Minggu, 1 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Menkes Akui Masih Banyak PR di Sistem Kesehatan Indonesia

Menkes Akui Masih Banyak PR di Sistem Kesehatan Indonesia

  • account_circle Firman Ugm
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan peningkatan angka harapan hidup masyarakat Indonesia menjadi salah satu target utama pemerintah di sektor kesehatan.

Pemerintah menargetkan rata-rata usia harapan hidup penduduk meningkat dari 72 tahun menjadi 76 tahun melalui penguatan sistem pelayanan kesehatan, peningkatan kualitas fasilitas kesehatan, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di seluruh Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi Gunadi Sadikin pada Rabu (6/8/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menyebut setiap kabar meninggalnya masyarakat, khususnya pada usia muda, menjadi bahan evaluasi bagi Kementerian Kesehatan dalam menjalankan mandat yang diberikan Presiden.

Menurut Budi, peningkatan usia harapan hidup tidak hanya menjadi indikator keberhasilan pembangunan kesehatan, tetapi juga mencerminkan efektivitas layanan kesehatan yang diterima masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya melakukan pembenahan secara menyeluruh agar angka kematian yang dapat dicegah semakin menurun.

“Sebagai Menteri Kesehatan, tugas saya dari Bapak Presiden adalah menaikkan rata-rata angka harapan hidup rakyat Indonesia dari 72 ke 76 tahun. Jadi setiap ada yang meninggal itu hati saya sedih. Apalagi kalau meninggalnya masih muda. Saya merasa sebagai Menkes itu gagal karena masih ada teman-teman kita yang meninggal di usia muda,” ujar Budi.

Ia menilai setiap kematian pada usia produktif harus menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menjadi persoalan individu atau keluarga, melainkan juga menjadi indikator bahwa sistem kesehatan masih memerlukan berbagai perbaikan.

Budi menegaskan pemerintah terus mengarahkan kebijakan kesehatan agar masyarakat memiliki akses terhadap layanan medis yang berkualitas sejak tahap pencegahan, pemeriksaan dini, pengobatan, hingga rehabilitasi.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperpanjang usia harapan hidup secara nasional.

Baca juga :  Satgas Kodam IM Percepat Jembatan Armco Bener Meriah

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan target tersebut.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat dicapai hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Kekurangan itu ada, dan itulah yang harus kita perbaiki. Baik fasilitas kesehatannya, alat-alat kesehatannya, maupun SDM kesehatannya,” katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam sistem kesehatan nasional yang perlu diselesaikan secara bertahap melalui berbagai program perbaikan.

Pemerintah Dorong Perbaikan Sistem Kesehatan Secara Menyeluruh

Budi menjelaskan pembenahan sistem kesehatan akan terus dilakukan dengan memperkuat berbagai aspek layanan.

Langkah tersebut meliputi peningkatan kualitas rumah sakit dan puskesmas, penyediaan alat kesehatan yang memadai, pemerataan tenaga kesehatan, hingga peningkatan kompetensi SDM kesehatan.

Menurutnya, ketersediaan fasilitas kesehatan yang baik harus diikuti dengan tenaga medis yang kompeten serta didukung peralatan yang memadai agar masyarakat memperoleh pelayanan yang optimal.

Di sisi lain, ia juga mengajak seluruh pihak untuk aktif memberikan masukan terhadap pelaksanaan program kesehatan pemerintah.

Masukan dari tenaga kesehatan, pemerintah daerah, organisasi profesi, akademisi, maupun masyarakat dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

“Tolong bantu juga teman-teman untuk terus memberikan masukan agar semua perbaikan itu bisa kita laksanakan,” ujar Budi.

Ajakan tersebut menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan membutuhkan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat.

Pemerintah memandang kolaborasi menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembenahan sistem kesehatan nasional.

Target peningkatan angka harapan hidup dari 72 tahun menjadi 76 tahun merupakan bagian dari agenda pembangunan kesehatan yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif, tanpa mengabaikan layanan kuratif maupun rehabilitatif.

Baca juga :  Kasum TNI Dorong Modernisasi Komunikasi Militer

Melalui penguatan sistem kesehatan secara menyeluruh, pemerintah berharap masyarakat dapat hidup lebih sehat, memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih merata, serta menekan angka kematian yang masih dapat dicegah.

