Kodam Jaya Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pangdam Ajak Prajurit Maknai Hijrah dengan Pengabdian

Jakarta Timur, 26 Juni 2026 – Kodam Jaya menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas pengabdian, dan membangun karakter prajurit yang berintegritas, Jumat (26/6/2026)....

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Jakarta Timur, 26 Juni 2026 – Kodam Jaya menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas pengabdian, dan membangun karakter prajurit yang berintegritas, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Jihad Makodam Jaya dengan dihadiri Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., pejabat utama Kodam Jaya, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya, serta warga Kodam Jaya.

Peringatan Tahun Baru Islam menjadi agenda pembinaan mental dan rohani bagi prajurit serta keluarga besar Kodam Jaya.

Melalui kegiatan tersebut, Kodam Jaya mengajak seluruh personel menjadikan hijrah sebagai semangat memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Acara diawali dengan rangkaian ibadah bersama yang kemudian dilanjutkan penyampaian pesan moral dan tausiah keagamaan.

Suasana khidmat menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Pangdam Tekankan Nilai Hijrah dalam Kehidupan Prajurit

Dalam sambutannya, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi mengajak seluruh prajurit memaknai Tahun Baru Islam sebagai titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.

Ia menegaskan bahwa semangat hijrah harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai prajurit maupun sebagai anggota masyarakat.

Menurut Pangdam, setiap prajurit perlu memperkuat hubungan dengan Allah SWT sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga sebagai sumber kekuatan moral dan semangat pengabdian.

Pangdam juga mengajak seluruh personel membangun hubungan yang harmonis dengan sesama melalui kepedulian, kerendahan hati, dan semangat melayani masyarakat.

“Jadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik dengan memperkuat hubungan kepada Allah SWT, menjaga keharmonisan keluarga, serta membangun kepedulian dan semangat melayani masyarakat,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi.

Ia menekankan bahwa jabatan dan pangkat bukan tujuan utama dalam kehidupan seorang prajurit.

Pilihan Editor :  Komandan dan Prajurit Lanal Bandung Ikuti Upacara HUT RI ke-80 Tingkat Provinsi Jawa Barat

Menurutnya, masyarakat akan lebih mengingat keteladanan, integritas, dan pengabdian yang ditunjukkan selama menjalankan amanah.

Pangdam mengajak seluruh prajurit meninggalkan sifat malas, egois, tidak jujur, dan apatis dalam menjalankan tugas.

Sebaliknya, ia mendorong tumbuhnya disiplin, loyalitas, rasa syukur, integritas, dan semangat pengabdian yang tulus kepada bangsa.

Tausiah Perkuat Makna Hijrah

Peringatan Tahun Baru Islam juga menghadirkan tausiah dari Ustadz H. Mohamad Amin Sabarudin, Imam Masjid Sunda Kelapa.

Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh jamaah memahami hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, hijrah bukan hanya perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan sikap, perilaku, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut selaras dengan semangat pembinaan mental yang terus dikembangkan di lingkungan Kodam Jaya.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk hingga acara berakhir.

Kodam Jaya berharap peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah mampu memperkuat nilai spiritual, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkokoh semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui momentum hijrah tersebut, Kodam Jaya menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan selalu mengedepankan keteladanan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sumber: Pendam Jaya.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *