Panglima TNI Hadiri Hit & Eat Kodam Jaya, Perkuat Kebersamaan
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri kegiatan Hit & Eat Kodam Jaya/Jayakarta di Lapangan Kartika, Jakarta, Jumat, 25 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi langsung antara prajurit TNI dengan masyarakat, pengemudi ojek online, dan insan media dalam rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI tahun 2026.
Dalam kegiatan itu, Agus Subiyanto bersama jajaran Kodam Jaya terlibat dalam proses memasak sebanyak 2.000 porsi makanan yang kemudian dibagikan kepada masyarakat dan pengemudi ojek online.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembagian makanan, tetapi juga menghadirkan layanan sosial dan hiburan bagi peserta yang hadir di Lapangan Kartika Kodam Jaya.
Agus hadir bersama Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., serta Ketua Persit KCK Daerah Jaya.
Konten kreator Bobon Santoso turut bergabung dalam kegiatan yang dikemas dengan suasana informal tersebut.
Keterlibatan berbagai kelompok dalam satu kegiatan membuat Hit & Eat menjadi salah satu bentuk interaksi publik yang mempertemukan unsur militer, masyarakat, pengemudi ojol, dan media dalam ruang yang sama.
Bagi masyarakat, kegiatan semacam ini bukan hanya berkaitan dengan pembagian makanan.
Interaksi langsung di ruang publik memberikan kesempatan bagi institusi TNI untuk membangun komunikasi dengan kelompok masyarakat yang sehari-hari memiliki aktivitas dan kepentingan berbeda.
Coffee Morning TNI dan Media
Rangkaian kegiatan Hit & Eat juga diisi dengan bermain musik serta Coffee Morning bersama insan media.
Coffee Morning tersebut mengangkat tema “Satu Narasi, Satu Pengabdian, Mengawal Jakarta, Menjaga Indonesia.”
Tema tersebut menjadi bagian dari ruang komunikasi antara TNI dan media dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Pertemuan informal seperti Coffee Morning memungkinkan komunikasi berlangsung dalam suasana yang lebih dekat dibandingkan forum resmi.
Dalam konteks hubungan kelembagaan, komunikasi antara institusi publik dan media menjadi bagian penting karena media memiliki fungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai prinsip jurnalistik.
Namun, kedekatan komunikasi tidak menghilangkan kebutuhan terhadap independensi media.
Informasi mengenai kegiatan TNI tetap perlu disampaikan berdasarkan fakta, sumber yang jelas, serta verifikasi jurnalistik agar pemberitaan tidak berubah menjadi sekadar publikasi kegiatan.
Keterlibatan pengemudi ojek online juga memberikan dimensi berbeda dalam kegiatan tersebut.
Kelompok pengemudi ojol merupakan bagian dari masyarakat perkotaan yang banyak beraktivitas di ruang publik dan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat.
Dengan melibatkan mereka dalam kegiatan sosial, ruang komunikasi TNI menjadi lebih luas dan tidak hanya berlangsung di lingkungan internal institusi.
Bagian dari Rangkaian HUT ke-81 TNI
Hit & Eat Kodam Jaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 TNI tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Kartika, Kodam Jaya/Jayakarta, Jakarta, pada Jumat, 25 September 2026.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempertemukan prajurit dengan masyarakat melalui aktivitas memasak, pembagian makanan, layanan sosial, hiburan, dan komunikasi bersama media.
Kehadiran langsung Panglima TNI dan jajaran Kodam Jaya juga menunjukkan bahwa kegiatan tidak hanya melibatkan unsur pelaksana di tingkat satuan, tetapi turut dihadiri pimpinan TNI.
Dari sisi kepentingan publik, salah satu hal yang dapat dicermati dari kegiatan tersebut adalah bagaimana institusi TNI membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan nonformal.
Pendekatan semacam itu memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan prajurit di luar konteks tugas pertahanan dan keamanan.
Pada saat yang sama, kegiatan bersama media menjadi ruang komunikasi publik mengenai aktivitas dan pengabdian TNI.
Tema “Satu Narasi, Satu Pengabdian, Mengawal Jakarta, Menjaga Indonesia” menempatkan komunikasi sebagai salah satu unsur yang menyertai kegiatan tersebut.
Meski demikian, narasi kelembagaan tetap perlu dibedakan dari produk jurnalistik.
Media memiliki kewajiban untuk memverifikasi informasi, menjaga keberimbangan, serta memberikan ruang terhadap informasi relevan dari pihak-pihak yang berkepentingan apabila terdapat isu yang membutuhkan klarifikasi.
Dalam kegiatan Hit & Eat, aspek sosial terlihat melalui pembagian 2.000 porsi makanan kepada masyarakat dan pengemudi ojek online.
Sementara itu, aspek komunikasi terlihat melalui Coffee Morning bersama insan media.
Adapun aspek kebersamaan tercermin dari keterlibatan prajurit, masyarakat, pengemudi ojol, konten kreator, dan insan media dalam satu kegiatan.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya dikemas melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Bagi publik, informasi utama dari kegiatan ini adalah lokasi, waktu, pihak yang terlibat, bentuk kegiatan sosial, serta konteksnya sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI.
Hit & Eat Kodam Jaya digelar di Lapangan Kartika, Jakarta, pada 25 September 2026, dengan salah satu kegiatan utamanya memasak dan membagikan 2.000 porsi makanan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi antara TNI, masyarakat, pengemudi ojek online, dan insan media dalam suasana informal.
FAQ Hit & Eat Kodam Jaya
Apa itu kegiatan Hit & Eat Kodam Jaya?
Hit & Eat merupakan kegiatan yang digelar Kodam Jaya/Jayakarta di Lapangan Kartika, Jakarta, pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan masyarakat, pengemudi ojek online, prajurit TNI, dan insan media dalam suasana kebersamaan.
Kapan Hit & Eat Kodam Jaya digelar?
Kegiatan Hit & Eat Kodam Jaya/Jayakarta digelar pada Jumat, 25 September 2026, di Lapangan Kartika, Kodam Jaya, Jakarta.
Berapa jumlah makanan yang dimasak dalam kegiatan Hit & Eat?
Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI bersama jajaran Kodam Jaya dan pihak yang terlibat memasak sekitar 2.000 porsi makanan untuk dibagikan kepada masyarakat dan pengemudi ojek online.
Siapa saja yang hadir dalam kegiatan Hit & Eat Kodam Jaya?
Kegiatan tersebut dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, Ketua Persit KCK Daerah Jaya, konten kreator Bobon Santoso, serta masyarakat, pengemudi ojek online, prajurit TNI, dan insan media.
Apa saja rangkaian kegiatan Hit & Eat Kodam Jaya?
Rangkaian kegiatan meliputi memasak dan membagikan makanan, layanan sosial, hiburan, bermain musik, serta Coffee Morning bersama insan media.
Apa tema Coffee Morning Kodam Jaya bersama media?
Coffee Morning bersama insan media mengangkat tema “Satu Narasi, Satu Pengabdian, Mengawal Jakarta, Menjaga Indonesia.”
Apakah Hit & Eat merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-81 TNI?
Ya. Kegiatan Hit & Eat Kodam Jaya merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 TNI tahun 2026.
Apa tujuan kegiatan Hit & Eat Kodam Jaya?
Kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan dan komunikasi antara TNI dengan masyarakat, pengemudi ojek online, serta insan media melalui aktivitas sosial dan interaksi langsung.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

