Rabu, 9 Sep 2026
Beranda » BERITA » Waspada Urbanisasi Pascalebaran, DPRD Bekasi Soroti Ancaman Pengangguran

Waspada Urbanisasi Pascalebaran, DPRD Bekasi Soroti Ancaman Pengangguran

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

KOTA BEKASI – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, mengingatkan pemerintah daerah agar mewaspadai lonjakan arus urbanisasi pascalebaran 2026 yang berpotensi memicu berbagai persoalan sosial baru.

Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya jumlah pendatang yang masuk ke wilayah penyangga ibu kota tersebut usai momentum Hari Raya Idul Fitri.

Ahmadi, yang akrab disapa Madong, menilai arus perpindahan penduduk ke Kota Bekasi tidak bisa dipandang sebagai fenomena musiman semata.

Menurut dia, tanpa pengelolaan dan antisipasi yang matang, urbanisasi justru berisiko memperburuk kondisi sosial dan ekonomi di daerah.

“Urbanisasi ini harus menjadi perhatian serius. Kalau tidak diantisipasi dengan baik, akan muncul masalah baru seperti pengangguran dan persoalan sosial lainnya,” kata Ahmadi, Kamis (26/3/2026).

Sebagai wilayah penyangga Jakarta, Kota Bekasi selama ini menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin mencari pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup.

Faktor kedekatan geografis dengan pusat ekonomi nasional serta peluang kerja di sektor industri dan jasa menjadi daya tarik utama.

Namun, Ahmadi menilai realitas di lapangan tidak selalu sejalan dengan harapan para pendatang.

Ia menyoroti masih banyak pendatang yang datang tanpa bekal keterampilan memadai, sehingga kesulitan bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Banyak yang datang dengan harapan besar, tapi tidak semuanya punya keterampilan yang cukup. Ini yang kemudian berpotensi menambah angka pengangguran,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut Ahmadi, diperparah oleh terbatasnya ketersediaan lapangan kerja di Kota Bekasi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh pencari kerja yang terus bertambah setiap tahunnya.

“Pemerintah daerah juga belum bisa mengakomodasi semua pencari kerja yang ada. Ini menjadi tantangan yang harus segera dicarikan solusi,” tegasnya.

Pilihan Editor :  Polres Metro Bekasi Panen Raya Jagung, Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan

Selain sektor ketenagakerjaan, Ahmadi juga menyoroti dampak urbanisasi terhadap infrastruktur dan layanan publik.

Peningkatan jumlah penduduk secara signifikan, kata dia, berpotensi membebani fasilitas umum yang sudah ada.

Menurutnya, sektor transportasi, layanan kesehatan, hingga ketersediaan perumahan menjadi titik rawan yang harus diantisipasi sejak dini.

Jika tidak, kualitas pelayanan publik berisiko menurun dan memicu ketimpangan sosial di masyarakat.

“Kalau jumlah penduduk terus bertambah tanpa kontrol, fasilitas umum seperti transportasi, kesehatan, dan perumahan akan semakin terbebani,” ucapnya.

Lebih jauh, Ahmadi mengingatkan bahwa tekanan terhadap infrastruktur juga dapat memicu persoalan turunan lainnya, seperti meningkatnya jumlah masyarakat rentan dan munculnya kawasan permukiman kumuh baru di wilayah perkotaan.

Dorongan Langkah Antisipatif Pemerintah Daerah

Ahmadi menegaskan bahwa persoalan urbanisasi bukan hanya soal meningkatnya jumlah pendatang, melainkan juga menyangkut kesiapan kota dalam mengelola pertumbuhan penduduk secara berkelanjutan.

“Ini bukan hanya soal jumlah pendatang, tapi bagaimana kesiapan kota dalam menampung mereka. Kalau tidak siap, dampaknya akan meluas,” katanya.

Untuk itu, ia mendorong Pemerintah Kota Bekasi agar segera mengambil langkah konkret dalam mengantisipasi lonjakan urbanisasi.

Salah satu langkah awal yang dinilai penting adalah melakukan pendataan terhadap pendatang baru secara sistematis.

