Sabtu, 31 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » Pendidikan » Murid Belajar, Rokok Beredar? Dugaan PR di Sekolah Sumenep Dipersoalkan

Murid Belajar, Rokok Beredar? Dugaan PR di Sekolah Sumenep Dipersoalkan

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAMEKASAN – Sekolah mestinya tempat belajar, bukan tempat bikin rokok.

Namun, dugaan salah satu sekolah di Kabupaten Sumenep dijadikan tempat produksi rokok mencuat dalam aksi Suara Pemuda dan Mahasiswa Pamekasan (SPMP) di Kantor Bea Cukai Madura, Kamis (17/9/2026).

Dalam aksi tersebut, SPMP menyoroti sejumlah Perusahaan Rokok (PR) di Madura yang dinilai bermasalah.

Koordinator Lapangan SPMP, Rohim, menyebut ada lima PR yang menjadi sorotan massa aksi.

Dari jumlah tersebut, tiga PR disebut telah dibekukan, sedangkan dua lainnya didesak agar segera mendapatkan tindakan dari Bea Cukai.

“Kita akan tetap mengawal kedua PR tersebut sampai Bea Cukai melakukan penindakan, baik itu dibekukan maupun diberikan batasan,” tegas Rohim, dikutip dari laman suara indonesia news.

Bukan cuma soal PR, aksi tersebut juga membawa isu yang lebih bikin dahi berkerut.

Rohim menyampaikan informasi mengenai dugaan salah satu sekolah di Kabupaten Sumenep yang disebut digunakan sebagai tempat produksi rokok atau PR.

“Terdapat isu dugaan bahwa untuk membangun sekolah yang dijadikan PR tersebut, mereka membayar sekitar Rp250 juta per satu PR sekolah di Sumenep,” ungkap Rohim.

Kata kuncinya ada pada satu kata: isu.

Artinya, informasi tersebut masih berupa pernyataan pihak SPMP yang membutuhkan verifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan sampai sekolah baru masuk berita, fakta malah masih ketinggalan di ruang kelas.

Menurut Rohim, PR yang diduga berlokasi di sekolah tersebut saat ini telah ditutup dan dibekukan.

Ia juga menyebut masih terdapat tiga PR lainnya yang menurut informasi yang diterimanya hanya bersifat formalitas dan tidak melakukan kegiatan produksi.

Rohim menyebut nama Pelita Jaya, Pagar Bumi, dan Hindu.

Lokasinya disebut berada di Desa Bulai, Desa Peltong, Kecamatan Galis, serta Kecamatan Larangan.

Baca juga :  Cara Cek PIP: Panduan Cek Penerima dengan NIK dan NISN

Namun, informasi mengenai status dan aktivitas PR tersebut tetap membutuhkan konfirmasi dari pihak berwenang maupun pihak perusahaan yang bersangkutan.

Bea Cukai: Pengawasan Sudah Dilakukan

Di hadapan massa aksi, salah satu pejabat Bea Cukai Madura, Andru, mengatakan pihaknya telah menerima tuntutan SPMP dan melakukan pengawasan terhadap PR yang menjadi perhatian.

Menurut Andru, PR yang dimaksud sudah berada dalam tahap pembekuan maupun pembatasan berdasarkan hasil pengawasan Bea Cukai.

“Atas tuntutan rekan-rekan sekalian, PR-PR yang dimaksud itu sudah dalam tahap pembekuan dan pembatasan. Jadi, nggak ada yang kita lewatkan, sudah kami lakukan pengawasan secara melekat,” ujar Andru.

Ia menjelaskan pengawasan dilakukan melalui kunjungan langsung ke lokasi, pendataan jumlah karyawan yang hadir, serta penghitungan produksi.

Data tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan jumlah pita cukai yang diberikan kepada perusahaan.

“Kami sudah melakukan tindakan, kami sudah kunjungi, kami sudah hitung-hitung karyawannya, berapa produksinya. Jadi berdasarkan karyawan yang hadir, kita lakukan perhitungan produksi, sehingga itulah yang kita berikan cukai. Dan apabila tidak ada kegiatan, ya kita bekukan,” jelasnya.

Untuk perusahaan yang dikenai pembatasan, Bea Cukai disebut memberikan 50 lembar pita cukai, bukan satu rim yang berisi 500 lembar.

Menurut Andru, pembatasan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk melakukan perbaikan.

“Kalau pembatasan, kita kasih 50 lembar, nggak ada 1 rim. 50 lembar itu supaya mereka melakukan perbaikan. Apabila mereka serius untuk bekerja, kita lakukan pendampingan. Tapi kalau mereka tidak melakukan perbaikan, 50 lembar sudah cukup, mereka nggak bisa ngapa-ngapain,” tegasnya.

Sementara bagi PR yang berstatus dibekukan, Andru memastikan tidak ada pita cukai yang dapat ditebus.

“Dan kalau pembekuan ya nggak ada rim sama sekali, nol. Dibekukan namanya, dibekukan ya nol. Nggak ada dia bisa nebus pita cukai,” pungkasnya.

