Satgas TNI AD Kerja Hingga Larut Malam, Percepat Rehabilitasi RTLH di Mentawai
MENTAWAI – Personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 terus mempercepat penyelesaian rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Bahkan, pengerjaan dilakukan...

MENTAWAI – Personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 terus mempercepat penyelesaian rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Bahkan, pengerjaan dilakukan hingga larut malam untuk memastikan pembangunan rumah milik Tertinus dan Robert di Dusun Karoniet, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan.
Upaya percepatan tersebut terlihat pada Jumat (5/6/2026) malam ketika sejumlah personel Satgas tetap melanjutkan pekerjaan konstruksi di bawah penerangan lampu kerja.
Kegiatan itu menjadi bagian dari pelaksanaan program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat yang menitikberatkan pada pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Pengerjaan RTLH yang berlangsung hingga malam hari dilakukan sebagai langkah untuk menjaga progres pembangunan tetap berjalan optimal.
Selain faktor target penyelesaian, keterbatasan waktu pelaksanaan dan kondisi cuaca menjadi pertimbangan sehingga pekerjaan dilakukan secara maksimal setiap harinya.
Di lokasi pembangunan, personel Satgas tampak menyelesaikan sejumlah pekerjaan, mulai dari pemasangan dinding, perapian struktur bangunan, hingga persiapan untuk tahapan konstruksi berikutnya.
Aktivitas tersebut berlangsung dengan semangat gotong royong yang melibatkan warga sekitar sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung program pembangunan tersebut.
Salah seorang personel Satgas mengatakan, kerja hingga malam hari merupakan bentuk komitmen prajurit TNI dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak dan aman untuk ditempati.
“Kami tetap bekerja hingga larut malam agar progres pembangunan RTLH milik Bapak Tertinus dan Bapak Robert dapat berjalan sesuai rencana. Ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat agar rumah yang layak huni dapat segera ditempati oleh penerima bantuan,” ujarnya.
Program rehabilitasi RTLH menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam kegiatan Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Melalui program tersebut, TNI berupaya membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal warga yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan hunian.
Sebelumnya, pembangunan rumah milik Tertinus telah memasuki tahap perakitan kuda-kuda atap dan pemasangan dinding. Tahapan tersebut menunjukkan progres pembangunan yang terus bergerak menuju penyelesaian akhir.
Wujud Sinergi TNI dan Masyarakat
Kehadiran personel Satgas di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan warga.
Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor yang mendukung percepatan pekerjaan di lapangan.
Kolaborasi tersebut terlihat dari partisipasi warga yang turut membantu berbagai pekerjaan konstruksi.
Semangat gotong royong yang terbangun mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah, khususnya di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Bagi keluarga penerima manfaat, pembangunan rumah layak huni menjadi harapan besar untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Dengan kondisi bangunan yang lebih baik, kualitas hidup keluarga penerima bantuan diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Tertinus dan Robert menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan kerja keras personel Satgas yang terus bekerja tanpa mengenal waktu demi menyelesaikan pembangunan rumah mereka.
Keduanya juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia serta seluruh personel Satgas Karya Bakti TNI AD yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.
Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat sendiri merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan daerah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui kegiatan tersebut, TNI tidak hanya hadir dalam fungsi pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam membantu mengatasi berbagai persoalan sosial dan kebutuhan dasar masyarakat.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, rehabilitasi RTLH milik Tertinus dan Robert ditargetkan dapat segera rampung.
Penyelesaian program tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan sekaligus menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.**/Fais









