Selasa, 27 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » HUKUM » Kakak Beradik Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual oleh Ayah Sambung, Polisi Diminta Bertindak Cepat

Kakak Beradik Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual oleh Ayah Sambung, Polisi Diminta Bertindak Cepat

  • account_circle Tama
  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG – Dugaan kekerasan seksual yang menimpa dua kakak beradik asal Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, menyita perhatian publik.

Peristiwa yang diduga berlangsung selama bertahun-tahun itu disebut meninggalkan trauma mendalam bagi kedua korban hingga akhirnya memilih mencari keadilan melalui jalur hukum.

Dua korban berinisial AS (23) dan adiknya, SS (17), didampingi kuasa hukumnya, Zainal Abidin, melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri.

Laporan itu diterima dengan nomor B/552/V/RES.1.24./2026/Dittipid PPA dan PPO pada 7 Mei 2026. Selanjutnya, perkara tersebut dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang pada 21 Juli 2026 untuk proses penanganan lebih lanjut.

Kuasa hukum korban, Zainal Abidin, mengatakan kedua kliennya yang merupakan anak tiri diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah sambung mereka berinisial N.

Menurut Zainal, dugaan peristiwa itu bermula saat salah satu korban masih berusia sekitar tujuh tahun atau ketika duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar.

Dugaan kekerasan seksual tersebut, kata dia, terus berulang hingga korban menamatkan sekolah dasar.

Sementara kakaknya, SA, juga mengaku mengalami perlakuan serupa saat masih bersekolah.

“Klien kami mengaku dugaan persetubuhan itu terjadi berulang kali, bahkan hampir setiap hari. Korban tidak mampu melawan karena pelaku memiliki postur tubuh yang jauh lebih besar. Meski korban menolak, dugaan kekerasan itu tetap terjadi dengan unsur pemaksaan,” ujar Zainal.

Selain dugaan persetubuhan, Zainal mengungkapkan kliennya juga mengalami dugaan perbuatan cabul.

Salah satu korban SS mengaku pernah diajak bersepeda oleh terlapor sebelum dibawa ke lokasi yang sepi dan diduga dipaksa melakukan perbuatan yang melanggar kesusilaan.

Baca juga :  Kriminalisasi Perdata dan Arogansi Aparat: Kasus Rini, Cermin Buram Penegakan Hukum

Bahkan, kata dia, SS mengaku dugaan kekerasan seksual tersebut tetap terjadi ketika dirinya sedang mengalami menstruasi.

“Korban mengaku sudah berulang kali menolak dan memohon agar perbuatan itu dihentikan karena sedang menstruasi. Namun, menurut pengakuannya kepada kami, terlapor tetap memaksa melakukan dugaan persetubuhan disertai kekerasan sehingga korban tidak mampu melakukan perlawanan,” ujar Zainal.

Atas laporan tersebut, kuasa hukum mempersangkakan terlapor melanggar Pasal 81 ayat (1) dan Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016, Pasal 76E Undang-Undang Perlindungan Anak, serta sejumlah ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Selain itu, laporan juga mengacu pada ketentuan dalam KUHP Nasional dan Pasal 184 KUHAP mengenai alat bukti yang sah dalam perkara pidana.

Zainal menjelaskan, ketentuan tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun disertai denda hingga Rp5 miliar.

Dalam kondisi tertentu, ancaman pidana dapat diperberat apabila tindak pidana dilakukan secara berulang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penangkapan terhadap terlapor agar tidak ada korban lain.

“Hingga saat ini terlapor masih bebas berkeliaran. Kami berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan agar tidak muncul korban-korban berikutnya,” kata Zainal.

(Rls-Red)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Perwira Korps Hukum TNI AD Raih Gelar Master dan Lulus Pendidikan Strategis di Pakistan

    Perwira Korps Hukum TNI AD Raih Gelar Master dan Lulus Pendidikan Strategis di Pakistan

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Juli 2026 – Perwira Korps Hukum TNI Angkatan Darat, Kolonel Chk Dr. Arief Fahmi Lubis, S.H., M.H., M.Han., M.A., Ph.D., menyelesaikan pendidikan National Security & War Course di National Defence University (NDU) Islamabad, Pakistan. Ia juga meraih gelar Master of Defence Studies (MSDS), Jumat (10/7/2026). Keberhasilan tersebut menambah deretan prestasi prajurit TNI AD […]

  • Anggota DPRD Angkat Bicara, Ahmadi: Selesaikan Hak Pekerja Sesuai Aturan Negara

    Anggota DPRD Angkat Bicara, Ahmadi: Selesaikan Hak Pekerja Sesuai Aturan Negara

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Ketidakhadiran tanggapan dari pemilik SPBU ini memicu kekhawatiran adanya pembiaran terhadap hak pekerja yang seharusnya dilindungi

  • Lanud Sultan Hasanuddin dan Garuda Indonesia Perkuat Kolaborasi di Sektor Penerbangan

    Lanud Sultan Hasanuddin dan Garuda Indonesia Perkuat Kolaborasi di Sektor Penerbangan

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menyampaikan bahwa Lanud Sultan Hasanuddin selalu mendukung upaya peningkatan konektivitas udara

  • Terus Jalin Silaturahmi, Satgas Yonif 512/QY Sambangi Rumah-Rumah Warga

    Terus Jalin Silaturahmi, Satgas Yonif 512/QY Sambangi Rumah-Rumah Warga

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Unggalom, Kabupaten Keerom–Satgas Yonif 512/QY terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG). Melalui kegiatan silaturahmi yang rutin, personel Satgas Yonif 512/QY menyambangi rumah-rumah warga, memperkuat ikatan sosial dengan masyarakat di Kampung Unggalom, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Sabtu, (12/10/2024). Sebagai bagian dari tugas pengamanan perbatasan, Satgas […]

  • Pemotor Tewas, Lalin Martadinata Tersendat

    Pemotor Tewas, Lalin Martadinata Tersendat

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara – Kecelakaan maut mengguncang Jalan R.E. Martadinata, Jakarta Utara, Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 09.15 WIB. Insiden terjadi di jalur dari Tanjung Priok menuju Ancol dan langsung memicu kepadatan arus lalu lintas. Sepeda motor Yamaha Gear B 4535 UBG bertabrakan dengan truk kontainer B 9026 KOM. Korban berinisial DR (43), warga Kebon Bawang, Tanjung […]

  • Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih

    Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Nganjuk, Jawa Timur, 16 Mei 2026 – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan didampingi Panglima TNI Agus Subiyanto. Peresmian terpusat di Desa Ngelawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, sebagai bagian dari program nasional penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Pemerintah menargetkan koperasi ini menjadi penggerak utama ekonomi lokal sekaligus memperkuat ketahanan […]

expand_less