KRYD Polsek Penjaringan Digelar Tengah Malam, Sasar Remaja Tawuran dan Kejahatan
Jakarta Utara – Polsek Metro Penjaringan menggelar Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (27/3/2026) untuk menekan tawuran dan kejahatan jalanan. Apel berlangsung pukul 23.05 WIB di halaman...

Jakarta Utara – Polsek Metro Penjaringan menggelar Apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam (27/3/2026) untuk menekan tawuran dan kejahatan jalanan.
Apel berlangsung pukul 23.05 WIB di halaman Mapolsek Metro Penjaringan sebagai titik awal patroli malam yang difokuskan pada jam rawan gangguan keamanan.
Wakapolsek Metro Penjaringan Kompol Tomb Pea Indra R.S., SH., MH. memimpin langsung apel tersebut dengan melibatkan 17 personel gabungan lintas unsur.
Personel terdiri dari anggota Polsek Metro Penjaringan, Satpol PP, serta Pokdar Kamtibmas yang berkolaborasi memperkuat pengawasan wilayah.
Sejumlah perwira hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain AKP Samsons Hutapea, IPTU Arief Widyantoro, IPTU Rizky Ardiza Prawira, IPDA Rully Siregar, IPDA Taufik Amin, dan IPDA Andrianto.
Kompol Tomb Pea Indra menegaskan KRYD menjadi langkah preventif kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan terkendali.
Ia mengarahkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan patroli mobile di titik-titik yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
Petugas memprioritaskan pengawasan terhadap kelompok remaja yang berkumpul pada malam hari karena dinilai rawan terlibat aksi tawuran.
Selain itu, aparat juga memantau aktivitas mencurigakan di ruang publik guna mengantisipasi kejahatan jalanan seperti pencurian dan peredaran narkoba.
Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap warga yang masih beraktivitas hingga larut malam secara selektif.
Jika petugas menemukan senjata tajam atau narkotika, mereka langsung mengamankan pelaku untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan berlaku.
Meski demikian, Kompol Tomb Pea Indra menekankan pendekatan humanis tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga keselamatan diri serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik dengan masyarakat.
Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus membangun rasa aman di tengah masyarakat.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam merespons meningkatnya potensi gangguan kamtibmas pada malam akhir pekan.
Sejumlah warga menyambut positif kegiatan patroli tersebut karena selama ini mereka merasa resah dengan potensi tawuran remaja.
Mereka menilai kehadiran polisi secara langsung dapat menekan aksi kriminal sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat.
Hingga patroli berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Metro Penjaringan terpantau aman tanpa adanya gangguan menonjol.
Polsek Metro Penjaringan berkomitmen melanjutkan kegiatan KRYD secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas keamanan wilayah Jakarta Utara.









