Senin, 19 Okt 2026
Beranda » BERITA » BEM UI Kepung Bundaran HI, Suarakan Krisis Kedaulatan Sehari Pasca-HUT RI

BEM UI Kepung Bundaran HI, Suarakan Krisis Kedaulatan Sehari Pasca-HUT RI

  • account_circle Kontributor
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026).

Aksi yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menjadi bentuk protes keras mahasiswa terhadap berbagai kebijakan pemerintah, tepat sehari setelah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, menyatakan bahwa demonstrasi ini bukan sekadar rutinitas turun ke jalan, melainkan bentuk refleksi kritis atas kondisi bangsa yang dinilai jauh dari semangat kemerdekaan yang dicita-citakan para pendiri bangsa.

Massa mahasiswa akan berangkat dari kampus UI, Depok, sejak pukul 11.00 WIB untuk menyampaikan delapan tuntutan krusial terkait nasib rakyat dan kedaulatan negara.

“Hari ini, sehari setelah seremoni kenegaraan digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan? Kami melihat ini bukan sekadar krisis ekonomi, ini adalah krisis kedaulatan,” tegas Yatalathof saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).

Dalam aksi tersebut, BEM UI merinci delapan poin tuntutan yang mencakup spektrum luas, mulai dari persoalan ekonomi, penegakan hukum, hingga isu otonomi daerah. Secara rinci, delapan tuntutan tersebut meliputi:

  1. Menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri.
  2. Menghentikan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
  3. Mewujudkan reforma agraria sejati.
  4. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
  5. Mengevaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN) serta menghentikan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Ketahanan Pangan (KDMP).
  6. Menghentikan pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), serta mengembalikan otonomi daerah sepenuhnya.
  7. Menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores, serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
  8. Menghentikan tindakan represif dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil, serta membubarkan YON TP.
Pilihan Editor :  Kapuspen TNI Dorong Optimalisasi Peran Penerangan Terintegrasi Jajaran TNI

Menggugat Realitas di Balik Narasi Kemerdekaan

Aksi ini mencerminkan keresahan mahasiswa atas kesenjangan antara narasi pembangunan pemerintah dengan realitas di lapangan.

Yatalathof menyoroti sejumlah ketimpangan, seperti perjanjian dagang internasional yang dianggap lebih menguntungkan pihak asing, pembungkaman suara kritis rakyat, hingga sulitnya akses masyarakat terhadap pendidikan dan kesehatan gratis yang sering kali hanya menjadi janji politik.

Mahasiswa menilai kemerdekaan seharusnya dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan sekadar dinikmati oleh segelintir kelompok kepentingan.

Isu-isu seperti ketersediaan lapangan kerja yang minim dan penegakan hukum yang dianggap tajam ke bawah menjadi pemantik utama munculnya tuntutan-tuntutan ini.

Pilihan lokasi aksi di Bundaran HI yang merupakan pusat strategis ibu kota menunjukkan upaya mahasiswa untuk memastikan suara mereka didengar langsung oleh pemangku kebijakan.

Hingga berita ini terbit, massa mahasiswa terpantau memadati kawasan Bundaran HI dengan membawa atribut demonstrasi.

Aksi ini menjadi barometer bagi ketegangan sosial yang mungkin akan terus berlanjut jika aspirasi mahasiswa tidak direspons secara transparan oleh pemerintah.

Aksi ini juga mendapat sorotan di tengah duka mendalam yang menyelimuti Indonesia pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mahasiswa dalam aksinya turut menekankan urgensi penetapan status bencana nasional sebagai bentuk kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang sedang terjadi, selain menuntut perbaikan tata kelola pemerintahan yang dianggap semakin terpusat dan kurang berpihak pada rakyat kecil.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Kontributor Gensa Media Indonesia yang berperan mendukung kerja jurnalistik melalui pengumpulan informasi dan peliputan di lapangan secara profesional, independen, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.

Menarik Dibaca

  • Temuan Kerangka Manusia Gegerkan Warga Tambun Selatan Bekasi

    Temuan Kerangka Manusia Gegerkan Warga Tambun Selatan Bekasi

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Setelah menerima laporan, sekuriti setempat segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Tambun Selatan segera tiba di lokasi

  • Ketahanan Energi Jadi Kunci Kemandirian dan Daya Saing Indonesia

    Ketahanan Energi Jadi Kunci Kemandirian dan Daya Saing Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Pekanbaru – Indonesia memiliki modal besar untuk memperkuat ketahanan energi melalui kekayaan sumber daya alam dan posisi geografis yang strategis. Namun, anggota Komisi I DPR RI Mahfuz Abdurahman menilai pemerintah perlu mengelola potensi tersebut secara tepat agar manfaatnya kembali kepada masyarakat. Mahfuz menyampaikan pandangan itu dalam diskusi publik daring bertema “Ketahanan Energi: Kunci Kemandirian dan […]

  • Lanal Dumai Sambut HUT ke-80 dengan Tebar Manfaat untuk Rakyat

    Lanal Dumai Sambut HUT ke-80 dengan Tebar Manfaat untuk Rakyat

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai – Menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia, Kota Dumai diselimuti semangat kebersamaan. Melalui kegiatan Bakti Prima TNI, jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai turun langsung ke tengah masyarakat, Selasa (30/9/2025). Dipimpin Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., serta didampingi Ketua Jalasenastri Cabang 4 Daerah Kodaeral I […]

  • Panglima TNI: Mudik Gratis dengan KRI Banjarmasin Bukti TNI Hadir untuk Rakyat

    Panglima TNI: Mudik Gratis dengan KRI Banjarmasin Bukti TNI Hadir untuk Rakyat

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa dukungan TNI Angkatan Laut dalam program mudik dan balik gratis merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Hal ini disampaikan melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, menanggapi apresiasi dari Wali Kota Semarang, Agustina, atas peran aktif TNI AL dalam mendukung kelancaran […]

  • Hilirisasi Tahap II Bergulir, PTPN Siapkan Industri Sawit Terpadu di Sei Mangkei

    Hilirisasi Tahap II Bergulir, PTPN Siapkan Industri Sawit Terpadu di Sei Mangkei

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memulai Hilirisasi Tahap II dengan 13 proyek senilai Rp116 triliun, termasuk pembangunan industri sawit terpadu di KEK Sei Mangkei, Kamis (2026). Presiden Prabowo Subianto meresmikan ground breaking fase kedua di Cilacap, Jawa Tengah, sebagai langkah strategis memperkuat nilai tambah sumber daya alam. Program ini menargetkan transformasi ekonomi melalui pengolahan komoditas dalam negeri […]

  • Kecepatan Atlet Pasmar 3 Antar Juara Utama di Sorong Merdeka Run 2025

    Kecepatan Atlet Pasmar 3 Antar Juara Utama di Sorong Merdeka Run 2025

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong – Langkah kakinya mantap, nafasnya teratur, dan semangatnya menyala. Atlet lari Pasmar 3, Serda Marinir La Sufardian, kembali mengharumkan nama satuannya setelah berhasil meraih Juara Utama pada ajang Sorong Merdeka Run 2025. Lomba lari ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia di Alun-Alun Aimas, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Minggu […]

expand_less