Minggu, 13 Sep 2026
Beranda » BERITA » Waspada Urbanisasi Pascalebaran, DPRD Bekasi Soroti Ancaman Pengangguran

Waspada Urbanisasi Pascalebaran, DPRD Bekasi Soroti Ancaman Pengangguran

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

KOTA BEKASI – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, mengingatkan pemerintah daerah agar mewaspadai lonjakan arus urbanisasi pascalebaran 2026 yang berpotensi memicu berbagai persoalan sosial baru.

Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya jumlah pendatang yang masuk ke wilayah penyangga ibu kota tersebut usai momentum Hari Raya Idul Fitri.

Ahmadi, yang akrab disapa Madong, menilai arus perpindahan penduduk ke Kota Bekasi tidak bisa dipandang sebagai fenomena musiman semata.

Menurut dia, tanpa pengelolaan dan antisipasi yang matang, urbanisasi justru berisiko memperburuk kondisi sosial dan ekonomi di daerah.

“Urbanisasi ini harus menjadi perhatian serius. Kalau tidak diantisipasi dengan baik, akan muncul masalah baru seperti pengangguran dan persoalan sosial lainnya,” kata Ahmadi, Kamis (26/3/2026).

Sebagai wilayah penyangga Jakarta, Kota Bekasi selama ini menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin mencari pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup.

Faktor kedekatan geografis dengan pusat ekonomi nasional serta peluang kerja di sektor industri dan jasa menjadi daya tarik utama.

Namun, Ahmadi menilai realitas di lapangan tidak selalu sejalan dengan harapan para pendatang.

Ia menyoroti masih banyak pendatang yang datang tanpa bekal keterampilan memadai, sehingga kesulitan bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Banyak yang datang dengan harapan besar, tapi tidak semuanya punya keterampilan yang cukup. Ini yang kemudian berpotensi menambah angka pengangguran,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut Ahmadi, diperparah oleh terbatasnya ketersediaan lapangan kerja di Kota Bekasi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh pencari kerja yang terus bertambah setiap tahunnya.

“Pemerintah daerah juga belum bisa mengakomodasi semua pencari kerja yang ada. Ini menjadi tantangan yang harus segera dicarikan solusi,” tegasnya.

Pilihan Editor :  Polda NTB, Siapkan Pengamanan Ketat untuk Kelancaran MotoGP Mandalika 2024

Selain sektor ketenagakerjaan, Ahmadi juga menyoroti dampak urbanisasi terhadap infrastruktur dan layanan publik.

Peningkatan jumlah penduduk secara signifikan, kata dia, berpotensi membebani fasilitas umum yang sudah ada.

Menurutnya, sektor transportasi, layanan kesehatan, hingga ketersediaan perumahan menjadi titik rawan yang harus diantisipasi sejak dini.

Jika tidak, kualitas pelayanan publik berisiko menurun dan memicu ketimpangan sosial di masyarakat.

“Kalau jumlah penduduk terus bertambah tanpa kontrol, fasilitas umum seperti transportasi, kesehatan, dan perumahan akan semakin terbebani,” ucapnya.

Lebih jauh, Ahmadi mengingatkan bahwa tekanan terhadap infrastruktur juga dapat memicu persoalan turunan lainnya, seperti meningkatnya jumlah masyarakat rentan dan munculnya kawasan permukiman kumuh baru di wilayah perkotaan.

Dorongan Langkah Antisipatif Pemerintah Daerah

Ahmadi menegaskan bahwa persoalan urbanisasi bukan hanya soal meningkatnya jumlah pendatang, melainkan juga menyangkut kesiapan kota dalam mengelola pertumbuhan penduduk secara berkelanjutan.

“Ini bukan hanya soal jumlah pendatang, tapi bagaimana kesiapan kota dalam menampung mereka. Kalau tidak siap, dampaknya akan meluas,” katanya.

Untuk itu, ia mendorong Pemerintah Kota Bekasi agar segera mengambil langkah konkret dalam mengantisipasi lonjakan urbanisasi.

