Kamis, 22 Okt 2026
Beranda » BERITA » Waspada Urbanisasi Pascalebaran, DPRD Bekasi Soroti Ancaman Pengangguran

Waspada Urbanisasi Pascalebaran, DPRD Bekasi Soroti Ancaman Pengangguran

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, mengingatkan pemerintah daerah agar mewaspadai lonjakan arus urbanisasi pascalebaran 2026 yang berpotensi memicu berbagai persoalan sosial baru.

Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya jumlah pendatang yang masuk ke wilayah penyangga ibu kota tersebut usai momentum Hari Raya Idul Fitri.

Ahmadi, yang akrab disapa Madong, menilai arus perpindahan penduduk ke Kota Bekasi tidak bisa dipandang sebagai fenomena musiman semata.

Menurut dia, tanpa pengelolaan dan antisipasi yang matang, urbanisasi justru berisiko memperburuk kondisi sosial dan ekonomi di daerah.

“Urbanisasi ini harus menjadi perhatian serius. Kalau tidak diantisipasi dengan baik, akan muncul masalah baru seperti pengangguran dan persoalan sosial lainnya,” kata Ahmadi, Kamis (26/3/2026).

Sebagai wilayah penyangga Jakarta, Kota Bekasi selama ini menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin mencari pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup.

Faktor kedekatan geografis dengan pusat ekonomi nasional serta peluang kerja di sektor industri dan jasa menjadi daya tarik utama.

Namun, Ahmadi menilai realitas di lapangan tidak selalu sejalan dengan harapan para pendatang.

Ia menyoroti masih banyak pendatang yang datang tanpa bekal keterampilan memadai, sehingga kesulitan bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Banyak yang datang dengan harapan besar, tapi tidak semuanya punya keterampilan yang cukup. Ini yang kemudian berpotensi menambah angka pengangguran,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut Ahmadi, diperparah oleh terbatasnya ketersediaan lapangan kerja di Kota Bekasi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh pencari kerja yang terus bertambah setiap tahunnya.

“Pemerintah daerah juga belum bisa mengakomodasi semua pencari kerja yang ada. Ini menjadi tantangan yang harus segera dicarikan solusi,” tegasnya.

Pilihan Editor :  Paguyuban PJKP Pandanarum Gelar Silaturahmi: Bangun Kebersamaan Pelaku Seni

Selain sektor ketenagakerjaan, Ahmadi juga menyoroti dampak urbanisasi terhadap infrastruktur dan layanan publik.

Peningkatan jumlah penduduk secara signifikan, kata dia, berpotensi membebani fasilitas umum yang sudah ada.

Menurutnya, sektor transportasi, layanan kesehatan, hingga ketersediaan perumahan menjadi titik rawan yang harus diantisipasi sejak dini.

Jika tidak, kualitas pelayanan publik berisiko menurun dan memicu ketimpangan sosial di masyarakat.

“Kalau jumlah penduduk terus bertambah tanpa kontrol, fasilitas umum seperti transportasi, kesehatan, dan perumahan akan semakin terbebani,” ucapnya.

Lebih jauh, Ahmadi mengingatkan bahwa tekanan terhadap infrastruktur juga dapat memicu persoalan turunan lainnya, seperti meningkatnya jumlah masyarakat rentan dan munculnya kawasan permukiman kumuh baru di wilayah perkotaan.

Dorongan Langkah Antisipatif Pemerintah Daerah

Ahmadi menegaskan bahwa persoalan urbanisasi bukan hanya soal meningkatnya jumlah pendatang, melainkan juga menyangkut kesiapan kota dalam mengelola pertumbuhan penduduk secara berkelanjutan.

“Ini bukan hanya soal jumlah pendatang, tapi bagaimana kesiapan kota dalam menampung mereka. Kalau tidak siap, dampaknya akan meluas,” katanya.

Untuk itu, ia mendorong Pemerintah Kota Bekasi agar segera mengambil langkah konkret dalam mengantisipasi lonjakan urbanisasi.

Salah satu langkah awal yang dinilai penting adalah melakukan pendataan terhadap pendatang baru secara sistematis.

Pendataan tersebut, menurutnya, dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam perencanaan kebutuhan layanan publik dan penyediaan lapangan kerja.

