Babinsa Koramil Ciputat Masuk Kelas, Bentengi Pelajar dari Ancaman Narkotika

Tangerang Selatan, 11 Juni 2026 – Babinsa Koramil 05/Ciputat memberikan edukasi bahaya narkotika dan wawasan kebangsaan kepada siswa SMP Erenos sebagai langkah pencegahan dini. Kegiatan berlangsung di SMP Erenos, Jalan...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Tangerang Selatan, 11 Juni 2026 – Babinsa Koramil 05/Ciputat memberikan edukasi bahaya narkotika dan wawasan kebangsaan kepada siswa SMP Erenos sebagai langkah pencegahan dini.

Kegiatan berlangsung di SMP Erenos, Jalan Palapa, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, dengan melibatkan 50 siswa kelas 8 dan kelas 9.

Dua personel TNI, Serka Joko Pitono dan Serka Pandu, memimpin langsung penyampaian materi kepada para pelajar.

Program ini menjawab meningkatnya ancaman penyalahgunaan narkotika yang menyasar kalangan remaja usia sekolah.

Serka Joko Pitono menegaskan bahwa pelajar menjadi target utama jaringan peredaran narkotika karena faktor psikologis.

“Narkotika bukan lagi masalah orang dewasa, remaja justru menjadi sasaran karena mudah dipengaruhi,” ujar Joko.

Ia menjelaskan rasa ingin tahu dan tekanan lingkungan membuat pelajar rentan terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, ia menekankan dampak narkotika dapat menghancurkan kesehatan, pendidikan, serta masa depan generasi muda.

Serka Joko juga mengingatkan siswa agar berani menolak setiap ajakan yang berpotensi merusak diri.

Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan

Serka Pandu melanjutkan materi dengan pendekatan motivasional melalui penguatan wawasan kebangsaan kepada siswa.

Ia mengajak pelajar memahami bahwa cinta tanah air harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari.

“Kalian tidak berperang dengan senjata, tetapi melawan pengaruh buruk yang merusak masa depan,” kata Pandu.

Ia juga menyampaikan kisah inspiratif pemuda berprestasi untuk memotivasi siswa agar fokus meraih cita-cita.

Pendekatan tersebut bertujuan membangun ketahanan karakter dan kesadaran kolektif di kalangan pelajar.

Pilihan Editor :  Komandan Lanal Simeulue Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini dan menilai kolaborasi dengan TNI memberikan perspektif baru bagi siswa.

Seorang guru pendamping menyatakan edukasi eksternal sangat dibutuhkan di tengah pengaruh negatif media sosial.

“Kami mengapresiasi kehadiran TNI karena memberikan dampak yang berbeda bagi siswa,” ujarnya.

Salah satu siswa mengaku mendapatkan pemahaman baru terkait bahaya narkotika di lingkungan pergaulan.

“Saya sekarang lebih sadar dan siap menolak ajakan yang salah,” kata siswa tersebut.

Kegiatan berlangsung selama dua jam dengan suasana tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para peserta.

Program ini menjadi bagian strategi Koramil 05/Ciputat dalam memperkuat ketahanan sosial berbasis komunitas.

TNI menempatkan ruang kelas sebagai bagian penting dalam membangun pertahanan nonmiliter melalui pendidikan karakter.

Langkah ini diharapkan mampu membentengi generasi muda dari ancaman narkotika sejak dini.

Kolaborasi antara TNI dan sekolah menjadi kunci menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan produktif.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *