Satgas TMMD Ke-130 dan Warga Yamboi Percepat Pembangunan Jalan
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 56 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Manokwari Selatan – Personel Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan bersama warga terus mengerjakan pembangunan jalan di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Jumat (23/10/2026).
Terik matahari tidak menyurutkan semangat prajurit TNI dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan akses jalan yang diharapkan mampu menunjang aktivitas warga sehari-hari.
Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan sekaligus Dansatgas TMMD Ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas meskipun personel menghadapi cuaca panas selama pengerjaan.
“Teriknya matahari bukan menjadi penghalang bagi kami untuk terus bekerja. Justru semangat masyarakat yang ikut bergotong royong menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh personel Satgas TMMD,” ujar Sunandar.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut bertujuan membantu meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Akses jalan yang lebih baik diharapkan mempermudah warga mengangkut hasil kebun, membantu perjalanan anak-anak menuju sekolah, serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Kampung Yamboi.
Gotong Royong untuk Membuka Akses Masyarakat
Di tengah cuaca terik, prajurit TNI dan warga tetap bekerja bersama untuk melanjutkan pembangunan jalan yang menjadi salah satu sasaran program TMMD Ke-130.
Keterlibatan masyarakat memperlihatkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur di lingkungan mereka.
Bagi warga Kampung Yamboi, akses transportasi memiliki peran penting dalam menunjang berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan sehari-hari hingga distribusi hasil perkebunan.
Jalan yang memadai juga berpotensi membantu warga menjangkau fasilitas pendidikan dan lokasi kegiatan ekonomi dengan lebih mudah.
Karena itu, pembangunan akses jalan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga dengan kemudahan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Meski demikian, keterangan yang tersedia belum menjelaskan panjang jalan yang dibangun, nilai anggaran, volume pekerjaan, maupun persentase penyelesaian hingga Jumat (23/10/2026).
Informasi tersebut diperlukan untuk memberikan gambaran terukur mengenai kemajuan pembangunan dan target penyelesaian jalan di Kampung Yamboi.
Dansatgas Tekankan Manfaat Jangka Panjang
Sunandar menyebut pembangunan jalan sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di kawasan pedesaan yang membutuhkan peningkatan sarana transportasi.
Ia berharap keberadaan jalan tersebut dapat membuka akses wilayah, memperlancar mobilitas penduduk, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
“Kami berharap jalan ini nantinya dapat membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi warga,” kata Sunandar.
Ia menambahkan bahwa pekerjaan yang berlangsung saat ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Yamboi dalam jangka panjang.
“Apa yang kami kerjakan hari ini merupakan investasi untuk masa depan masyarakat Kampung Yamboi,” ujarnya.
Harapan tersebut menempatkan pembangunan jalan sebagai salah satu upaya memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah Manokwari Selatan.
Namun, manfaat nyata pembangunan nantinya juga bergantung pada kualitas hasil pekerjaan, pemeliharaan jalan, serta kemudahan warga memanfaatkan akses tersebut setelah pengerjaan selesai.
Selain itu, akses transportasi yang memadai perlu mendukung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam aktivitas ekonomi maupun sosial.
TMMD Dorong Pembangunan dan Kebersamaan
Melalui program TMMD Ke-130, Kodim 1808/Manokwari Selatan melanjutkan upaya pembangunan infrastruktur bersama masyarakat Kampung Yamboi.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong kebersamaan antara prajurit TNI dan warga melalui kegiatan gotong royong.
Kerja bersama itu memberi ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan lingkungan mereka.
Di sisi lain, keterlibatan prajurit TNI dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya pemerintah daerah meningkatkan akses dan sarana transportasi di wilayah pedesaan.
Meski demikian, keberhasilan program tidak cukup diukur dari penyelesaian pekerjaan fisik semata.
Kualitas infrastruktur, ketahanan jalan, dan pemanfaatannya oleh masyarakat juga menjadi aspek penting dalam menilai manfaat pembangunan.
Karena itu, penyelesaian jalan di Kampung Yamboi diharapkan berjalan sesuai sasaran dan menghasilkan akses yang mendukung kebutuhan warga.
Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan bersama masyarakat pun terus melanjutkan pekerjaan di tengah cuaca panas.
Melalui pembangunan tersebut, TNI dan warga berharap konektivitas Kampung Yamboi semakin baik sehingga aktivitas sehari-hari, akses pendidikan, dan distribusi hasil kebun dapat berjalan lebih lancar.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

