Sabtu, 10 Okt 2026
Beranda » EKONOMI » Perkara Kepailitan dan PKPU Naik, Pelaku Usaha Mulai Berpikir Business Exit

Perkara Kepailitan dan PKPU Naik, Pelaku Usaha Mulai Berpikir Business Exit

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
  • print Cetak

Pascapandemi Covid-19, jumlah perkara kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di Indonesia terus meningkat. Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) lima pengadilan niaga di seluruh Indonesia, permohonan PKPU tercatat sudah mencapai 611 perkara per November 2023. Jumlah ini naik dari tahun sebelumnya, yaitu 510 perkara.

Perkara Kepailitan dan PKPU Naik, Pelaku Usaha Mulai Berpikir Business Exit

Berbeda dengan perkara PKPU, total jumlah perkara kepailitan yang masuk di lima pengadilan niaga mengalami penurunan. Sepanjang Januari-November 2023 tercatat jumlah perkara kepailitan yang terdaftar sebanyak 86 perkara. Jumlah ini turun 13 perkara dari tahun 2022 di periode yang sama.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menilai salah satu penyebab kenaikan tren perkara kepailitan dan PKPU adalah adanya mekanisme yang mudah dalam persidangan kepailitan dan PKPU. Selain itu, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih akibat pandemi juga menjadi faktor pendorong.

“Pandemi kemarin terus berlanjut, sehingga memang perusahaan banyak yang masih belum kembali normal seperti sediakala sehingga banyak persoalan yang berujung pada kepailitan dan PKPU. Di sisi lain, kami melihat mekanisme PKPU itu terlalu mudah, sehingga semua orang bisa dengan mudah melakukan PKPU,” ujar Ketua Kebijakan Publik APINDO, Sutrisno Iwantono.

APINDO sendiri telah mengajukan permohonan amandemen Undang-undang No.37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU. Permohonan itu sudah disampaikan kepada pemerintah, namun hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai amandemen tersebut.

Dalam menyongsong tahun 2024, APINDO berharap jumlah perkara kepailitan dan PKPU akan berkurang. Hal ini tentunya tergantung dari situasi ekonomi dunia ke depan dan kondisi masing-masing perusahaan.

Sejalan dengan APINDO, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia juga melihat prospek dunia usaha akan lebih baik di tahun 2024. Hal ini tentunya akan berdampak pada penurunan jumlah perkara kepailitan dan PKPU.

Pilihan Editor :  Belgia Legalkan Pekerja Seks Sebagai Profesi Formal, Jamin Hak dan Keamanan

“Kita berharap perusahaan akan kembali baik dan prospek ke depan akan lebih baik,” ujar Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Otonomi Daerah KADIN, Sarman Simanjorang.

Akademisi serta guru besar bidang Ilmu Hukum Kepailitan Universitas Airlangga, Prof Hadi Subhan mengatakan secara umum memang terjadi peningkatan dalam perkara kepailitan dan PKPU, apalagi puncaknya pada tahun 2021 saat pandemi melanda.

“Tahun 2021 itu terbanyak, lalu setelah itu tahun 2022 dan 2023 cenderung tambahannya sedikit dibanding tahun 2021, karena tahun itu puncaknya pandemi. Kalau peningkatan di antara tahun 2022 dan 2023 menurut saya masih dalam taraf stabil dan mungkin bisa jadi sampai akhir tahun nanti bisa jadi sama atau sedikit berlebih daripada tahun lalu,” ujar Prof Hadi.

Perkara Kepailitan dan PKPU Naik, Pelaku Usaha Mulai Berpikir Business Exit

Prof Hadi juga melihat bahwa industri yang paling banyak mengalami PKPU dan kepailitan adalah di sektor perdagangan. Hal ini wajar karena sektor perdagangan merupakan sektor yang paling sensitif terhadap perubahan ekonomi.

Dalam melihat perkembangan di tahun 2024, Prof Hadi menyinggung mengenai kemungkinan besar akan lebih banyak terjadi kepailitan dan PKPU karena berbarengan dengan tidak adanya perpanjangan restrukturisasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada sektor keuangan dan perbankan.

Jika tahun 2024 tidak ada perpanjangan OJK, Prof Hadi mengkhawatirkan akan terjadi bom waktu di tahun 2024.

Baca juga : Inovasi Hukum Digital: Riview Mendalam atas Perubahan Terbaru UU ITE 

“Kemungkinan akan naik perkara ini di tahun depan karena tidak adanya faktor yang insidental naiknya ya linier saja begitu. Sepanjang tidak ada insidental seperti revisi undang-undang kepailitan dan kejadian yang sifatnya unpredictable, saya pikir tidak akan ada perubahan signifikan tetapi trennya tetap naik seperti tahun sebelumnya kalau dilihat dari data ke belakang,” ujar Prof Hadi.