Pendataan tersebut, menurutnya, dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam perencanaan kebutuhan layanan publik dan penyediaan lapangan kerja.

Selain itu, Ahmadi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja dan pembinaan keterampilan.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan para pendatang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga didorong untuk lebih aktif menciptakan peluang kerja baru, baik melalui penguatan sektor industri lokal maupun mendorong investasi yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Pilihan Editor :  LIN Kritik Larangan Penggunaan Lahan Kantor Kelurahan Teluk Pucung

“Kami berharap ada langkah nyata, baik dalam pendataan maupun pembinaan pendatang, agar urbanisasi ini tidak menjadi beban sosial di kemudian hari,” tandasnya.

Peringatan dari DPRD ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah untuk tidak sekadar merespons fenomena urbanisasi secara reaktif.

Dibutuhkan kebijakan yang terukur, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang agar pertumbuhan penduduk di Kota Bekasi tetap sejalan dengan kapasitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.**/frm

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • Tancap Gas Digital, Bapenda Bekasi Kejar PAD Rp 3,6 Triliun di 2025

    Tancap Gas Digital, Bapenda Bekasi Kejar PAD Rp 3,6 Triliun di 2025

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kabupaten Bekasi – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi membidik Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 3.679 miliar pada tahun ini. Kepala Bapenda Ani Gustini menyatakan bahwa hingga 27 Maret realisasi pajak daerah sudah mencapai 24 persen, melampaui target triwulan pertama 20 persen, atau setara Rp 567 miliar. Untuk memastikan target tercapai, Bapenda mengerahkan strategi utama: Kontributor terbesar PAD datang dari: Ani […]

  • Ramadan Satukan Brimob dan Bhayangkari

    Ramadan Satukan Brimob dan Bhayangkari

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kab. Bekasi – Suasana Masjid Al-Amin menghangat ketika Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menggelar tadarus bersama Bhayangkari, Senin pagi, 02/03/2026. Personel dan keluarga besar satuan memadukan ibadah dengan penguatan kebersamaan demi menjaga soliditas internal selama Ramadan. Sejak awal kegiatan, mereka membaca Juz 12 yang memuat Surah Hud dan Surah Yusuf dengan penuh kekhusyukan. […]

  • Rakernas dan HUT ke-4 YLBH GKI Meriahkan Hari Kemerdekaan di Sentul Bogor

    Rakernas dan HUT ke-4 YLBH GKI Meriahkan Hari Kemerdekaan di Sentul Bogor

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Kami berharap semua anggota YLBH GKI bisa berpartisipasi dalam Rakernas dan HUT ke-4 ini,

  • Kapolres Jakut Tinjau Pospam Lebaran Danau Sunter

    Kapolres Jakut Tinjau Pospam Lebaran Danau Sunter

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz meninjau kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri di kawasan Danau Sunter Selatan, Sabtu, 14/03/2026. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel serta sarana pengamanan selama Operasi Ketupat dan libur Lebaran. Kapolres tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB bersama jajaran pejabat utama Polres Metro Jakarta Utara. […]

  • Danramil Tangerang Turun Langsung Bersihkan Kali Sabi Jelang HUT RI

    Danramil Tangerang Turun Langsung Bersihkan Kali Sabi Jelang HUT RI

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Danramil 01/Tangerang Mayor Inf Jepriansen Sipayung turun langsung membersihkan Kali Sabi bersama sekitar 150 personel gabungan di Kelurahan Nambo, Karawaci, Kota Tangerang. Kegiatan Karya Bakti berlangsung pada Sabtu (15/8/2026) sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Personel gabungan mengangkat sampah dan material yang menghambat aliran Kali Sabi untuk mengurangi potensi […]

  • Yonmarhanlan III Berbagi Berkah Ramadhan, Bagikan Paket Sahur untuk Warga Kurang Mampu

    Yonmarhanlan III Berbagi Berkah Ramadhan, Bagikan Paket Sahur untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III menggelar aksi sosial dengan membagikan paket makanan sahur kepada warga kurang mampu di Kemayoran dan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat malam (13/03/2025). Kegiatan bertajuk “Yonmarhanlan III Berbagi Berkah Ramadhan” ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat […]

expand_less