TNI Tambah 308 Personel, Total 1.138 Penyuluh Tangani Karhutla
Jakarta – TNI kembali memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mengerahkan 308 personel penyuluh ke wilayah Kalimantan. TNI memberangkatkan seluruh personel dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu...

Jakarta – TNI kembali memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mengerahkan 308 personel penyuluh ke wilayah Kalimantan.
TNI memberangkatkan seluruh personel dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (29/8/2026).
Sebanyak 216 personel menuju Pontianak, Kalimantan Barat, sedangkan 92 personel lainnya bergerak menuju Balikpapan, Kalimantan Timur.
Tambahan tersebut membuat total personel penyuluh yang TNI kerahkan mencapai 1.138 orang untuk memperkuat penanganan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan.
Pengerahan ini menunjukkan TNI terus menambah kekuatan personel untuk mendukung pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah rawan.
Sebanyak 308 personel tambahan itu terdiri atas Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen).
Mereka berasal dari Mabes TNI, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Sesko TNI, serta Seskoal.
Perkuat Edukasi dan Penanganan di Lapangan
Setibanya di wilayah tujuan, para personel akan menjalankan tugas penyuluhan sekaligus membantu penanganan Karhutla sesuai kebutuhan lapangan.
Mereka akan memperkuat edukasi masyarakat mengenai pencegahan kebakaran serta mendukung upaya antisipasi terhadap potensi meluasnya titik api.
Kehadiran personel juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antara TNI dan unsur terkait dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Langkah tersebut menjadi penting karena penanganan kebakaran membutuhkan kerja bersama antara aparat, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Melalui penambahan personel, TNI berupaya memperluas dukungan terhadap kegiatan pencegahan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah rawan.
Pengerahan penyuluh juga menjadi bagian dari pendekatan TNI yang tidak hanya mengandalkan penanganan ketika kebakaran terjadi.
Edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kesadaran mengenai risiko pembakaran lahan dan pentingnya menjaga lingkungan.
Total 1.138 Personel Diperkuat ke Sumatera dan Kalimantan
Dengan tambahan 308 personel pada Sabtu (29/8/2026), TNI kini telah mengerahkan 1.138 personel penyuluh ke wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Jumlah tersebut mencerminkan penguatan dukungan personel secara bertahap untuk menghadapi ancaman Karhutla di dua kawasan tersebut.
TNI menempatkan personel sesuai kebutuhan wilayah agar kegiatan penyuluhan dan dukungan penanganan dapat berjalan lebih efektif.
Selain menjalankan tugas sesuai bidangnya, personel juga akan berkoordinasi dengan unsur pemerintah dan aparat terkait di daerah.
Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan langkah pencegahan, pemantauan, dan penanganan berjalan secara terpadu.
TNI menegaskan dukungan terhadap penanganan Karhutla akan terus menyesuaikan perkembangan situasi serta kebutuhan di lapangan.
Pengerahan personel tersebut sekaligus memperlihatkan upaya TNI mendukung pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
Di sisi lain, keterlibatan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya kebakaran maupun mencegah api berkembang lebih luas.
Melalui sinergi lintas unsur dan penguatan edukasi, TNI berharap penanganan Karhutla dapat berlangsung lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Penambahan 308 personel dari Jakarta menuju Pontianak dan Balikpapan menjadi bagian terbaru dari rangkaian penguatan TNI menghadapi Karhutla.
Dengan total 1.138 penyuluh yang telah dikerahkan, TNI memperkuat dukungan di lapangan untuk membantu menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.