Pilihan Editor :  Cara Uang Mengalir Ke Rekening Untuk Pemula

Meski begitu, ia mengimbau agar pelaku usaha harus memikirkan business exit jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kepailitan maupun PKPU merupakan instrumen positif dan negatif sehingga perusahaan harus memahami betul business exit karena tidak ada yang dapat menjamin kestabilan suatu bisnis ke depannya.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Menarik Dibaca

  • Jembatan Garuda Tangerang Rampung, 500 KK Kini Terhubung dan Akses Ekonomi Terbuka

    Jembatan Garuda Tangerang Rampung, 500 KK Kini Terhubung dan Akses Ekonomi Terbuka

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – 28 April 2026 – Jembatan Garuda di Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, rampung 100 persen dan siap diresmikan setelah 16 tahap konstruksi selesai. Proyek ini menghubungkan Panunggangan Utara dan Panunggangan Timur, kemudian membuka akses vital bagi sekitar 500 kepala keluarga di kawasan padat penduduk. Jembatan beton sepanjang delapan meter dibangun di atas gorong-gorong selebar […]

  • TNI AL Bentengi Laut Dumai dari Ancaman Narkotika Internasional

    TNI AL Bentengi Laut Dumai dari Ancaman Narkotika Internasional

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Dumai – Laut Dumai bukan hanya gerbang perdagangan internasional, tetapi juga rawan dijadikan jalur masuk sindikat narkotika. Menyadari ancaman itu, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengamanan pesisir sebagai benteng pertahanan negara dari penyelundupan narkoba. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Workshop Tematik Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar BNN Kota Dumai […]

  • TNI Kerahkan Helikopter Caracal Tangani Karhutla Dekat IKN

    TNI Kerahkan Helikopter Caracal Tangani Karhutla Dekat IKN

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Penajam Paser Utara – TNI mengerahkan helikopter Caracal untuk memperkuat pemadaman karhutla yang kembali membakar lahan sekitar IKN, Kamis (3/9/2026). TNI AU menggerakkan satu helikopter Caracal bersama water bucket dari Kalimantan Selatan menuju Lanud Dhomber, Balikpapan. Langkah tersebut menyasar karhutla di perbatasan Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, sekitar 44 kilometer dari IKN. Api kembali […]

  • Kodim 1710/Mimika Lepas Prajurit Purna Tugas

    Kodim 1710/Mimika Lepas Prajurit Purna Tugas

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Timika – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Markas Kodim 1710/Mimika, Distrik Kuala Kencana, Kamis (31/7/2025). Kodim 1710/Mimika menggelar Wisuda Purna Tugas sebagai bentuk penghormatan kepada prajurit yang telah menuntaskan pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Acara yang berlangsung sederhana namun khidmat di ruang rekreasi Kodim ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim 1710/Mimika, Mayor Inf Abdul […]

  • Kodim Tangerang Lepas Sertu Budi Surahmat Lewat Pemakaman Militer

    Kodim Tangerang Lepas Sertu Budi Surahmat Lewat Pemakaman Militer

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan, 1 September 2026 – Kodim 0506/Tangerang memberikan penghormatan terakhir kepada Sertu Budi Surahmat melalui upacara pemakaman militer. Upacara berlangsung di TMP Bahagia, Jalan Makam ABRI, Kelurahan Perigi Lama, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (1/9/2026). Kasdim 0506/Tangerang Letkol Inf Yuki Amanan memimpin upacara sebagai Inspektur Upacara yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.10 WIB. […]

  • Polda Jabar Mengheningkan Cipta untuk Aipda Cecep Saeful Bahri, Bhayangkara Sejati yang Gugur Saat Tugas

    Polda Jabar Mengheningkan Cipta untuk Aipda Cecep Saeful Bahri, Bhayangkara Sejati yang Gugur Saat Tugas

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung,- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti halaman Mapolda Jawa Barat, Senin (21/07/2025) Seluruh jajaran personel Polda Jabar serentak berdiri tegak dan menundukkan kepala dalam hening, mengenang Aipda Cecep Saeful Bahri, anggota Polri yang gugur saat menjalankan tugas mulia mengamankan pesta rakyat di Kabupaten Garut. Apel pagi kali ini terasa berbeda. Kabidkeu Polda Jabar Kombes […]

expand_less