Jaga Pelajar Bukan Sekadar Slogan, Polsek Bekasi Selatan Buka Latihan Ju Jitsu
- account_circle Firman Ugm
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI – Polsek Bekasi Selatan, Kota Bekasi, membuka program latihan bela diri Ju Jitsu bagi pelajar SMAN 3 Kota Bekasi sebagai upaya membina generasi muda melalui kegiatan olahraga, kedisiplinan, dan pengembangan bakat.
Latihan perdana yang berlangsung di halaman belakang Mapolsek Bekasi Selatan, Selasa (20/10/2026), diikuti enam siswa.
Kapolsek Bekasi Selatan AKP Rumangga Putratama Napitupulu mengatakan, program tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi pelajar dalam menyalurkan minat dan energi ke kegiatan positif.
Selain melatih kemampuan bela diri, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter serta membuka peluang bagi peserta untuk berkembang menjadi atlet.
“Harapan saya, ke depan semakin banyak siswa dan siswi yang ikut bergabung dalam latihan Ju Jitsu ini. Kami ingin memberikan wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan energi dan mengembangkan potensi mereka melalui kegiatan positif,” kata Rumangga.
Enam siswa yang mengikuti angkatan pertama menjalani latihan dasar untuk mengenal teknik Ju Jitsu. Program ini juga diarahkan untuk membangun kebugaran, kepercayaan diri, dan kedisiplinan peserta.
Menurut Rumangga, olahraga bela diri tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknik fisik. Peserta juga perlu memahami sportivitas, menghormati lawan, menaati aturan, serta mengendalikan emosi saat menghadapi situasi yang menantang.
“Selain menjaga kebugaran, Ju Jitsu juga mengajarkan kedisiplinan, sportivitas, pengendalian diri, dan mental yang tangguh,” ujarnya.
Ia berharap latihan tersebut dapat berlangsung secara rutin dan berkembang menjadi program pembinaan berkelanjutan. Dengan pembinaan yang konsisten, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan memiliki kesempatan mengikuti kejuaraan Ju Jitsu.
Sejalan dengan Program Pembinaan Pelajar
Program latihan Ju Jitsu ini disebut sejalan dengan arahan Kapolres Metro Bekasi Kota melalui semangat “Jaga Pelajar”. Pendekatan tersebut diarahkan untuk mendukung keamanan, keselamatan, dan pembinaan generasi muda agar terhindar dari aktivitas negatif.
Rumangga menilai, pelajar membutuhkan ruang yang tepat untuk mengembangkan minat dan bakat, termasuk melalui kegiatan olahraga di luar jam sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak para pelajar agar lebih fokus pada kegiatan yang bermanfaat. Jangan sampai waktu dan energi mereka digunakan untuk hal-hal negatif,” katanya.
Latihan di lingkungan Mapolsek Bekasi Selatan juga diharapkan mempererat hubungan antara kepolisian dan kalangan pelajar.
Melalui kegiatan bersama, kepolisian berupaya membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus mendorong tumbuhnya sikap disiplin dan tanggung jawab.
Salah satu peserta menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut tidak berhenti pada pengenalan teknik dasar, tetapi berlanjut dengan materi latihan yang lebih berkembang.
Para peserta juga berharap memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi antarpelajar, baik di tingkat Kota Bekasi maupun provinsi.
“Kami ingin punya kegiatan positif sepulang sekolah. Selain bisa jaga diri, kami juga berharap bisa jadi atlet dan banggakan sekolah,” ujar salah satu peserta.
Keberlanjutan program ini membutuhkan pembinaan yang teratur serta dukungan dari kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Konsistensi latihan, pendampingan, serta kesempatan mengikuti kompetisi akan menjadi bagian penting dalam mengembangkan kemampuan peserta.
Meski baru melibatkan enam siswa, latihan perdana tersebut diharapkan menjadi langkah awal pembinaan atlet Ju Jitsu dari kalangan pelajar di Kota Bekasi.
Rumangga berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan peserta yang menguasai teknik bela diri, tetapi juga membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, mampu mengendalikan diri, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
FAQ Latihan Ju Jitsu Polsek Bekasi Selatan
Apa tujuan latihan Ju Jitsu yang dibuka Polsek Bekasi Selatan?
Latihan Ju Jitsu bertujuan memberikan ruang bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat melalui olahraga, sekaligus mendukung pembentukan kedisiplinan, kebugaran, sportivitas, dan pengendalian diri.
Kapan dan di mana latihan perdana Ju Jitsu dilaksanakan?
Latihan perdana dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, di halaman belakang Mapolsek Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
Berapa jumlah peserta latihan Ju Jitsu angkatan pertama?
Latihan perdana diikuti enam siswa SMAN 3 Kota Bekasi yang mulai mempelajari teknik dasar Ju Jitsu.
Siapa yang membuka latihan Ju Jitsu bagi pelajar tersebut?
Latihan dibuka oleh Kapolsek Bekasi Selatan AKP Rumangga Putratama Napitupulu.
Apa manfaat Ju Jitsu bagi pelajar menurut Kapolsek Bekasi Selatan?
Menurut Kapolsek Bekasi Selatan, Ju Jitsu tidak hanya melatih kemampuan fisik dan bela diri, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, sportivitas, pengendalian emosi, penghormatan terhadap lawan, serta mental yang tangguh.
Apakah latihan Ju Jitsu ini direncanakan berlanjut?
Kapolsek Bekasi Selatan berharap latihan dapat berlangsung secara rutin dan berkembang menjadi program pembinaan berkelanjutan, sehingga peserta berkesempatan meningkatkan kemampuan dan mengikuti kejuaraan Ju Jitsu.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Firman Ugm
Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