Selain itu, Ahmadi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan kerja dan pembinaan keterampilan.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan para pendatang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga didorong untuk lebih aktif menciptakan peluang kerja baru, baik melalui penguatan sektor industri lokal maupun mendorong investasi yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Pilihan Editor :  Wali Kota Banda Aceh Terharu Ikut Ngaji ASN di Sumedang

“Kami berharap ada langkah nyata, baik dalam pendataan maupun pembinaan pendatang, agar urbanisasi ini tidak menjadi beban sosial di kemudian hari,” tandasnya.

Peringatan dari DPRD ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah untuk tidak sekadar merespons fenomena urbanisasi secara reaktif.

Dibutuhkan kebijakan yang terukur, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang agar pertumbuhan penduduk di Kota Bekasi tetap sejalan dengan kapasitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.**/frm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Kebanggaan Celine Olivia, Siswi SMK Negeri 5 Pontianak Pembawa Baki di HUT ke-81 RI

    Kebanggaan Celine Olivia, Siswi SMK Negeri 5 Pontianak Pembawa Baki di HUT ke-81 RI

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kontributor
    • 0Komentar

    JAKARTA – Momen Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (17/8/2026), menjadi tonggak bersejarah bagi Celine Olivia Apriani Theo. Siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Pontianak, Kalimantan Barat, ini sukses menjalankan tugas krusial sebagai pembawa baki pada upacara detik-detik Proklamasi dengan penuh ketenangan dan ketepatan. Kepercayaan untuk mengemban […]

  • Danlanud Sjamsudin Noor Perkuat Soliditas Personel Lewat Olahraga Bersama

    Danlanud Sjamsudin Noor Perkuat Soliditas Personel Lewat Olahraga Bersama

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Banjarbaru, 12 Mei 2026 – Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita memimpin apel pagi dan olahraga bersama guna memperkuat soliditas serta kebugaran personel. Kegiatan berlangsung di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (12/5/2026), dengan melibatkan seluruh unsur personel tanpa terkecuali. Para kepala dinas, pejabat, perwira, bintara, tamtama, hingga PNS mengikuti kegiatan dengan penuh […]

  • Cara Mengamankan Akun Google dari Peretasan dan Pembajakan

    Cara Mengamankan Akun Google dari Peretasan dan Pembajakan

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Akun Google bukan sekadar alamat Gmail. Satu akun dapat digunakan untuk mengakses Gmail, Google Drive, Google Photos, YouTube, Google Play, perangkat Android, serta berbagai layanan atau aplikasi yang menggunakan fitur login dengan Google. Karena itu, ketika akun Google berhasil diambil alih, dampaknya bisa lebih luas daripada sekadar kehilangan akses ke email. Dokumen pribadi, foto, komunikasi, […]

  • Lantamal I Tutup Patkor IND-INDO Ke-44 dengan Semangat Persahabatan

    Lantamal I Tutup Patkor IND-INDO Ke-44 dengan Semangat Persahabatan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan – Dua kapal perang milik Angkatan Laut India, INS Saryu (P54) dan INS LCU 55WD, resmi bersandar di Dermaga Ujung Baru Belawan, Jumat (18/7/2025). Suasana hangat penuh semangat persahabatan menyelimuti prosesi penyambutan yang dipimpin oleh Wakil Komandan Lantamal I, Kolonel Laut (P) Fajar Tri Rohadi, S.E., mewakili Komandan Lantamal I. Kedatangan kedua kapal ini […]

  • Eks Pekerja Glow Industri Herbal Care Diduga Belum Terima Hak Normatif

    Eks Pekerja Glow Industri Herbal Care Diduga Belum Terima Hak Normatif

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kalo diberhentikan via telpon kan kayaknya gak etis banget ya pak, alasan nya pun gak dijelasin, nomor saya di blokir, gak bisa komplain

  • Lanal Dabo Singkep Panen Ketimun, Bukti Nyata TNI AL Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Lanal Dabo Singkep Panen Ketimun, Bukti Nyata TNI AL Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Dabo Singkep — Di tengah semangat memperkuat kemandirian pangan nasional, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dabo Singkep melaksanakan panen ketimun di lahan ketahanan pangan Mako Lanal Dabo Singkep, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari Panen Raya Ketahanan Pangan TNI AL Tahun 2025 yang digelar secara serentak di seluruh jajaran TNI AL melalui […]

expand_less