Kamis, 22 Okt 2026
Beranda » BERITA » BAZNAS Bekasi Kucurkan Rp1,06 Miliar, Zakat Tak Sekadar Bantuan Sosial

BAZNAS Bekasi Kucurkan Rp1,06 Miliar, Zakat Tak Sekadar Bantuan Sosial

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi menyalurkan bantuan senilai Rp1,069 miliar melalui program Merdeka Berbagi. Penyaluran tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong pemberdayaan mustahik agar memiliki peluang meningkatkan kemandirian ekonomi.

Penyaluran bantuan berlangsung di Pendopo Kantor Wali Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Ketua BAZNAS Kota Bekasi Sudarsono, Asisten Daerah II Fitri Widyati, serta jajaran Kementerian Agama Kota Bekasi.

Program Merdeka Berbagi mencakup sejumlah bentuk bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima. Bantuan tersebut antara lain santunan kematian, biaya hidup, bantuan keselamatan, pendidikan, gerobak untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), alat bantu kesehatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), sembako bagi dhuafa, bantuan untuk lansia tunggal, hingga beasiswa pendidikan sarjana.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan pengelolaan zakat tidak semestinya berhenti pada pemberian bantuan konsumtif. Menurut dia, dana zakat juga perlu diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu keluar dari persoalan ekonomi secara bertahap.

“Semakin transparan, semakin terbuka, dan itemnya juga semakin banyak,” kata Tri.

Ia menilai bantuan zakat dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui sektor ekonomi, kesehatan, perbaikan hunian dan pendidikan.

“Tidak hanya sekadar memberikan sembako, tapi juga pemberdayaan ekonomi. Bagaimana ikut mendorong Kota Bekasi yang sehat,” ujarnya.

Menurut Tri, pendekatan pemberdayaan menjadi penting agar penerima bantuan tidak terus berada dalam posisi sebagai penerima manfaat. Bantuan berupa sarana usaha, misalnya, diharapkan dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun sumber penghasilan.

Pilihan Editor :  Sumedang Siap Jadi Tuan Rumah Pendidikan Terbaik di Indonesia

Di bidang pendidikan, BAZNAS Kota Bekasi turut mendukung program satu sarjana satu kecamatan. Sebanyak 49 mahasiswa tercatat telah menerima beasiswa, sedangkan 40 calon penerima lainnya masih menjalani proses seleksi.

Tri mengatakan dukungan terhadap pendidikan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan Kota Bekasi untuk membangun masyarakat yang sehat, cerdas dan memiliki ketahanan ekonomi.

Transparansi Pengelolaan Zakat Jadi Sorotan

Selain memperluas penyaluran, Pemerintah Kota Bekasi mendorong optimalisasi penghimpunan zakat melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Langkah tersebut dinilai membutuhkan kepercayaan masyarakat karena dana yang dikelola merupakan dana umat.

Tri menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam setiap tahapan pengelolaan zakat. Kepercayaan muzaki, menurut dia, akan tumbuh apabila masyarakat dapat mengetahui bahwa dana yang mereka salurkan dikelola secara bertanggung jawab.

“Yang paling penting adalah transparansi dan keterbukaan sehingga muzaki yakin zakatnya dikelola dengan baik,” tuturnya.

Ketua BAZNAS Kota Bekasi Sudarsono mengatakan pelayanan kepada masyarakat dilakukan setiap hari di kantor BAZNAS. Sementara itu, penyaluran bantuan secara terbuka di Pendopo Wali Kota diupayakan berlangsung setiap tiga bulan.

“Setiap tiga bulan kami upayakan digelar di Pendopo agar mustahik bisa mengenal pemerintah sekaligus pemimpinnya,” kata Sudarsono.

Ia menyebut keterbukaan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Bekasi dalam mengelola dana umat secara aman, transparan dan akuntabel. Sudarsono juga menegaskan pengelolaan zakat berpegang pada prinsip 3A, yakni aman syar’i, aman regulasi dan aman Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sudarsono menilai BAZNAS memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menangani persoalan kemiskinan. Dana zakat tidak hanya diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan.

“BAZNAS hadir untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan menanggulangi permasalahan yang ada,” ujarnya.

Pilihan Editor :  Polres Metro Bekasi Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Pelajar Ditangkap

Penyaluran Rp1,069 miliar melalui program Merdeka Berbagi memperlihatkan luasnya cakupan pemanfaatan dana zakat di Kota Bekasi. Namun, keberhasilan program tidak semata diukur dari besarnya dana yang disalurkan atau banyaknya bantuan yang diberikan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan bantuan tepat sasaran, dikelola secara transparan, serta memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima. Pendekatan pemberdayaan menjadi penting agar mustahik tidak hanya terbantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan, pada akhirnya, keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Bupati Cup Mentawai Surfing Competition Resmi Dibuka, Seleksi Atlet Menuju QS6000

    Bupati Cup Mentawai Surfing Competition Resmi Dibuka, Seleksi Atlet Menuju QS6000

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    Selain meningkatkan kualitas atlet lokal, kompetisi seperti Bupati Cup juga diharapkan mampu menciptakan efek ekonomi bagi pelaku usaha kecil

  • Sukses Lebih Dekat dengan Pemasaran Digital atau Afiliasi

    Sukses Lebih Dekat dengan Pemasaran Digital atau Afiliasi

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Pertama-tama, tidak bisa dipungkiri bahwa Pemasaran Digital/Afiliasi adalah pilihan terbaik! Tidak perlu pengalaman atau pengikut media sosial untuk memulai. Saya sendiri memulai tanpa pengalaman dan tanpa memiliki pengikut. Pemula sepenuhnya dapat menghasilkan $5-15 ribu per bulan dengan hanya bekerja 1-3 jam sehari. Anda bisa mempromosikan merek, produk, program, atau kursus apa pun yang Anda sukai, […]

  • TMMD Kodim 1505 Tanamkan Nasionalisme kepada Pelajar Halmahera Timur

    TMMD Kodim 1505 Tanamkan Nasionalisme kepada Pelajar Halmahera Timur

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Halmahera Timur – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore membekali pelajar SMKA Marhaen Halmahera Timur dengan materi Wawasan Kebangsaan di Desa Hatetobako, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-129 yang menitikberatkan pembinaan karakter generasi muda melalui penguatan nilai kebangsaan dan […]

  • Satgas TNI Bangun Jembatan di Mentawai, Warga Gotong Royong Angkut Batang Kelapa

    Satgas TNI Bangun Jembatan di Mentawai, Warga Gotong Royong Angkut Batang Kelapa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    Hingga saat ini, proses pembangunan jembatan terus berjalan secara bertahap dengan melibatkan personel Satgas dan masyarakat sekitar

  • Desta-Natasha Rizki Dalam Badai Perceraian

    Desta-Natasha Rizki Dalam Badai Perceraian

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Saat mereka menikah, Natasha Rizki berusia 19 tahun sementara Desta berusia 35 tahun. Perbedaan usia yang cukup jauh menjadi salah satu

  • 46 Tahun Tradisi 17 Agustus di Kalimalang, Warga Cipinang Melayu Gelar Tiga Lomba

    46 Tahun Tradisi 17 Agustus di Kalimalang, Warga Cipinang Melayu Gelar Tiga Lomba

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    JAKARTA – Warga RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kembali menggelar berbagai perlombaan tradisional untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Tradisi yang berlangsung di kawasan Kalimalang itu telah dipertahankan warga sejak 1980. Tahun ini, warga menggelar tiga jenis perlombaan, yakni gebuk bantal, titian bambu, dan panjat pinang. […]

expand_less