Lansia Pemilik Warung Mi di Singapura Dibanting Pengunjung Usai Elus Kepala Anak

Singapura – Kepolisian Singapura (SPF) bergerak cepat menyelidiki aksi kekerasan brutal yang menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) pemilik warung mi di kawasan East Coast Road, Singapura. Korban yang berusia...

Lansia Pemilik Warung Mi di Singapura Dibanting Pengunjung Usai Elus Kepala Anak – Foto Istimewa
-AA+

Singapura – Kepolisian Singapura (SPF) bergerak cepat menyelidiki aksi kekerasan brutal yang menimpa seorang pria lanjut usia (lansia) pemilik warung mi di kawasan East Coast Road, Singapura.

Korban yang berusia sekitar 70-an tahun dan memiliki keterbatasan fisik dalam berjalan harus mengalami nasib nahas setelah dibanting hingga terjatuh oleh seorang pengunjung pria dewasa.

Insiden arogansi tersebut seketika memicu kemarahan publik setelah rekaman dan kronologinya beredar luas di berbagai jejaring sosial.

Peristiwa penganiayaan ini dilaporkan terjadi di sebuah tempat makan kawasan kuliner sibuk pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Berdasarkan keterangan saksi serta investigasi awal kepolisian, insiden bermula ketika korban yang sedang berjuang berjalan sambil memegangi meja-meja pengunjung melintas di dekat meja pelaku.

Advertisement

Saat berjalan lewat, korban secara spontan mengulurkan tangan seketika dan menyentuh atau mengelus kepala anak perempuan dari pengunjung tersebut.

Alih-alih menegur secara baik-baik atau menanyakan maksud korban, pelaku yang merupakan seorang pria berusia sekitar 40 tahun justru merespons tindakan sepele tersebut dengan kemarahan destruktif.

Pelaku secara kasar mendorong dan membanting korban lansia yang tengah kesulitan menjaga keseimbangan tubuhnya hingga tersungkur jatuh ke lantai.

Tindakan semena-mena ini langsung menuai kecaman keras dari masyarakat setempat maupun warganet internasional mengingat kondisi fisik korban yang sudah uzur.

Pihak keluarga korban yang tidak terima atas perlakuan kasar tersebut segera membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Menanggapi laporan tersebut, aparat penegak hukum langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam detik-detik aksi kekerasan itu terjadi.

Pilihan Editor :  Fast and Furious Movie All Memories Paul Walker and Brother

Polisi Kantongi Identitas Pelaku dan Lakukan Penyelidikan Intensif

Kepolisian Singapura melalui keterangan resminya mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima aduan resmi dan mengantongi identitas terduga pelaku yang berumur 40 tahun tersebut.

Aparat penegak hukum menegaskan bahwa tindakan kekerasan fisik terhadap warga lanjut usia, terlebih di ruang publik, merupakan pelanggaran hukum serius yang tidak dapat ditoleransi.

Berdasarkan penelusuran keluarga, tempat makan tempat kejadian perkara menaungi dua gerai berbeda, yakni di pusat perbelanjaan Roxy Square di East Coast Road serta satu lagi di area kedai kopi dekat Telok Kurau Road.

Korban dikenal sebagai sosok paruh baya pekerja keras yang mendedikasikan kesehariannya mengelola usaha warung mi sederhana di tengah keterbatasan fisiknya.

Hingga saat ini, proses penyidikan masih terus berjalan secara intensif oleh satuan Reserse Kriminal Kepolisian Singapura untuk memanggil terduga pelaku guna menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi alarm pengingat penting mengenai pentingnya mengendalikan emosi di ruang publik serta perlindungan hukum yang tegas terhadap kaum rentan seperti lansia dan anak-anak dari ancaman arogansi personal.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti