Korem 172/PWY Bangun Infrastruktur Dasar untuk Warga Papua

Jayapura – Korem 172/Praja Wira Yakthi menjalankan Karya Bakti Skala Besar untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di Papua Pegunungan. Program tersebut mencakup pembangunan sumur bor, Pembangkit...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jayapura – Korem 172/Praja Wira Yakthi menjalankan Karya Bakti Skala Besar untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di Papua Pegunungan.

Program tersebut mencakup pembangunan sumur bor, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), rehabilitasi sekolah, pembangunan MCK, perbaikan jembatan perintis, serta renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kegiatan itu menjadi bagian dari perintah Presiden Republik Indonesia kepada Kepala Staf Angkatan Darat untuk memperkuat kehadiran TNI AD melalui program yang memberi manfaat langsung.

Komandan Korem 172/PWY menjelaskan bahwa jajaran Korem mengarahkan kegiatan berdasarkan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai wilayah Papua.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Papua,” ujar Danrem 172/PWY.

Menurutnya, setiap pekerjaan memiliki tujuan praktis agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

PLTMH Wam Pillamo Hadirkan Energi dari Aliran Air

Salah satu program unggulan Karya Bakti Skala Besar menghadirkan PLTMH bernama “Wam Pillamo”.

Nama tersebut bermakna “air mengalir membawa terang Papua” dan menggambarkan pemanfaatan aliran air sebagai sumber energi bagi masyarakat.

Korem 172/PWY memilih konsep tersebut untuk menghubungkan potensi alam dengan kebutuhan energi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses listrik.

Melalui PLTMH, aliran air tidak hanya berperan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, tetapi juga dapat menghasilkan energi untuk mendukung berbagai aktivitas.

“Wam Pillamo menggambarkan harapan kami agar aliran air yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua juga dapat menjadi sumber energi,” jelas Danrem.

Pilihan Editor :  Lanal Bintan Tanam Sorgum di Lahan 5.000 m², Dukung Kemandirian Pangan Warga

Ia berharap energi tersebut mampu menghadirkan penerangan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.

Program tersebut menunjukkan pendekatan pembangunan yang memanfaatkan potensi lokal untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Selain listrik, Korem 172/PWY mengerjakan sejumlah fasilitas lain yang berkaitan langsung dengan kebutuhan keluarga, pendidikan, mobilitas, dan tempat tinggal.

Infrastruktur Dasar Diharapkan Buka Akses Masyarakat

Pembangunan sumur bor menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih bagi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, rehabilitasi dan renovasi sekolah diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi anak-anak di wilayah sasaran.

Korem juga memperbaiki MCK untuk mendukung kebutuhan sanitasi masyarakat serta meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.

Di sektor konektivitas, perbaikan jembatan perintis diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat dan membuka akses antarkawasan.

Selain itu, renovasi RTLH menyasar kebutuhan hunian agar masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

Danrem menegaskan bahwa berbagai pekerjaan tersebut tidak sekadar mengejar pembangunan fisik, tetapi harus menjawab persoalan nyata yang masyarakat hadapi.

“Air bersih diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keluarga, listrik dapat menerangi rumah dan mendukung aktivitas warga,” katanya.

Ia menambahkan, fasilitas pendidikan, jembatan, dan hunian juga memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Karena itu, keberhasilan Karya Bakti tidak cukup diukur dari selesainya pembangunan, tetapi juga dari manfaat yang masyarakat rasakan setelah fasilitas berfungsi.

TNI AD Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Korem 172/PWY menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan berbagai fasilitas yang telah dibangun.

Pemanfaatan dan pemeliharaan bersama menjadi faktor penting agar infrastruktur tersebut tetap berfungsi dalam jangka panjang.

Pilihan Editor :  Peringati Hari Bakti ke-79 TNI AU, Lanud Sultan Hasanuddin Khitan 200 Anak di Takalar

Pendekatan tersebut juga memperkuat hubungan antara TNI AD dan masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan dasar secara langsung.

“Kehadiran TNI AD harus memberikan solusi dan manfaat nyata bagi rakyat. Inilah komitmen kami untuk terus membantu dan mengabdi bersama masyarakat,” tegas Danrem.

Melalui Karya Bakti Skala Besar, Korem 172/PWY berupaya menggabungkan pembangunan infrastruktur dengan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga di wilayah Papua.

Pada akhirnya, keberlanjutan manfaat membutuhkan sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam merawat serta mengembangkan fasilitas yang telah tersedia.

Dengan demikian, Karya Bakti Skala Besar menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di Tanah Papua.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *