Sabtu, 17 Okt 2026
Beranda » BERITA » Narkoba Picu Pencurian Sawit Terorganisir di Sumut, Petani dan Perusahaan Terdampak

Narkoba Picu Pencurian Sawit Terorganisir di Sumut, Petani dan Perusahaan Terdampak

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan, 19 Juni 2026 – Lonjakan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Utara memicu kekhawatiran serius. Peredaran narkoba diduga kuat menjadi pemicu utama kejahatan terorganisir tersebut.

Aksi pencurian tidak hanya menyasar perkebunan besar, tetapi juga menghantam petani kecil. Dampaknya langsung terasa pada ekonomi keluarga yang bergantung pada hasil panen.

Selain itu, pelaku menjalankan aksi secara sistematis. Mereka memanfaatkan celah pengawasan, bahkan kerap membawa senjata untuk melindungi aktivitas ilegalnya.

Di Kabupaten Langkat, kasus pencurian meningkat menjelang masa panen. Situasi ini memperlihatkan pola kejahatan yang terencana dan berulang.

Petani sawit rakyat menjadi kelompok paling rentan. Mereka kehilangan sumber penghasilan utama tanpa perlindungan keamanan memadai.

Arman (54), petani setempat, mengaku rutin kehilangan hasil panen. Ia menilai kerugian tersebut langsung memukul kebutuhan keluarga.

“Setiap tandan sangat berarti bagi kami. Ketika dicuri, kami langsung kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Arman.

Ia menambahkan, pelaku semakin berani dan terorganisir. Ancaman kekerasan muncul ketika aksi mereka diketahui warga.

“Kalau kepergok, mereka berani mengancam pakai senjata. Situasi ini sangat menakutkan,” katanya.

Korelasi Narkoba dan Kejahatan Sawit

Fenomena ini tidak hanya terjadi pada kebun rakyat. Perusahaan perkebunan negara juga menghadapi tekanan serupa dengan skala kerugian lebih besar.

Data menunjukkan peningkatan signifikan kehilangan TBS dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan tersebut mengindikasikan eskalasi kejahatan yang semakin sistematis.

Pada 2024, kehilangan tercatat 27.405 kilogram. Angka itu melonjak menjadi 215.509 kilogram pada 2025.

Selanjutnya, periode Januari hingga Mei 2026 mencatat kehilangan 219.700 kilogram. Nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Region Head PTPN IV Regional 2, Budi Susanto, menilai pencurian sawit mengancam stabilitas operasional perusahaan.

Pilihan Editor :  Danlanal Bintan Dampingi Menpar RI Kunjungi Pulau Penyengat

“Setiap tandan yang hilang mengganggu produktivitas dan menekan efisiensi kerja di lapangan,” ujar Budi.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, mengungkap keterkaitan kuat antara narkoba dan kejahatan tersebut.

“Kami melihat pola berulang. Saat peredaran narkoba meningkat, pencurian sawit ikut meningkat,” tegas Arya.

Ia menjelaskan, ketergantungan narkoba mendorong kebutuhan ekonomi instan. Kondisi itu memicu pelaku mencari uang melalui tindakan kriminal.

Dampak Sosial dan Ekonomi Meluas

Masalah ini tidak hanya merugikan secara finansial. Pencurian juga merusak tanaman karena panen dilakukan tanpa standar.

Akibatnya, produktivitas kebun menurun dalam jangka panjang. Kerugian terus berlanjut bahkan setelah pencurian berhenti.

Pekerja kebun turut menghadapi tekanan. Mereka kesulitan mencapai target karena buah matang sudah hilang sebelum dipanen.

“Sering kami temukan buah sudah tidak ada. Target panen akhirnya tidak tercapai,” ujar Zulfikar (38), pekerja kebun.

Data menunjukkan Sumatera Utara memiliki tingkat penyalahgunaan narkoba tinggi. Sekitar 1,5 juta orang terindikasi menggunakan narkoba pada 2026.

Mayoritas pengguna berasal dari usia produktif. Kondisi ini memperparah dampak terhadap sektor ekonomi, termasuk perkebunan sawit.

Upaya Pengamanan dan Harapan

Perusahaan kini memperkuat sistem keamanan melalui patroli intensif dan pemetaan wilayah rawan. Selain itu, teknologi pengawasan mulai dimanfaatkan.

Koordinasi dengan aparat penegak hukum dan masyarakat juga ditingkatkan. Langkah ini bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku.

“Ada jaringan penadah yang harus ditindak. Kami berharap aparat segera merespons,” kata Arya.

Ia menegaskan, pemberantasan narkoba harus berjalan seiring dengan penanganan pencurian sawit. Kedua masalah ini saling berkaitan.

Tanpa langkah terpadu, ancaman terhadap ekonomi masyarakat dan industri perkebunan akan terus meningkat di Sumatera Utara.

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Menarik Dibaca

  • Bakamla RI dan Japan Coast Guard Adakan Latihan Bersama Perkuat Keamanan dan Hukum Laut

    Bakamla RI dan Japan Coast Guard Adakan Latihan Bersama Perkuat Keamanan dan Hukum Laut

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam upaya memperkuat peran strategis di bidang keamanan dan penegakan hukum di laut, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) kembali menjalin kerja sama erat dengan Japan Coast Guard (JCG) melalui pelatihan Maritime Law Enforcement 2025 yang resmi dimulai Senin (8/7/2025) di Jakarta Timur. Pelatihan dibuka oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. […]

  • Bersiap – Honda Rilis Motor Baru di Indonesia Pekan Depan, Vario 125?

    Bersiap – Honda Rilis Motor Baru di Indonesia Pekan Depan, Vario 125?

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    PT Astra Honda Motor (AHM) sedang menyiapkan produk terbaru di Indonesia. Kira-kira model apa yang bakal meluncur? Berdasarkan undangan yang diterima redaksi detikcom, PT AHM melakukan konferensi pers pengenalan produk baru Honda pada Senin, 19 September 2022. Lokasinya di AHM Plant Karawang, Jawa Barat. Sementara soal informasi produknya masih ditutup rapat-rapat. AHM Plant Karawang diketahui […]

  • Brimob Batalyon C Terjun ke Paku Jaya: Bantu Warga Bersihkan Masjid yang Terendam Banjir

    Brimob Batalyon C Terjun ke Paku Jaya: Bantu Warga Bersihkan Masjid yang Terendam Banjir

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Ketika genangan air mulai merendam kawasan pemukiman Paku Jaya Permai, Tangerang Selatan, Minggu (6/7/2025) malam, Tim SAR Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya langsung bergerak cepat. Tak hanya berpatroli, mereka juga ikut membantu warga membersihkan masjid yang kemasukan air. Dipimpin Bripka Agus Supriyanto, S.H., satu unit tim SAR lengkap dengan […]

  • Ngopi Bareng Sambil Mancing di PMC Jepun: Gaungkan Solidaritas Lewat Joran

    Ngopi Bareng Sambil Mancing di PMC Jepun: Gaungkan Solidaritas Lewat Joran

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Tak hanya sesi memancing bersama, panitia juga menyiapkan hiburan musik akustik, pembagian doorprize, dan bincang santai

  • Patroli Gabungan Brimob dan Samapta Ungkap Dugaan Transaksi Tembakau Sintetis

    Patroli Gabungan Brimob dan Samapta Ungkap Dugaan Transaksi Tembakau Sintetis

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Timur, 28 Januari 2026 – Satuan Brimob dan Samapta Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Pekat Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Melalui patroli malam hari, personel Brimob dan Samapta memperkuat kehadiran Polri untuk menjaga rasa aman masyarakat. Selanjutnya, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Pekat Jaya secara serentak di seluruh wilayah hukum. […]

  • Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polda Jabar di Hari Terakhir

    Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polda Jabar di Hari Terakhir

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Bandung,– Ratusan warga memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Jawa Barat pada hari terakhir pelaksanaannya Minggu, (17/08/2025) Program ini digelar untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sejak pagi, antrean panjang sudah terlihat di area kegiatan, Warga berebut beras, minyak goreng, telur, gula, hingga sayuran yang ludes dalam […]

expand_less