Breaking News
Trending
Beranda » BERITA » BAZNAS Bekasi Kucurkan Rp1,06 Miliar, Zakat Tak Sekadar Bantuan Sosial

BAZNAS Bekasi Kucurkan Rp1,06 Miliar, Zakat Tak Sekadar Bantuan Sosial

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BEKASI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi menyalurkan bantuan senilai Rp1,069 miliar melalui program Merdeka Berbagi. Penyaluran tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong pemberdayaan mustahik agar memiliki peluang meningkatkan kemandirian ekonomi.

Penyaluran bantuan berlangsung di Pendopo Kantor Wali Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Ketua BAZNAS Kota Bekasi Sudarsono, Asisten Daerah II Fitri Widyati, serta jajaran Kementerian Agama Kota Bekasi.

Program Merdeka Berbagi mencakup sejumlah bentuk bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima. Bantuan tersebut antara lain santunan kematian, biaya hidup, bantuan keselamatan, pendidikan, gerobak untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), alat bantu kesehatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), sembako bagi dhuafa, bantuan untuk lansia tunggal, hingga beasiswa pendidikan sarjana.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan pengelolaan zakat tidak semestinya berhenti pada pemberian bantuan konsumtif. Menurut dia, dana zakat juga perlu diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu keluar dari persoalan ekonomi secara bertahap.

“Semakin transparan, semakin terbuka, dan itemnya juga semakin banyak,” kata Tri.

Ia menilai bantuan zakat dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui sektor ekonomi, kesehatan, perbaikan hunian dan pendidikan.

“Tidak hanya sekadar memberikan sembako, tapi juga pemberdayaan ekonomi. Bagaimana ikut mendorong Kota Bekasi yang sehat,” ujarnya.

Menurut Tri, pendekatan pemberdayaan menjadi penting agar penerima bantuan tidak terus berada dalam posisi sebagai penerima manfaat. Bantuan berupa sarana usaha, misalnya, diharapkan dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun sumber penghasilan.

Pilihan Editor :  Transformasi Besar TNI AL, Komandan Lanal Dumai Hadiri Validasi Kodaeral I Belawan

Di bidang pendidikan, BAZNAS Kota Bekasi turut mendukung program satu sarjana satu kecamatan. Sebanyak 49 mahasiswa tercatat telah menerima beasiswa, sedangkan 40 calon penerima lainnya masih menjalani proses seleksi.

Tri mengatakan dukungan terhadap pendidikan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan Kota Bekasi untuk membangun masyarakat yang sehat, cerdas dan memiliki ketahanan ekonomi.

Transparansi Pengelolaan Zakat Jadi Sorotan

Selain memperluas penyaluran, Pemerintah Kota Bekasi mendorong optimalisasi penghimpunan zakat melalui kolaborasi dengan sektor swasta. Langkah tersebut dinilai membutuhkan kepercayaan masyarakat karena dana yang dikelola merupakan dana umat.

Tri menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam setiap tahapan pengelolaan zakat. Kepercayaan muzaki, menurut dia, akan tumbuh apabila masyarakat dapat mengetahui bahwa dana yang mereka salurkan dikelola secara bertanggung jawab.

“Yang paling penting adalah transparansi dan keterbukaan sehingga muzaki yakin zakatnya dikelola dengan baik,” tuturnya.

Ketua BAZNAS Kota Bekasi Sudarsono mengatakan pelayanan kepada masyarakat dilakukan setiap hari di kantor BAZNAS. Sementara itu, penyaluran bantuan secara terbuka di Pendopo Wali Kota diupayakan berlangsung setiap tiga bulan.

“Setiap tiga bulan kami upayakan digelar di Pendopo agar mustahik bisa mengenal pemerintah sekaligus pemimpinnya,” kata Sudarsono.

Ia menyebut keterbukaan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Bekasi dalam mengelola dana umat secara aman, transparan dan akuntabel. Sudarsono juga menegaskan pengelolaan zakat berpegang pada prinsip 3A, yakni aman syar’i, aman regulasi dan aman Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sudarsono menilai BAZNAS memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menangani persoalan kemiskinan. Dana zakat tidak hanya diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan.

“BAZNAS hadir untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan menanggulangi permasalahan yang ada,” ujarnya.

