1.500 Warga Tangerang Satukan Komitmen Kebangsaan Jelang HUT RI
Tangerang – Sekitar 1.500 warga dari berbagai elemen berkumpul di GOR Nambo Jaya, Kota Tangerang, dalam Silaturahmi Kebangsaan, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut digelar Kesbangpol Kota Tangerang untuk menyambut HUT ke-81...

Tangerang – Sekitar 1.500 warga dari berbagai elemen berkumpul di GOR Nambo Jaya, Kota Tangerang, dalam Silaturahmi Kebangsaan, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar Kesbangpol Kota Tangerang untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Forum itu mempertemukan unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga organisasi kepemudaan.
Kegiatan mengusung tema “Merajut Persaudaraan, Menjaga Kedamaian, Bersama Membangun Kota” sebagai pesan utama menjelang peringatan kemerdekaan.
Kasdim 0506/Tangerang Letkol Inf Yuki Amanan hadir dalam kegiatan bersama sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Kota Tangerang.
Yuki mendampingi Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, Wakil Wali Kota H. Maryono Hasan, serta unsur Forkopimda lainnya.
Forum tersebut juga menghadirkan Plh. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Eko Bagus dan Plh. Ketua DPRD Kota Tangerang Andre S. Permana.
Selain itu, hadir Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman, Kajari Kota Tangerang Pradhana Probo Setyarjo, serta perwakilan Pengadilan Negeri Tangerang.
Ketua FKUB KH. Amin Munawar dan Ketua MUI Kota Tangerang KH. Ahmad Baijuri Khotib turut mengikuti rangkaian kegiatan.
Persatuan Jadi Pesan Utama
Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan menyanyikan Indonesia Raya, tarian pembuka, penayangan video seremoni, dan doa kebangsaan lintas agama.
Peserta kemudian mengikuti ikrar kebangsaan, pernyataan kebangsaan, sambutan, menyanyikan Bagimu Negeri, serta foto bersama.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
“Silaturahmi kebangsaan ini menjadi momentum untuk kembali menguatkan persatuan,” ujar Sachrudin.
Ia mengatakan perbedaan suku, agama, profesi, dan latar belakang tidak boleh menghilangkan identitas bersama sebagai bangsa Indonesia.
“Kita tetap satu sebagai bangsa Indonesia dan memiliki rumah bersama, yaitu Indonesia,” katanya.
Menurut Sachrudin, kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah yang masyarakat terima dari generasi sebelumnya.
Sebaliknya, masyarakat perlu menjaga nilai persatuan dan mengisinya melalui kontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, forum kebangsaan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antarelemen masyarakat Kota Tangerang.
TNI Perkuat Sinergi Lintas Elemen
Kehadiran Kasdim 0506/Tangerang menunjukkan keterlibatan unsur TNI dalam forum yang mempertemukan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas serta membangun suasana kondusif menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kolaborasi lintas elemen juga membuka ruang komunikasi untuk menjaga persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat perkotaan.
Selain itu, keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat memperkuat pesan toleransi serta persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Forum tersebut tidak hanya mengedepankan seremonial, tetapi juga mengajak peserta membawa nilai kebangsaan ke lingkungan masing-masing.
Pemerintah Kota Tangerang berharap pesan persaudaraan yang muncul dalam kegiatan tersebut terus berkembang setelah acara berakhir.
Dengan demikian, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada panggung GOR Nambo Jaya, tetapi hadir dalam kehidupan masyarakat.
Satukan Suara, Jaga Kedamaian
Pertemuan sekitar 1.500 orang tersebut menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan ketika seluruh elemen membangun komunikasi dan tujuan bersama.
Melalui tema yang diusung, pemerintah mengajak masyarakat menjaga kedamaian sekaligus berkontribusi dalam pembangunan Kota Tangerang.
Langkah tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena menjaga persatuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan.
Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, toleran, dan saling menghargai.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI kemudian menjadi ruang untuk memperkuat kembali kesadaran tersebut.
Dari GOR Nambo Jaya, pesan persatuan diharapkan menjalar ke lingkungan keluarga, komunitas, organisasi, hingga ruang publik.
Dengan semangat “Merajut Persaudaraan, Menjaga Kedamaian, Bersama Membangun Kota”, masyarakat Tangerang diajak menjaga Indonesia tetap utuh dalam keberagaman.










