Maulid Nabi di Puncak Jaya, TNI-Polri dan Warga Perkuat Persaudaraan

Mulia – Sekitar 300 jemaah berkumpul di Masjid Al-Mujahidin Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan tersebut bersama jajaran...

-AA+

Mulia – Sekitar 300 jemaah berkumpul di Masjid Al-Mujahidin Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan tersebut bersama jajaran TNI, Polri, Satgas, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.

Peringatan berlangsung Minggu, 30 Agustus 2026, di Kampung Trikora, Distrik Mulia, dengan mengusung tema keteladanan akhlak Rasulullah.

Tema tersebut juga menekankan pentingnya mempererat persaudaraan sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang damai dan saling menghormati.

Kegiatan bersama itu sekaligus mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam suasana keagamaan yang berlangsung tertib dan khidmat.

Advertisement

Ketua BKM Masjid Al-Mujahidin Ustaz H. Abdul Mannan, S.H., MKP memimpin rangkaian acara bersama Majelis Masjid Ar-Rahman.

Sementara itu, Ustaz Kabul Yani, M.A., Ketua Masjid Timika, menyampaikan tausiyah kepada jemaah yang mengikuti kegiatan tersebut.

Keteladanan Rasulullah Jadi Pesan Utama

Rangkaian acara meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, selawat Nabi, sambutan, tausiyah, hingga doa penutup.

Dalam sambutannya, Ketua BKM Al-Mujahidin menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, Satgas, panitia, dan jemaah.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai keteladanan tersebut juga diharapkan hadir dalam pelaksanaan tugas serta hubungan sosial masyarakat di Kabupaten Puncak Jaya.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Kabul Yani mengajak jemaah memperbanyak selawat dan meneladani kepribadian Nabi Muhammad SAW.

Ia juga mendorong masyarakat memperkuat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah sebagai bagian dari kehidupan sosial yang harmonis.

Selain itu, Kabul mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Puncak Jaya.

Pilihan Editor :  TMMD ke-126 Kodim 1505/Tidore Resmi Ditutup

Menurutnya, sikap tersebut dapat mendukung terciptanya suasana damai dan kondusif, khususnya dalam kehidupan masyarakat di Tanah Papua.

Pesan itu menempatkan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum membangun hubungan sosial yang lebih erat.

Dandim Ajak Prajurit dan Warga Jaga Kedamaian

Dandim 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han. turut menyampaikan pesan mengenai pentingnya persaudaraan.

“Semoga peringatan Maulid Nabi ini memperkuat persaudaraan kita semua,” ujar Bagus dalam kegiatan tersebut.

Ia mengajak seluruh jemaah menerapkan akhlak Rasulullah SAW dalam setiap bentuk pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita teladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap langkah pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Bagus menilai keteladanan tersebut penting untuk menjaga kedamaian dan memperkuat kebersamaan masyarakat di bumi Puncak Jaya.

Kegiatan itu turut dihadiri Dandim 1714/PJ beserta Ketua Persit KCK Cabang XLI, sejumlah Dansatgas, personel TNI-Polri, serta tokoh masyarakat.

Unsur yang hadir juga mencakup Danramil 1714-01/Mulia, perwakilan Polres Puncak Jaya, dan unsur satuan lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan keterlibatan aparat dan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis.

Sementara itu, personel Kodim, Polres, dan Satgas wilayah Kabupaten Puncak Jaya menjalankan pengamanan selama kegiatan.

Pengamanan terpadu membantu memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman tanpa mengganggu kekhusyukan jemaah.

Persaudaraan Jadi Modal Menjaga Kondusivitas

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperkuat nilai persaudaraan dan toleransi.

Pesan tersebut menjadi relevan dalam menjaga hubungan sosial masyarakat yang beragam di Kabupaten Puncak Jaya.

Melalui kegiatan itu, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, Satgas, dan warga membangun ruang kebersamaan.

Pilihan Editor :  Dankodaeral I Ikuti Vicon Pengarahan Panglima TNI pada PERSAMI KKRI Gelombang ke-3 Tahun 2025

Kebersamaan tersebut dapat menjadi modal sosial untuk menjaga komunikasi serta mencegah munculnya gesekan di tengah masyarakat.

Karena itu, nilai yang disampaikan dalam tausiyah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mendorong penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Para jemaah diharapkan mengambil hikmah Maulid Nabi dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Semangat persaudaraan juga diharapkan memperkuat kepedulian terhadap sesama serta menjaga toleransi antarumat beragama.

Dengan pesan tersebut, peringatan Maulid Nabi di Mulia menjadi momentum memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan aman hingga seluruh rangkaian acara selesai.

Momentum keagamaan itu sekaligus mempertegas pentingnya persatuan, toleransi, dan kebersamaan dalam menjaga kedamaian di Kabupaten Puncak Jaya.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti
Advertisement
Advertisement