Baca juga :  Maulid Nabi di SMPN 24 Bekasi, Sekolah Ingatkan Siswa Soal Pengaruh Media Sosial

Bea Cukai juga menyatakan aspirasi yang disampaikan SPMP akan diteruskan kepada pimpinan di Kantor Wilayah Bea Cukai sebagai bagian dari tindak lanjut.

Adapun mengenai dugaan sekolah di Sumenep yang disebut menjadi tempat produksi rokok, kebenaran informasi tersebut masih membutuhkan pemeriksaan dan klarifikasi dari instansi berwenang serta pihak-pihak yang disebut.

Sebab kalau benar sekolah berubah fungsi menjadi tempat produksi rokok, pertanyaannya bukan cuma soal asapnya.

Ada soal legalitas, penggunaan tempat, aktivitas produksi, serta pengawasan yang tentu perlu dijelaskan berdasarkan data dan dokumen.

Tetapi sebelum semua pertanyaan itu terjawab, jangan pula vonis dijatuhkan berdasarkan pengeras suara aksi.

Yang dibutuhkan adalah pemeriksaan.

Yang ditunggu adalah klarifikasi.

Dan yang paling penting, fakta harus tetap duduk di bangku paling depan.

Catatan Redaksi: Informasi mengenai dugaan salah satu sekolah di Sumenep yang disebut dijadikan tempat produksi rokok merupakan pernyataan yang disampaikan pihak SPMP dalam aksi demonstrasi dan belum dinyatakan sebagai fakta yang telah terbukti oleh pihak berwenang. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak sekolah, perusahaan rokok yang disebut, maupun pihak lain yang berkaitan dengan informasi tersebut.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Interesting

  • Lanal Dumai Dukung Patroli Gabungan Tim PORA 2025 di Perairan Selinsing

    Lanal Dumai Dukung Patroli Gabungan Tim PORA 2025 di Perairan Selinsing

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Dumai, 30 Oktober 2025 — Laut Selinsing, Dumai, tampak sibuk pagi itu. Di antara ombak tenang dan deru kapal nelayan, unsur KAL Tedung I-1-37 milik Pangkalan TNI AL Dumai bergerak mantap menyusuri perairan. Bukan tanpa tujuan — kapal ini menjadi bagian dari Patroli Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) 2025, yang bertugas memastikan […]

  • Pasmar 3 Genjot Kesiapan Lewat Screening

    Pasmar 3 Genjot Kesiapan Lewat Screening

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong – Para perwira Pasmar 3 menggenjot kesiapan fisik melalui sosialisasi terapi laser dan screening darah di Sorong, Rabu (25/02/2026). Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut menginisiasi kegiatan tersebut di Lobby Barat Mako Pasmar 3, Kesatrian Marinir Agoes Soebekti. Narasumber Shandy, AMD., AK., memaparkan secara rinci penggunaan perangkat dr. Laser sebagai metode penunjang kesehatan. Ia menekankan […]

  • Pelatihan VBSS Tahap VII Bakamla RI–UNODC Resmi Ditutup

    Pelatihan VBSS Tahap VII Bakamla RI–UNODC Resmi Ditutup

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Batam — Pelatihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) Tahap VII Tahun 2025 yang digelar Bakamla RI bersama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) resmi ditutup di Pangkalan Bakamla Batam, Jumat (14/11/2025). Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian latihan VBSS tahun 2025 yang telah diselenggarakan sebanyak tujuh tahap. Upacara penutupan dipimpin oleh […]

  • Batalyon C Pelopor Sat Brimob PMJ Amankan Demo di Monas

    Batalyon C Pelopor Sat Brimob PMJ Amankan Demo di Monas

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar oleh berbagai elemen masyarakat di depan Taman Aspirasi Monas, Jakarta Pusat. Kegiatan pengamanan ini berlangsung di bawah kendali Danyon C Pelopor, Kompol Tabrani, S.E., S.I.K., M.Si., dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional sesuai prinsip Presisi Polri. Personel […]

  • BPJS Kesehatan Tegaskan Pentingnya Alur Rujukan Dimulai dari FKTP dalam Program JKN

    BPJS Kesehatan Tegaskan Pentingnya Alur Rujukan Dimulai dari FKTP dalam Program JKN

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Jakarta – BPJS Kesehatan menegaskan pentingnya alur rujukan berjenjang dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang dimulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik pratama, atau dokter keluarga. Sistem ini dinilai sebagai pilar utama dalam menjaga mutu, efisiensi, dan pemerataan layanan kesehatan bagi peserta JKN di seluruh Indonesia. Kepala Humas BPJS Kesehatan, dr. […]

  • Warga Rawalumbu Keluhkan Biaya Servis Bengkel Membengkak

    Warga Rawalumbu Keluhkan Biaya Servis Bengkel Membengkak

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Kota Bekasi – Seorang warga Rawalumbu bernama Putri mengeluhkan dugaan praktik bengkel yang merugikan konsumen perempuan di Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi. (04/02/2026). Ia datang hanya untuk mengganti oli dan memperbaiki rem sepeda motor miliknya. Namun, mekanik justru menambahkan pemeriksaan komponen lain yang tidak pernah ia minta sebelumnya. Mekanik menyebut masalah pada sistem transmisi atau […]

expand_less