Jumat, 2 Okt 2026
Beranda » BERITA » Diberhentikan Oleh MBA, Dispatcher di Green SM Airport Tuntut Hak Normatif

Diberhentikan Oleh MBA, Dispatcher di Green SM Airport Tuntut Hak Normatif

  • account_circle Tama
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • print Cetak

Jakarta – Sejumlah pekerja vendor layanan taksi Green SM Airport di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengaku diberhentikan secara sepihak tanpa kompensasi maupun pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Para pekerja menduga pemberhentian tersebut tidak hanya melanggar hak normatif tenaga kerja, tetapi juga dipengaruhi praktik perlakuan tidak setara yang diduga terkait keberadaan “orang titipan” dalam sistem evaluasi kinerja.

Pekerja yang terdampak masing-masing berinisial DSP, EMS, DS, dan VA.

Mereka tercatat bekerja sebagai dispatcher yang bertugas membantu pengguna jasa mempermudah penggunaan layanan taksi sekaligus memperkenalkan brand perusahaan kepada penumpang di area bandara.

Berdasarkan keterangan para pekerja, mereka secara administratif tercatat sebagai Mitra di PT Multi Bangun Abadi (PT MBA), yang menempatkan tenaga kerja untuk mendukung operasional layanan PT XanhSM Green and Smart Mobility Indonesia (GSM Indonesia) atau yang dikenal sebagai Green SM Airport.

DSP mengungkapkan dirinya mulai bekerja pada 12 September 2025 dan diberhentikan pada 28 Februari 2026.

Ia menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan sistem evaluasi kinerja yang diterapkan manajemen.

“Di awal peraturan disebutkan lima pekerja dengan peringkat terbawah akan di-cut. Namun karena adanya anak titipan dari organik, akhirnya hanya empat terbawah yang diberhentikan, meskipun yang bersangkutan juga masuk lima terbawah,” ujar DSP dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).

DSP menilai keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan terkait konsistensi penerapan aturan yang sebelumnya telah disampaikan kepada para pekerja.

Sementara itu, pekerja lain berinisial EMS menyoroti persoalan masa kontrak kerja yang dinilai tidak jelas.

Ia menjelaskan kontrak kerja awalnya berakhir pada Desember 2025 dan menurut informasi yang diterima pekerja, kontrak tersebut seharusnya diperpanjang setiap tiga bulan.

Menurut EMS, jika mengikuti pola tersebut, masa kerja seharusnya diperpanjang hingga Maret 2026.

Pilihan Editor :  Kedai Tempo Doeloe Hadir di Kelapa Gading, Usung Kesederhanaan di Tengah Kota Metropolitan

Namun pada kenyataannya, ia dan sejumlah rekannya justru diberhentikan pada Februari 2026 tanpa adanya surat perpanjangan kontrak kerja.

“Kontrak kami berakhir di Desember. Kalau diperpanjang tiga bulan, seharusnya dari Januari sampai Maret. Tapi kami sudah diberhentikan di Februari tanpa kompensasi dan tanpa THR,” kata EMS kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).

Ia menilai kondisi tersebut merugikan pekerja karena hak-hak normatif yang seharusnya diterima pada akhir masa kerja tidak diberikan.

Para pekerja juga menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada kejelasan terkait kompensasi atau penyelesaian administrasi setelah penghentian kerja tersebut.

“Kami berharap hak kami tetap diberikan, seperti kompensasi akhir kontrak dan THR, meskipun kami sudah tidak lagi bekerja,” ujar EMS.

Dugaan Perlakuan Tidak Setara

Selain persoalan kontrak dan kompensasi, para pekerja juga menyoroti dugaan adanya perlakuan berbeda dalam penerapan sistem evaluasi kinerja.

Mereka menyebut terdapat seorang pekerja lain berinisial DNDK yang juga masuk dalam kategori lima pekerja dengan performa terendah, namun tidak diberhentikan.

Menurut para pekerja, DNDK justru diberikan kesempatan untuk memperbaiki kinerja oleh manajemen.

“Dia juga masuk lima terbawah, tapi malah diberikan waktu perbaikan oleh manajemen karena disebut sebagai orang titipan organik,” ujar salah satu pekerja kepada wartawan.

Istilah “titipan organik” yang dimaksud para pekerja merujuk pada dugaan adanya individu yang memiliki kedekatan dengan pihak internal perusahaan sehingga mendapatkan perlakuan berbeda dalam pengambilan keputusan manajemen.

Dugaan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai transparansi sistem evaluasi kinerja yang diterapkan dalam operasional layanan Green SM Airport.

Para pekerja menilai jika sistem penilaian kinerja diterapkan secara konsisten, maka keputusan penghentian kerja seharusnya dilakukan berdasarkan parameter yang sama terhadap seluruh pekerja.

