri menjadi bagian dari komunikasi kelembagaan yang mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.
Karena itu, silaturahmi antarpimpinan memiliki nilai strategis dalam menjaga hubungan yang telah terjalin.
Meski demikian, setiap institusi tetap menjalankan tugas berdasarkan fungsi dan kewenangan masing-masing.
Prinsip tersebut penting agar sinergi tetap berjalan secara profesional serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sambut Kepemimpinan Kapolri Baru
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto kini melanjutkan kepemimpinan Polri setelah Listyo Sigit mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolri.
Momentum pisah sambut tersebut sekaligus menjadi ruang bagi berbagai unsur untuk memberikan penghormatan kepada pimpinan sebelumnya.
Selain itu, kegiatan tersebut memberikan sambutan kepada pimpinan baru dalam suasana silaturahmi antarlembaga.
Bagi TNI, kehadiran Panglima dalam agenda tersebut menjadi bagian dari hubungan kelembagaan dengan Polri.
Hubungan itu terus berkembang melalui komunikasi antarpimpinan serta koordinasi dalam pelaksanaan tugas masing-masing.
Dengan demikian, pergantian Kapolri tidak hanya menjadi agenda internal Polri, tetapi juga memiliki dimensi hubungan antarlembaga.
Puspen TNI menegaskan bahwa hubungan harmonis TNI dan Polri mendukung upaya menjaga keutuhan NKRI.
Selanjutnya, hubungan tersebut juga mendukung keamanan dan stabilitas nasional dalam pelaksanaan tugas kepada bangsa dan negara.
Pada akhirnya, acara pisah sambut di Mabes Polri menjadi momentum penghormatan terhadap pengabdian Listyo Sigit sekaligus penyambutan Suyudi Ario Seto.
Kehadiran Panglima TNI memperlihatkan komunikasi antarlembaga tetap berjalan dalam momentum pergantian kepemimpinan Polri.
Dengan komunikasi yang terjaga, TNI dan Polri dapat terus menjalankan tugas masing-masing dalam kerangka kepentingan bangsa dan negara.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

