Kolaborasi Warga dan Satria Banten Percepat Pembangunan Masjid Nurul Falah

Kabupaten Bekasi – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan warga Kampung Kedaung, RT 002 RW 005, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Warga bersama anggota Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) PPBNI...

Kolaborasi Warga dan Satria Banten Percepat Pembangunan Masjid Nurul Falah – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Kabupaten Bekasi – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan warga Kampung Kedaung, RT 002 RW 005, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Warga bersama anggota Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) PPBNI Satria Banten bergotong royong membantu proses pembangunan Masjid Nurul Falah pada Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan sarana ibadah yang diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Selain mempercepat proses pembangunan, kegiatan itu juga mempererat hubungan sosial dan silaturahmi antarwarga dengan unsur organisasi masyarakat.

Ketua RT 002 Kampung Kedaung, Oman, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan seluruh pihak yang turut membantu pembangunan masjid.

Menurutnya, kekompakan warga dan dukungan dari PPBNI Satria Banten menjadi modal penting dalam menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan tenaga dan kebersamaan.

“Alhamdulillah, hari ini luar biasa kompak. Saya selaku Ketua RT sangat bangga melihat warga RT 002 RW 005 dan juga rekan-rekan dari PPBNI Satria Banten yang mau turun langsung bergotong royong bersama masyarakat. Pekerjaan yang berat jika dikerjakan bersama-sama akan terasa lebih ringan,” ujar Oman di sela kegiatan.

Ia menilai semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat menjadi contoh positif yang perlu dipertahankan.

Menurutnya, pembangunan fasilitas umum, khususnya tempat ibadah, tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia pembangunan, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Oman berharap proses pembangunan Masjid Nurul Falah dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga dapat segera digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial warga Kampung Kedaung.

Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari warga setempat hingga anggota PPBNI Satria Banten.

Pilihan Editor :  Bocah Sedang Sakit Disiksa Hingga Tewas: Kisah Tragis di Bekasi

Sejak pagi hari, mereka bahu-membahu mengerjakan berbagai pekerjaan konstruksi yang diperlukan dalam pembangunan masjid.

Partisipasi aktif masyarakat terlihat dari antusiasme warga yang hadir untuk memberikan tenaga maupun dukungan lainnya.

Kehadiran organisasi kemasyarakatan dalam kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif karena dinilai membantu mempercepat pekerjaan yang sedang berlangsung.

Kolaborasi Ormas dan Warga Perkuat Solidaritas

Ketua PPBNI Satria Banten, Aji yang akrab disapa Doyok, mengatakan bahwa keterlibatan organisasinya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, organisasi masyarakat tidak semestinya dipandang hanya dari sisi negatif.

Kehadiran ormas, kata dia, harus mampu memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa organisasi masyarakat bisa menjadi mitra yang positif bagi warga. PPBNI Satria Banten hadir bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang ikut berkontribusi dalam pembangunan lingkungan,” kata Aji.

Ia menegaskan bahwa budaya gotong royong merupakan salah satu nilai yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin memperkuat semangat kebersamaan sekaligus membangun citra organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial.

Aji berharap pembangunan Masjid Nurul Falah dapat segera rampung sehingga masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman.

Selain itu, ia berharap kolaborasi antara warga dan organisasi kemasyarakatan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan sosial lainnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan fasilitas umum tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran, tetapi juga oleh partisipasi masyarakat yang terlibat secara langsung dalam proses pembangunannya.

Kegiatan gotong royong pembangunan Masjid Nurul Falah menjadi gambaran bahwa semangat kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi.

Pilihan Editor :  Bhabinkamtibmas Gondangdia Sambang Petugas Pamdal Kantor Bawaslu R.I Perihal Pilkada Aman dan Damai

Kolaborasi antara warga dan organisasi kemasyarakatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam membangun fasilitas umum melalui partisipasi dan kepedulian bersama.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan Masjid Nurul Falah di Kampung Kedaung diharapkan dapat segera selesai dan menjadi pusat kegiatan ibadah, pendidikan keagamaan, serta aktivitas sosial yang bermanfaat bagi warga sekitar.**/Risdy

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *