Tawuran Bukan Prestasi, Kapolsek Bekasi Barat Ingatkan Masa Depan Pelajar
- account_circle Firman Ugm
- calendar_month 22 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOTA BEKASI – Upaya mencegah kenakalan remaja tidak cukup dilakukan melalui penindakan hukum.
Kapolsek Bekasi Barat AKP Usep Aramsyah memilih membangun komunikasi langsung dengan pelajar melalui dialog santai seusai melaksanakan Sholat Jumat bersama siswa SMKN 1 Kota Bekasi, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ad Dzikra, Jalan Bintara 8 RW 03, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, itu menjadi ruang interaksi antara kepolisian dan kalangan pelajar untuk membahas persoalan pendidikan, pergaulan remaja, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kegiatan tersebut, Usep didampingi Wakapolsek Bekasi Barat AKP Marsono beserta sejumlah anggota kepolisian.
Tidak hanya menyampaikan pesan pembinaan, jajaran Polsek Bekasi Barat juga duduk lesehan bersama para siswa untuk membuka ruang dialog dan tanya jawab.
Usep mengatakan, pendekatan tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran pelajar agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif yang dapat menghambat masa depan mereka.
“Kegiatan ini bertujuan agar para siswa tidak terjerumus dalam berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun tindakan melanggar hukum lainnya,” ujar Usep.
Ia mengingatkan bahwa masa sekolah seharusnya dimanfaatkan untuk menimba ilmu, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi. Menurutnya, pelajar juga memiliki tanggung jawab menjaga nama baik sekolah serta menghormati orang tua dan guru.
“Kami ingin siswa SMKN 1 menjadi pelajar yang berprestasi, berkarakter, dan tidak mudah terprovokasi. Fokus belajar, jaga nama baik sekolah, dan jadilah kebanggaan orang tua,” pesannya.
Selain mengantisipasi tawuran dan penyalahgunaan narkoba, Kapolsek Bekasi Barat turut menyoroti penggunaan media sosial di kalangan remaja.
Ia meminta para siswa tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama konten yang mengandung provokasi dan berpotensi mendorong tindakan anarkis.
Usep juga mengingatkan pelajar agar tidak mudah mengikuti ajakan unjuk rasa tanpa terlebih dahulu memahami tujuan, ketentuan hukum, serta risiko yang mungkin timbul dari kegiatan tersebut.
Berita sebelumnya: Sebulan Mengejar Data Bansos, Perlinsos Digital Bojong Rawalumbu Baru 16 Persen
Pesan itu disampaikan sebagai bagian dari edukasi agar pelajar memiliki kemampuan menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Pelajar Harapkan Polisi Jadi Mitra Diskusi
Para siswa menyambut positif kehadiran Kapolsek Bekasi Barat beserta jajarannya. Mereka berharap kegiatan Sholat Jumat keliling yang disertai dialog terbuka bersama kepolisian dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Para pelajar juga menginginkan polisi tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran hukum, tetapi dapat menjadi mitra komunikasi dan tempat berdiskusi ketika mereka menghadapi persoalan.
Mereka berharap lingkungan sekolah tetap aman dan nyaman, serta terbebas dari tawuran, perundungan, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai pengaruh negatif lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Bekasi Barat berupaya memperkuat langkah pencegahan gangguan kamtibmas dengan melibatkan generasi muda. Komunikasi langsung antara polisi dan pelajar diharapkan dapat membuka ruang penyelesaian persoalan melalui edukasi sebelum berkembang menjadi pelanggaran hukum.
Usep berharap para siswa SMKN 1 Kota Bekasi dapat tumbuh menjadi generasi muda yang disiplin, berprestasi, memiliki kesadaran hukum, serta mampu menjaga nama baik sekolah dan Kota Bekasi.
Pendekatan preventif melalui lingkungan pendidikan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian. Kesadaran hukum, kedisiplinan, dan keberanian menolak perilaku negatif juga perlu tumbuh dari kalangan pelajar.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Firman Ugm
Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