Pernyataan Menteri Kesehatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan kesehatan.

Setiap kematian, khususnya yang terjadi pada usia muda, dipandang sebagai pengingat bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan harus terus menjadi prioritas demi tercapainya target usia harapan hidup yang lebih tinggi bagi masyarakat Indonesia.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Firman Ugm adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji dalam Kasus PPPK Pengguna Narkotika

    Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji dalam Kasus PPPK Pengguna Narkotika

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Oleh: Frits Saikat, Aktivis Sosial Kemanusiaan Opini – Kasus dugaan keterlibatan tiga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kecamatan Bekasi Utara dalam penyalahgunaan narkotika menjadi ujian serius bagi komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menegakkan disiplin aparatur negara. Persoalan ini bukan semata menyangkut pelanggaran individu, melainkan menyentuh aspek yang lebih mendasar, yakni kredibilitas birokrasi, […]

  • Patroli Malam TNI Perkuat Sinergi Warga Jaga Kamtibmas Tangerang

    Patroli Malam TNI Perkuat Sinergi Warga Jaga Kamtibmas Tangerang

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Kodim 0506/Tangerang memperkuat sinergi bersama masyarakat melalui patroli malam terpadu di wilayah teritorialnya, Selasa (28/7/2026). Langkah preventif tersebut menyasar pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat komunikasi antara TNI dengan warga dalam menjaga stabilitas wilayah. Patroli melibatkan Babinsa Koramil 06/Cibodas dan Koramil 08/Pamulang bersama Komponen Pendukung (Komduk), Linmas, organisasi kemasyarakatan, serta […]

  • Lanal Sabang Gelar Opening Ceremony Patkor Indindo-45rd/25 Secara Virtual: Perkuat Kerja Sama Maritim Indonesia–India

    Lanal Sabang Gelar Opening Ceremony Patkor Indindo-45rd/25 Secara Virtual: Perkuat Kerja Sama Maritim Indonesia–India

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Sabang – Pangkalan TNI AL (Lanal) Sabang menggelar Opening Ceremony Patroli Terkoordinasi (Patkor) Indindo-45rd/25 secara virtual, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh Danguskamla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Dedi Komarudin, S.H., M.Tr.Opsla., S.Sos., yang terhubung langsung dengan jajaran Indian Navy di India. Acara terpusat di Aula Teuku Umar, Mako Lanal Sabang, serta dihadiri […]

  • Selang Gas Bocor Picu Kebakaran di Koja, Satu Warga Luka Bakar Saat Terjebak Api

    Selang Gas Bocor Picu Kebakaran di Koja, Satu Warga Luka Bakar Saat Terjebak Api

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta Utara, 29 Maret 2026 – Kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Lagoa Terusan Gang 1, Koja, Minggu pagi, satu warga mengalami luka bakar. Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30 WIB saat aktivitas memasak berlangsung di salah satu rumah kontrakan di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja. Api diduga berasal dari kebocoran selang gas yang sudah tidak layak […]

  • Wartawan Mencobai Sensasi Menembak Juga Mengenal Skadron Udara 33

    Wartawan Mencobai Sensasi Menembak Juga Mengenal Skadron Udara 33

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Suasana berbeda terasa di Lanud Sultan Hasanuddin, Selasa (23/9/2025). Sejumlah wartawan media nasional mendapat kesempatan langka dalam kegiatan press tour bertajuk “Outbound Media Dirgantara 2025”, mengenal lebih dekat satuan-satuan kebanggaan TNI AU sekaligus merasakan langsung pengalaman yang biasa dijalani prajurit. Kunjungan diawali dengan eksplorasi ke Skadron Udara 33, pengawal udara dengan armada pesawat […]

  • IKA Unpad Tekan Akselerasi Ekonomi Hijau Lewat Forum Nasional

    IKA Unpad Tekan Akselerasi Ekonomi Hijau Lewat Forum Nasional

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Juni 2026 – Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menggelar Forum Ekonomi Hijau untuk mendorong percepatan transisi menuju pembangunan rendah karbon dan berkelanjutan. Forum berlangsung di Gedung Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu, dengan melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan pakar lingkungan. IKA Unpad merespons tekanan perubahan iklim global, ketidakpastian ekonomi, serta tuntutan internasional […]

expand_less