Pilihan Editor :  Bakamla RI Tingkatkan Kapasitas Keuangan Lewat Bimtek Coretax dan Perpajakan

Di sisi lain, para pekerja juga menyoroti pentingnya kejelasan hubungan kerja antara perusahaan pengguna jasa dan perusahaan vendor yang menempatkan tenaga kerja di lapangan.

Dalam praktik outsourcing atau penempatan pekerja melalui vendor, hak-hak normatif tenaga kerja seperti kompensasi akhir kontrak, pembayaran THR, serta kejelasan masa kerja tetap harus dipenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Multi Bangun Abadi (PT MBA) selaku vendor maupun manajemen Green SM Airport belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pemberhentian sepihak tersebut.**/red

Catatan Redaksi:
Redaksi telah berupaya menghubungi pihak PT Multi Bangun Abadi dan manajemen operasional Green SM Airport untuk meminta konfirmasi serta klarifikasi terkait permasalahan ini. Namun hingga berita ini dipublikasikan, pihak terkait belum memberikan respons resmi. Redaksi akan memperbarui pemberitaan apabila telah menerima keterangan dari pihak perusahaan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menarik Dibaca

  • Brimob Polda Metro Jaya Kawal Aksi Solidaritas Palestina dengan Pendekatan Humanis

    Brimob Polda Metro Jaya Kawal Aksi Solidaritas Palestina dengan Pendekatan Humanis

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Aksi solidaritas untuk Palestina berlangsung damai dan penuh empati di depan Kedutaan Besar Mesir, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Ormas Muslim Indonesia menyuarakan kepedulian terhadap krisis kemanusiaan di Gaza. Menjaga situasi tetap kondusif, Brimob Polda Metro Jaya menerjunkan satu SSK dari Batalyon B Pelopor serta lima […]

  • 10 Tempat Wisata di Mandeh yang Wajib Dikunjungi

    10 Tempat Wisata di Mandeh yang Wajib Dikunjungi

    • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Hai sobat gensa! Mandeh merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat menarik di Indonesia. Daerah ini memiliki berbagai macam tempat wisata yang dapat dikunjungi, mulai dari pantai hingga gunung yang indah. Namun, dari sekian banyak tempat wisata di Mandeh, ada 10 tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika berlibur di sana. Berikut ini adalah 10 tempat […]

  • Wakapolda Jabar Pimpin Rapat Khusus Tangani Premanisme di Indramayu

    Wakapolda Jabar Pimpin Rapat Khusus Tangani Premanisme di Indramayu

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung – 10 Juni 2025, Wakil Kepala Polda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, menggelar rapat penting membahas penanganan premanisme yang marak di wilayah hukum Polres Indramayu. Pertemuan ini berlangsung di ruang kerja Wakapolda Jabar pada Selasa pagi, menjadi langkah serius Polda Jabar dalam menekan gangguan keamanan yang mengganggu ketentraman masyarakat. Dalam arahannya, […]

  • Kasdim 1710/Mimika: Semangat Warga dan TNI Adalah Kunci Sukses TMMD

    Kasdim 1710/Mimika: Semangat Warga dan TNI Adalah Kunci Sukses TMMD

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika — Suasana kebersamaan antara TNI dan warga begitu terasa di Kampung Pigapu, Distrik Iwaka. Di tengah deru mesin dan denting palu pembangunan, Kasdim 1710/Mimika, Mayor Inf Abdul Munir, turun langsung ke lapangan untuk meninjau progres kegiatan Pra-TMMD ke-124 Tahun 2025, Rabu (30/4/2025). Didampingi Pasiter dan Pasiops Kodim, Kasdim menyusuri titik-titik sasaran fisik seperti pembangunan […]

  • Doa Bersama Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Museum Sasmita Loka Ahmad Yani

    Doa Bersama Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Museum Sasmita Loka Ahmad Yani

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Jakarta pusat – Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Polres Metro Jakarta Pusat bersama Kodim 0501/JP menggelar acara doa bersama di Museum Sasmita Loka Ahmad Yani. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombespol Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0501/JP Kolonel Inf Bangun I.E. Siregar, S.H., MIPOL, serta keluarga besar Jenderal […]

  • Kodim 1715/Yahukimo Bersama Polres Gelar Apel dan Patroli Gabungan

    Kodim 1715/Yahukimo Bersama Polres Gelar Apel dan Patroli Gabungan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Yahukimo — Menjelang 1 Desember 2025 sekaligus memasuki masa persiapan menyambut Natal, jajaran TNI-Polri di Kabupaten Yahukimo menggelar apel kesiapsiagaan dan patroli skala besar. Kegiatan yang dipusatkan di Mapolres Yahukimo pada Minggu (30/11/2025) ini dipimpin oleh Wakapolres Yahukimo Kompol Komarul Huda bersama Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Didiet Trilaksono, S.M., M.H.I. Apel gabungan tersebut digelar sebagai […]

expand_less