Kodim 1710/Mimika Rampungkan 10 Jembatan Beton Garuda Merah Putih
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 49 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mimika – Kodim 1710/Mimika merampungkan pembangunan 10 titik Jembatan Beton Garuda Merah Putih di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang masuk Tahap V dan Tahap VI program pembangunan Jembatan Garuda, Minggu (11/10/2026).
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari program Presiden Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk meningkatkan konektivitas masyarakat dan mendukung mobilitas warga di berbagai wilayah.
Salah satu jembatan yang terakhir rampung berada di Jalan Nangka, Kelurahan Pasar Sentral, Kabupaten Mimika.
Sebelumnya, masyarakat mengandalkan jembatan kayu hasil swadaya yang kondisinya mulai lapuk sehingga menimbulkan persoalan keamanan bagi pengguna.
Kini, konstruksi beton menggantikan jembatan kayu tersebut dengan struktur yang lebih kokoh untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, mengatakan pembangunan 10 jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.
“Kodim 1710/Mimika telah menyelesaikan pembangunan 10 titik Jembatan Beton Garuda yang tersebar di wilayah Kabupaten Mimika. Sepuluh jembatan tersebut masuk dalam Tahap V dan Tahap VI program Jembatan Garuda,” ujar Jozanda.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Gantikan Jembatan Kayu yang Mulai Lapuk
Pembangunan jembatan beton di Jalan Nangka menjadi salah satu bagian penting dari penyelesaian 10 titik jembatan di Kabupaten Mimika.
Sebelum pembangunan, warga menggunakan jembatan kayu yang mereka bangun melalui swadaya masyarakat.
Namun, kondisi kayu yang mulai lapuk membuat jembatan tersebut kurang aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Melalui pembangunan konstruksi beton, Kodim 1710/Mimika menghadirkan infrastruktur yang lebih kokoh untuk mendukung akses masyarakat.
Keberadaan jembatan yang memadai juga berperan penting dalam menunjang perjalanan warga menuju berbagai lokasi kegiatan, termasuk aktivitas sosial dan ekonomi.
Meski demikian, informasi mengenai panjang, lebar, kapasitas beban, nilai anggaran, serta rincian lokasi sembilan jembatan lainnya belum tersedia dalam keterangan resmi.
Karena itu, dampak pembangunan terhadap waktu tempuh, akses layanan publik, dan peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat belum dapat diukur berdasarkan data yang tersedia.
Konektivitas Wilayah Menjadi Sasaran Pembangunan
Penyelesaian 10 jembatan tersebut memperlihatkan upaya TNI AD dalam mendukung penyediaan infrastruktur yang menunjang kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mimika.
Jembatan memiliki peran penting dalam menghubungkan kawasan permukiman dan mendukung kelancaran mobilitas warga.
Selain itu, akses yang lebih memadai dapat membantu masyarakat menjalankan kegiatan sehari-hari tanpa terlalu bergantung pada infrastruktur yang kondisinya sudah menurun.
Namun, manfaat jangka panjang pembangunan juga bergantung pada pemeliharaan konstruksi, pengawasan kondisi fisik, serta penggunaan jembatan sesuai kapasitasnya.
Oleh karena itu, perawatan secara berkala diperlukan agar jembatan tetap berfungsi dan dapat menunjang kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Letkol Inf Jozanda berharap rampungnya seluruh titik pembangunan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Mimika.
Penyelesaian 10 jembatan dalam Tahap V dan Tahap VI program Jembatan Garuda menjadi bagian dari upaya memperkuat akses masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.
Ke depan, keberlanjutan manfaatnya akan bergantung pada kondisi jembatan, pemeliharaan, dan kebutuhan akses masyarakat di setiap lokasi.
Dengan rampungnya pembangunan tersebut, Kodim 1710/Mimika berharap masyarakat dapat memanfaatkan jembatan untuk menunjang mobilitas serta memperlancar berbagai aktivitas sehari-hari.
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

