SPNMI Dukung Tegas Sikap Kapolri Teguhkan Polri di Bawah Presiden

-AA+

Jakarta – Serikat Pemuda Nusantara Muslim Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait posisi Polri di bawah Presiden.

SPNMI menilai penegasan Kapolri memperkuat komitmen kenegaraan dan meneguhkan Polri sebagai institusi independen sesuai amanat reformasi dan konstitusi.

Ketua Umum SPNMI Banter Adis menilai pernyataan Kapolri mencerminkan tanggung jawab moral dalam menjaga marwah Polri dan sistem ketatanegaraan.

Menurutnya, posisi Polri yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden menjadi fondasi utama stabilitas nasional dan penegakan hukum yang objektif.

“Penegasan Kapolri menunjukkan sikap negarawan dalam menjaga independensi Polri dan keseimbangan kekuasaan negara,” ujar Banter Adis.

Ia menilai wacana menempatkan Polri di bawah kementerian berpotensi melemahkan fungsi strategis kepolisian.

Banter Adis menegaskan gagasan tersebut bertentangan dengan semangat reformasi 1998 dan prinsip demokrasi konstitusional.

Dukungan terhadap posisi Kapolri juga menguat melalui rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri.

Komisi III DPR RI menegaskan Polri tetap berada di bawah Presiden sesuai Ketetapan MPR Nomor VII/MPR/2000.

Seluruh fraksi DPR RI menyepakati keputusan tersebut sebagai langkah konstitusional dan rasional.

“Keputusan ini menunjukkan DPR taat konstitusi dan berpikir jangka panjang menjaga arsitektur kelembagaan negara,” kata Adis.

Selain itu, SPNMI mendukung penguatan peran Kompolnas dalam membantu Presiden menetapkan kebijakan strategis Polri.

SPNMI menilai peran Kompolnas penting dalam proses pengangkatan dan pemberhentian Kapolri sesuai amanat TAP MPR.

Pilihan Editor :  Workaholic: Tanda-Tanda Kamu Terlalu Gila Kerja dan Cara Mengatasinya

Dalam kesempatan itu, Banter Adis memaparkan capaian kinerja Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Berdasarkan data akhir 2025, kinerja Polri mencapai 91,54 persen secara nasional.

Litbang Kompas menempatkan Polri sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik.

Polri juga menempati peringkat ketiga lembaga negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi nasional.

Di tingkat global, Gallup Law and Order Index 2025 menempatkan Indonesia di peringkat 19 dari 144 negara.

Indeks tersebut mencatat skor 89 dengan 83 persen responden merasa aman berjalan sendirian pada malam hari.

“Capaian ini membuktikan Polri bekerja profesional, transparan, dan humanis melalui program Presisi,” tegas Adis.

SPNMI menilai transformasi Polri berbasis HAM dan pelayanan publik menjadi pilar utama penguatan demokrasi nasional.

SPNMI menegaskan posisi Polri di bawah Presiden merupakan keputusan final sesuai UUD 1945 dan amanat reformasi.

“Keputusan ini wajib dijaga bersama demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkas Banter Adis.

gensa.club berkomitmen memberikan berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *