Latgabma SGS 2026 Perkuat Kerja Sama TNI AL dan US Navy

Jakarta, 2 September 2026 – TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat memperkuat kerja sama melalui Seminar Hukum dan Kesehatan Latgabma Super Garuda Shield 2026. Seminar tersebut berlangsung pada...

-AA+

Jakarta, 2 September 2026 – TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat memperkuat kerja sama melalui Seminar Hukum dan Kesehatan Latgabma Super Garuda Shield 2026.

Seminar tersebut berlangsung pada 1-2 September 2026 di Kolat Koarmada I, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield ke-V Tahun 2026.

Melalui seminar, kedua angkatan laut bertukar pengetahuan dan pengalaman mengenai dukungan kesehatan serta pelayanan medis dalam operasi militer.

Pembahasan tersebut menitikberatkan pada kesiapan tenaga medis menghadapi kondisi darurat selama pelaksanaan operasi di berbagai lingkungan.

Advertisement

Kegiatan juga mempertemukan para ahli untuk membahas pengalaman dan kemampuan masing-masing dalam memberikan dukungan kesehatan bagi personel.

Bahas Penanganan Korban di Medan Operasi

Dalam rangkaian Medical Subject Matter Expert Exchange (SMEE) TNI AL-US Navy, peserta membahas sejumlah kemampuan kesehatan lapangan.

Materi tersebut mencakup Tactical Combat Casualty Care (TCCC), Damage Control Surgery (DCS), dan Damage Control Resuscitation (DCR).

Selain itu, peserta membahas Prolonged Maritime and Field Care, Casualty Evacuation, serta Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).

Materi tersebut memiliki relevansi penting dalam mendukung kemampuan personel menghadapi korban luka maupun kondisi medis selama operasi.

Melalui pertukaran keahlian, peserta dapat memperluas pemahaman mengenai prosedur penanganan medis dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.

Kegiatan itu juga memberikan ruang bagi TNI AL dan US Navy untuk menyelaraskan pemahaman dalam menghadapi tantangan dukungan kesehatan operasi.

“Seminar ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat.”

Pertukaran tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memperkuat pemahaman bersama dalam pelaksanaan operasi multinasional.

Pilihan Editor :  Pangdam XIV/Hasanuddin Tutup Pendidikan SPPI Batch-3 di Makassar

Diplomasi Pertahanan melalui Latihan Bersama

Super Garuda Shield menjadi salah satu wadah kerja sama militer yang mempertemukan personel dari Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam konteks tersebut, seminar hukum dan kesehatan melengkapi rangkaian latihan melalui penguatan kapasitas dan pertukaran keahlian.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan tidak hanya berlangsung melalui latihan taktis di lapangan.

Kerja sama juga mencakup peningkatan kemampuan pendukung, termasuk pelayanan kesehatan yang menjadi bagian penting dalam keberhasilan operasi.

Pembahasan HADR turut memperluas cakupan kerja sama karena kemampuan medis memiliki peran penting dalam penanganan situasi kemanusiaan dan bencana.

Karena itu, pertukaran pengalaman antara kedua angkatan laut dapat memperkuat kesiapan menghadapi berbagai skenario operasi.

TNI menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen diplomasi pertahanan dan kerja sama militer multinasional.

Melalui forum ini, kedua pihak membangun pemahaman bersama sekaligus memperkuat hubungan profesional antarpersonel.

Rangkaian seminar pada 1-2 September 2026 tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Latgabma Super Garuda Shield ke-V.

Selain meningkatkan pengetahuan teknis, kegiatan ini memperkuat interoperabilitas dan hubungan kerja sama antara TNI AL dan US Navy.

Dengan demikian, latihan bersama tidak hanya menguji kemampuan operasional, tetapi juga membangun kesiapan melalui pertukaran pengetahuan lintas institusi.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan pertahanan Indonesia-Amerika Serikat melalui latihan dan pengembangan kapasitas bersama.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti
Advertisement
Advertisement