Pilihan Editor :  Danlanal Bintan Hadiri Peringatan Hari Marwah Rakyat Kepri ke-23

Penyaluran Rp1,069 miliar melalui program Merdeka Berbagi memperlihatkan luasnya cakupan pemanfaatan dana zakat di Kota Bekasi. Namun, keberhasilan program tidak semata diukur dari besarnya dana yang disalurkan atau banyaknya bantuan yang diberikan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan bantuan tepat sasaran, dikelola secara transparan, serta memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima. Pendekatan pemberdayaan menjadi penting agar mustahik tidak hanya terbantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan, pada akhirnya, keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Tags
Avatar photo

Penulis

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Berita Untuk Anda

  • TNI Angkatan Laut Sambut Kedatangan Dua Kapal Perang India di Kota Belawan

    TNI Angkatan Laut Sambut Kedatangan Dua Kapal Perang India di Kota Belawan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Belawan – Sukses menyelesaikan misi patroli gabungan bersama, KRI Lambung Mangkurat-375, dua Kapal Perang Angkatan Laut India INS Saryu P-54 dan INS LCU L-55, bersandar di Dermaga Ujung Baru Kota Belawan. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S., selaku Dansatgas Patroli Terkoordinasi (Patkor) Indindo 44/25, dan Komandan KRI […]

  • Bersih-bersih Pantai Santolo, Kolaborasi TNI AL Bandung dan DKP Jabar

    Bersih-bersih Pantai Santolo, Kolaborasi TNI AL Bandung dan DKP Jabar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Garut — Upaya menjaga kelestarian pesisir selatan Jawa Barat kembali diperkuat melalui kegiatan Bersih-Bersih Pantai (Jabar Raksa Sagara) Tahun 2025 yang digelar di Pantai Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Rabu (3/12/2025). Aksi peduli lingkungan ini merupakan hasil kolaborasi Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi […]

  • Babinsa dan Komduk Patroli Malam Jaga Keamanan Tangerang

    Babinsa dan Komduk Patroli Malam Jaga Keamanan Tangerang

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Babinsa Koramil 02/Batuceper dan Koramil 07/Pondok Aren bersama Komponen Pendukung (Komduk) menggelar patroli malam menjaga keamanan wilayah. Patroli berlangsung Senin malam (31/8/2026) di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, serta Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut melibatkan personel Koramil, aparat kelurahan, Linmas, FKPPI, Karang Taruna, dan masyarakat setempat. Kolaborasi berbagai unsur tersebut memperkuat […]

  • TNI Kerahkan 1.201 Personel dan Alutsista Tangani Gempa NTT

    TNI Kerahkan 1.201 Personel dan Alutsista Tangani Gempa NTT

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    NTT – TNI mengerahkan 1.201 personel dan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) untuk mempercepat penanganan dampak gempa bumi di NTT. Hingga hari kedua, Minggu (16/8/2026), personel TNI terus bergerak mendukung evakuasi, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan, dan mobilitas di wilayah terdampak. TNI mengoptimalkan dukungan melalui jalur udara dan laut untuk menjangkau daerah yang membutuhkan bantuan […]

  • Kenapa Permendikbud 30 Mendapatkan Banyak Penolakan

    Kenapa Permendikbud 30 Mendapatkan Banyak Penolakan

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Gensa Media
    • 0Komentar

      Gensa – Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi (kampus) mendapatkan sorotan miring bahkan sinis dari sejumlah kalangan. Permendikbud tersebut dituding  seakan melegalkan zina sehingga menurut beberapa pihak harus ditolak. Jika dicermati secara mendalam, substabsi Permendikbud tersebut isinya sangat baik, yaitu […]

  • Satgas Yonif 715/Mtl Jemput Bola, Bantu Kesehatan Warga di Pedalaman Puncak Jaya

    Satgas Yonif 715/Mtl Jemput Bola, Bantu Kesehatan Warga di Pedalaman Puncak Jaya

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Puncak Jaya – Akses kesehatan yang terbatas di pedalaman Puncak Jaya, Papua Tengah, tak menyurutkan semangat Satgas Yonif 715/Mtl untuk membantu masyarakat. Dengan medan yang sulit, jarak yang jauh ke rumah sakit, serta minimnya tenaga medis dan obat-obatan, Satgas TNI ini turun langsung ke rumah-rumah warga, memberikan pelayanan kesehatan gratis secara door to door, Senin […]

expand_less