UBS Run 2025 Ajak Warga Bekasi Cegah HIV/AIDS
Kota Bekasi — Universitas Bani Saleh (UBS) bersama Dinas Kesehatan Kota Bekasi siap menggelar UBS Run 2025 pada Minggu (30/11/2025) di Plaza Patriot Candrabhaga. Mengangkat tagline “Lari Sehat, Bekasi Sehat: Bergerak Bersama Memutus Rantai HIV/AIDS,” kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.
Ajang lari ini tidak hanya dirancang sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga sebagai gerakan edukatif yang mendorong masyarakat untuk hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pencegahan HIV/AIDS. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Bani Saleh, Dr. Ns. Desrinah Harahap, dalam konferensi pers di kampus UBS pada Sabtu (29/11/2025).
“Kegiatan besok bukan sekadar olahraga. Ini adalah bentuk edukasi, kolaborasi, dan kepedulian sosial—baik untuk teman-teman penderita HIV/AIDS maupun bagi masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya pencegahan sejak dini,” ujar Dr. Desrinah.
Beliau juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk berpartisipasi aktif dalam membangun gaya hidup sehat dan menolak stigma negatif terhadap penderita HIV/AIDS.
“Mudah-mudahan acara besok sukses dan bisa terus berlanjut menjadi agenda tahunan Kota Bekasi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia UBS Run 2025, Suhada Mangunkusumo, menjelaskan bahwa kegiatan ini menargetkan 2.000 peserta dan terbagi dalam dua kategori lari, yakni 5K dan 10K.
“Alhamdulillah, meski proses kolaborasinya hanya sekitar tiga minggu, persiapan berjalan lancar. Kami berharap kegiatan ini dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi HIV dan peningkatan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Adapun rute kategori 5K dimulai dari Plaza Candrabhaga dan melalui Jalan Ahmad Yani, Jalan Serma Majuki, Jalan Kemakmuran, serta Jalan Veteran sebelum kembali ke garis finis.
Untuk kategori 10K, peserta akan berlari lebih jauh melewati Kampus Bani Saleh, Jalan M. Hasibuan, Jalan Villa Raya, hingga Jalan Raya Kalimalang.
Dengan semangat olahraga dan kepedulian sosial, UBS Run 2025 diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Bekasi untuk bergerak bersama menuju kota yang lebih sehat, inklusif, dan sadar akan pentingnya pencegahan HIV/AIDS.







