Rorotan Didapuk Jadi Percontohan Nasional, Warga Cilincing Aktif Pilah Sampah dari Sumber

Jakarta Utara, 13 April 2025 – Pemerintah menetapkan Kelurahan Rorotan, Cilincing, sebagai percontohan nasional pengelolaan sampah, saat ratusan warga mengikuti dialog pilah sampah berbasis komunitas. Kegiatan berlangsung di Sekretariat RW...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta Utara, 13 April 2025 – Pemerintah menetapkan Kelurahan Rorotan, Cilincing, sebagai percontohan nasional pengelolaan sampah, saat ratusan warga mengikuti dialog pilah sampah berbasis komunitas.

Kegiatan berlangsung di Sekretariat RW 003 Rorotan dan menghadirkan sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah pusat, daerah, serta perwakilan masyarakat setempat.

Program Jaga Jakarta Plus melalui skema drop point mendorong warga memilah sampah langsung dari sumber rumah tangga sebagai langkah konkret pengurangan volume sampah.

Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup RI, Asep Setiawan, menegaskan pemerintah pusat menaruh perhatian serius terhadap pengelolaan sampah di wilayah perkotaan padat.

“Jakarta Utara menjadi fokus percepatan pengolahan sampah nasional, dan Rorotan kami tetapkan sebagai kelurahan percontohan,” ujar Asep dalam dialog tersebut.

Ia menambahkan, program ini mengedepankan partisipasi aktif warga sebagai kunci keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Kesadaran Warga Jadi Kunci

Wakil Camat Cilincing, Shalih Nopriansyar, menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam menghadapi persoalan sampah yang terus meningkat.

“Sampah menjadi tanggung jawab individu, dan pengelolaan yang baik memberi dampak positif bagi lingkungan serta kesehatan masyarakat,” kata Shalih.

Sementara itu, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edi Mulyanto, mengungkapkan volume sampah harian di Rorotan cukup signifikan.

Ia menyebut setiap warga rata-rata menghasilkan sekitar 0,5 kilogram sampah per hari, sehingga total sampah di RW 003 bisa mencapai ratusan kilogram.

“Selama satu bulan terakhir, kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat,” ujar Edi.

Program ini tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga mendorong pemanfaatan kembali limbah yang memiliki nilai ekonomi.

Pilihan Editor :  Brimob Polda Metro Jaya Siap Siaga Hadapi Musim Hujan

Kegiatan berlanjut dengan peninjauan langsung fasilitas drop point dan diskusi interaktif antara warga dan narasumber terkait teknis pemilahan sampah.

Warga terlihat aktif menyampaikan pertanyaan dan pengalaman mereka dalam mengelola sampah rumah tangga sehari-hari.

Di sisi lain, aparat TNI dan Polri mengawal kegiatan guna memastikan situasi tetap aman selama acara berlangsung.

Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, menyatakan dukungan penuh terhadap program berbasis lingkungan tersebut.

“Kami mendukung kegiatan yang meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Bobi.

Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan berarti.

Melalui program ini, pemerintah berharap Rorotan dapat menjadi model nasional dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Selain itu, inisiatif ini juga diharapkan mampu mengubah perilaku warga secara berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *