Jumat, 6 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Ekonomi » Data Desil Dipersoalkan Warga, Kondisi Ekonomi Harus Diuji di Lapangan

Data Desil Dipersoalkan Warga, Kondisi Ekonomi Harus Diuji di Lapangan

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Sejumlah warga Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, mempertanyakan ketidaksesuaian data desil dengan kondisi sosial ekonomi yang mereka alami.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak kelurahan memastikan warga dapat mengajukan penyesuaian data melalui mekanisme verifikasi kondisi faktual di lapangan.

Lurah Bojong Rawalumbu Warjan mengatakan data desil yang menjadi acuan berasal dari pemerintah pusat melalui pendataan nasional.

Karena itu, pemerintah kelurahan tidak memiliki kewenangan untuk mengubah data tersebut secara langsung.

Menurut Warjan, keluhan warga yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data desil perlu ditindaklanjuti melalui proses verifikasi.

Pemeriksaan diperlukan agar pengajuan penyesuaian memiliki dasar berdasarkan kondisi warga yang sebenarnya.

“Datanya memang dari pusat, lewat BPS. Kadang ada warga yang datang karena merasa datanya tidak sesuai. Jadi memang perlu kita verifikasi dulu,” ujar Warjan, Selasa (1/9/2026).

Ia menjelaskan, warga yang merasa masuk dalam kelompok desil yang tidak sesuai dengan kondisi ekonominya dapat menyampaikan pengajuan kepada pemerintah kelurahan.

Pengajuan tersebut kemudian dilengkapi dengan hasil verifikasi sebelum diteruskan kepada Dinas Sosial.

“Prosesnya pengajuan dulu, dilampirkan dengan data hasil verifikasi. Nanti tim kelurahan yang melakukan verifikasi,” katanya.

Verifikasi dilakukan bersama unsur kewilayahan, termasuk pengurus RT.

Petugas akan melihat kondisi faktual warga dengan mempertimbangkan sejumlah indikator sosial ekonomi.

Pemeriksaan tersebut antara lain mencakup kondisi tempat tinggal serta keadaan kehidupan sehari-hari.

Data lapangan kemudian digunakan sebagai bahan dalam proses pengajuan penyesuaian data.

Warjan menjelaskan desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi sosial ekonomi.

Dalam penjelasannya, desil 1 merupakan kelompok sangat miskin, desil 2 kelompok miskin, sedangkan desil 3 termasuk kelompok rentan miskin.

“Dari poin-poin tersebut nanti secara spesifik dicek di lapangan, mulai dari keadaan rumah dan kondisi warga,” ujarnya.

Baca juga :  Afiliasi: Peluang Menjanjikan untuk Anak Sekolah, SMP, SMA, Mahasiswa, dan Freelancer

Persoalan ketidaksesuaian data desil menjadi penting karena pengelompokan sosial ekonomi dapat berkaitan dengan penentuan sasaran berbagai program pemerintah.

Karena itu, akurasi data menjadi salah satu faktor penting agar kebijakan dan bantuan dapat diarahkan kepada kelompok masyarakat yang sesuai dengan kriteria.

Kelurahan Tidak Bisa Mengubah Data Secara Langsung

Mekanisme yang dijelaskan Kelurahan Bojong Rawalumbu menunjukkan bahwa pengaduan warga tidak serta-merta membuat perubahan data terjadi di tingkat kelurahan.

Kelurahan berperan melakukan verifikasi terhadap kondisi warga dan menyiapkan hasil pemeriksaan sebagai bagian dari proses pengajuan. Selanjutnya, data tersebut diteruskan kepada instansi terkait untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan mekanisme tersebut, warga yang merasa memperoleh klasifikasi desil yang tidak sesuai perlu mengikuti tahapan pengajuan dan verifikasi. Pemeriksaan lapangan menjadi penting agar perubahan data tidak hanya didasarkan pada pengakuan atau persepsi warga, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi yang dapat diverifikasi.

Di sisi lain, kelurahan juga menghadapi keterbatasan dalam memastikan berapa banyak warga yang telah mengajukan penyesuaian data desil. Warjan mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah pengajuan yang telah masuk di wilayahnya.

“Untuk jumlah yang sudah mengajukan penyesuaian desil, kita belum tahu persis. Nanti datanya akan saya tanyakan lagi,” kata Warjan.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa data mengenai jumlah warga yang mengajukan penyesuaian belum tersedia secara pasti pada saat keterangan diberikan.

Kelurahan Bojong Rawalumbu selanjutnya mengimbau warga yang merasa data desilnya tidak mencerminkan kondisi sosial ekonomi sebenarnya agar menempuh mekanisme pengajuan yang tersedia.

Warga diminta menyampaikan keberatan melalui jalur yang telah disediakan agar pemerintah dapat melakukan verifikasi terhadap kondisi faktual di lapangan. Hasil verifikasi tersebut kemudian menjadi bagian dari proses pengajuan kepada Dinas Sosial.

Baca juga :  Hakikat Bisnis Retail, Menyediakan Kualitas, Menaklukkan Persaingan, dan Membangun Kesuksesan

Bagi pemerintah, mekanisme tersebut menjadi penting untuk menjaga akurasi pendataan sekaligus memastikan setiap perubahan memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara bagi masyarakat, keterbukaan mengenai mekanisme pengajuan dan verifikasi menjadi hal penting agar warga mengetahui ke mana harus menyampaikan keberatan ketika menemukan data yang dinilai tidak sesuai.

Persoalan data sosial ekonomi pada akhirnya tidak hanya menyangkut angka atau klasifikasi administratif. Ketepatan data menentukan bagaimana pemerintah membaca kondisi masyarakat dan merancang intervensi kebijakan.

Karena itu, keluhan warga mengenai ketidaksesuaian data perlu ditangani secara terbuka, terukur, dan berdasarkan verifikasi. Dengan mekanisme tersebut, data yang digunakan pemerintah diharapkan semakin mencerminkan kondisi riil masyarakat di tingkat paling bawah.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • THR Satpam Pakuwon Mall Bekasi Belum Dibayar, Disnaker Disorot

    THR Satpam Pakuwon Mall Bekasi Belum Dibayar, Disnaker Disorot

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    “Mereka juga mendesak adanya tindakan tegas terhadap pihak perusahaan atau vendor yang tidak memenuhi kewajiban”

  • Polda Jabar Gelar Bakti Sosial untuk Penyandang Disabilitas Sambut Hari Bhayangkara ke-79.

    Polda Jabar Gelar Bakti Sosial untuk Penyandang Disabilitas Sambut Hari Bhayangkara ke-79.

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Jawa Barat – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar kegiatan bakti sosial yang ditujukan bagi para penyandang disabilitas. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Aula Lantas Polda Jabar dan diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan […]

  • Koramil Cakung dan Warga Perkuat Siskamling Jaga Kamtibmas

    Koramil Cakung dan Warga Perkuat Siskamling Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur – Koramil 06/Cakung bersama warga dan sejumlah unsur terkait menggelar patroli serta siskamling untuk menjaga keamanan lingkungan, Jumat (14/8/2026). Kegiatan berlangsung di RT 03/RW 05, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dengan melibatkan berbagai unsur kewilayahan. Babinsa Koramil 06/Cakung, Bhabinkamtibmas Polsek Cakung, Satpol PP Kecamatan, FKDM, FKPM, serta warga mengikuti kegiatan tersebut. […]

  • Debriefing Jadi Ajang Silaturahmi dan Pisah Sambut Asintel Danpasmar 3

    Debriefing Jadi Ajang Silaturahmi dan Pisah Sambut Asintel Danpasmar 3

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sorong — Suasana penuh kehangatan menyelimuti acara debriefing yang digelar Staf Intelijen Pasmar 3 di Lantai 1 Resto & Cafe Prime Hotel Vega, Sabtu (20/9/2025). Agenda ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momen pisah sambut Asisten Intelijen (Asintel) Danpasmar 3. Dalam acara tersebut, Kolonel Marinir Ernst Rikumahu, CRMP., mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi […]

  • Aplikasi Penghasil Uang Februari 2025: Solusi Cuan Tambahan Langsung ke DANA

    Aplikasi Penghasil Uang Februari 2025: Solusi Cuan Tambahan Langsung ke DANA

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Aplikasi penghasil uang DANA 2025 menjadi solusi menarik bagi mereka yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan mudah

  • Kasum TNI Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan Bukan Serampangan

    Kasum TNI Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan Bukan Serampangan

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Sulawesi Tenggara – Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon, didampingi Kajampidsus Febrie Adriansyah, meninjau langsung kegiatan penertiban kawasan hutan di Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara, Kamis (11/9/2025). Kunjungan kerja ini dilakukan di lokasi dua perusahaan yang terbukti melakukan pembukaan lahan tanpa izin, yakni PT Weda Bay Nickel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, dan […]

expand_less