Salah satu langkah awal yang dinilai penting adalah melakukan pendataan terhadap pendatang baru secara sistematis.

Pendataan tersebut, menurutnya, dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam perencanaan kebutuhan layanan publik dan penyediaan lapangan kerja.

Selain itu, Ahmadi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja dan pembinaan keterampilan.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan para pendatang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga didorong untuk lebih aktif menciptakan peluang kerja baru, baik melalui penguatan sektor industri lokal maupun mendorong investasi yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Pilihan Editor :  Di Balik Opini WTP, DPRD Ungkap Temuan BPK di Pemkot Bekasi

“Kami berharap ada langkah nyata, baik dalam pendataan maupun pembinaan pendatang, agar urbanisasi ini tidak menjadi beban sosial di kemudian hari,” tandasnya.

Peringatan dari DPRD ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah untuk tidak sekadar merespons fenomena urbanisasi secara reaktif.

Dibutuhkan kebijakan yang terukur, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang agar pertumbuhan penduduk di Kota Bekasi tetap sejalan dengan kapasitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.**/frm

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • Warga Pulau Tello Sambut Antusias Kapal TNI AL Pembawa Bantuan Presiden

    Warga Pulau Tello Sambut Antusias Kapal TNI AL Pembawa Bantuan Presiden

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Nias Selatan – Suasana haru sekaligus penuh sukacita terlihat di Dermaga Pulau Tello, Kamis (21/8/2025). Ratusan warga sejak pagi sudah menunggu kedatangan kapal perang TNI Angkatan Laut, KAL Hinako 1-2-19, yang membawa Bantuan Pangan Presiden RI. Kapal tersebut berlayar dari dermaga umum Nias dengan muatan 16 ton beras yang didistribusikan untuk masyarakat pulau-pulau terkecil di […]

  • Sense Laundry Bekasi Diduga Buang Air Cucian ke Selokan Sekitar

    Sense Laundry Bekasi Diduga Buang Air Cucian ke Selokan Sekitar

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Kita tidak mungkin sembarangan ya pak, kita ada pihak lingkungan, kita juga sudah bekerjasama, pak RT juga tau, silahkan dikonfirmasi sendiri

  • Flying Psychologist TNI AL Segarkan Mental Prajurit Lanal Dumai

    Flying Psychologist TNI AL Segarkan Mental Prajurit Lanal Dumai

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    DUMAI – Di balik kedisiplinan dan kesiapsiagaan para prajurit TNI Angkatan Laut, tersimpan tekanan dan kelelahan yang tak kasat mata. Untuk itulah, program Flying Psychologist hadir—sebagai oase penyegaran mental bagi para penjaga samudra. Senin (26/5/2025), Dinas Psikologi TNI AL membawa misi tersebut ke Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai, menyapa para prajurit, PNS, dan Ibu Jalasenastri […]

  • Karya Jurnalistik Wartawan Tidak Bisa Dijerat UU ITE

    Karya Jurnalistik Wartawan Tidak Bisa Dijerat UU ITE

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    sengketa pers sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Dewan Pers dan Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers

  • Wabup Fajar kepada 326 PPPK,Jadilah ASN yang Tulus, Jangan Persulit Masyarakat

    Wabup Fajar kepada 326 PPPK,Jadilah ASN yang Tulus, Jangan Persulit Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang,- Sebanyak 326 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 Tahap I resmi diambil sumpah dan menerima Surat Keputusan (SK) Bupati di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (1/7/2025). Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan memberikan arahan kepada para PPPK yang baru diangkat. Dalam sambutannya, Wabup […]

  • Komandan Pasmar 3 Saksikan Sertijab Korps Marinir dan Pelantikan Kapok Sahli Pangkormar

    Komandan Pasmar 3 Saksikan Sertijab Korps Marinir dan Pelantikan Kapok Sahli Pangkormar

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Dispen Kormar Sorong – Komandan Pasmar 3 Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menghadiri sekaligus menyaksikan prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat strategis di lingkungan Korps Marinir serta pelantikan Kapok Sahli Pangkormar. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., […]

expand_less