Rabu, 4 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Berita » Jurus Jitu Debitur Saat Ketemu Debt Collector Kasar

Jurus Jitu Debitur Saat Ketemu Debt Collector Kasar

  • account_circle Redaktur
  • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jika anda mendapatkan debt collector kasar dalam melakukan penagihan ke rumah anda serta mengganggu kenyamanan hidup, maka segera laporkan DC (debt collector) tersebut ke kantor polisi terdekat.

Debt collector tidak pernah dibenarkan melakukan penagihan dengan cara kasar kepada debitur atau nasabah yang sedang mengalami keterlambatan pembayaran cicilan. Karna itu perbuatan yang melanggar hukum, DC dapat di laporkan kepada pihak berwajib jika terbukti melakukan penagihan dengan cara kasar seperti pengancaman yang mana telah diatur didalam pasal 369 kuhp yang berbunyi :


Jurus Jitu Debitur Saat Ketemu Debt Collector Kasar


(1) Barangsiapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, memaksa orang dengan ancaman akan menista dengan lisan atau menista dengan tulisan  atau dengan ancaman akan membuka rahasia, supaya orang itu memberikan sesuatu barang, yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang itu sendiri atau kepunyaan orang lain, atau supaya orang itu membuat utang atau menghapus piutang, dihukum karena mengancam dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun.


Sebagai seorang debitur cerdas hendaknya mengetahui hal ini dan tidak perlu lari dari kejaran debt collector yang datang ke rumah, hadapi mereka dengan baik selama DC yang datang menagih dengan cara yang sopan, namun jika mereka sudah melakukan hal hal yang kasar atau sudah mengganggu kenyamanan anda, segera rekam perbuatan mereka dan laporkan kepada pihak yang berwajib.

Bagi sebagian orang memang kadang tidak bisa lepas dari jeratan hutang, apalagi saat modern ini, untuk dapat meminjam hutang itu sudah sangat mudah, bahkan dengan hanya bermodal KTP saja sudah bisa mendapatkan pinjaman dari berbagai Pinjol (pinjaman online).

Namun tidak semua masyarakat kita sadar hal ini malah akan menjadi penyakit serta beban di kemudian hari seperti telatnya pembayaran angsuran hingga di kejar kejar oleh pihak ketiga yang di beri kuasa oleh perusahaan pembiayaan tersebut.

Baca juga :  Brimob Polda Metro Jaya Amankan Aksi Women March Jakarta

Akhir – akhir ini banyak sekali masuk kepada mimin gensa pengaduan dari masyarakat umum nya adalah permasalahan mengenai ketakutan saat di kejar debt colecctor karena sudah telat membayar cicilan hutang yang pernah di ambil oleh debitur.

Sebelum artikel ini tayang, mimin gensa juga sudah membahas soal ini dengan judul “Jangan Pernah Takut Menghadapi Debt Collector Bank Keliling Atau Banke” yang bisa juga anda baca untuk dapat meringankan beban pikiran anda serta mengurangi ketakutan anda dalam permasalahan menghadapi debt collector yang menagih dengan cara kasar.

Sesungguhnya tidak ada solusi yang paling ampuh untuk menghindar daripada kejaran debt collector yang menagih ke rumah anda kecuali dengan menghadapi nya dan mengajak bicara baik – baik dan lakukan negosiasi untuk mendapatkan solusi permasalahan anda dengan perusahaan pembiayaan yang memberikan kuasa kepada debt collector tersebut.

Biasanya dan pada umumnya mereka yang datang menagih atau DC ini tidak akan berani berbicara kasar apalagi mengganggu kenyamanan anda di rumah anda sendiri. Karna mereka juga pasti tau akan dampak yang terjadi pada mereka jika melakukan hal yang sudah di luar tugasnya. 

Namun jika seandainya anda sudah menerima debt collector yang datang ke rumah anda dengan cara yang baik dan sudah mengatakan apa adanya serta meminta bantuan mereka untuk mendapatkan solusi permasalahan yang sedang di hadapai tetapi masih saja debt collector tersebut melakukan tindak kekerasan kepada anda dengan cara apapun, seperti berbicara kasar kepada anda, menghina, menista, atau sampai melakukan kontak fisik, maka jurus paling jitu yang anda punya saat itu adalah dengan cara merekam semua perbuatan yang mereka DC lakukan kepada anda.

Baca juga :  Usai Kabel Putus Disenggol Truk, Jatiasih Siapkan Jaringan Bawah Tanah

Dan jika keadaan masih terus memanas hingga anda merasa sudah tidak kondusif lagi bahkan akan membahayakan anda, maka segera usir mereka dari rumah anda atau berteriak saja agar menjadi perhatian tetangga dan warga yang mendengar keributan yang terjadi di rumah anda. 

Jika di rumah anda sudah ramai di datangi tetangga atau warga yang mendengar teriakan anda, maka langsung saja meminta tolong warga yang datang untuk dapat mengusir debt collector tersebut dari rumah anda atau membawa mereka ke rumah pejabat setempat untuk dapat dilaporkan ke kantor kepolisian terdekat di wilayah rumah anda.

Kesimpulan nya adalah perbuatan hutang piutang atau RIBA yang sama – sama kita ketahui ini khusus nya umat muslim harusnya paham dengan dampak serta akibat yang akan di dapatkan jika melakukan perbuatan RIBA seperti yang sudah di terangkan dalam surat Al-Baqarah Ayat 275 yang berbunyi :

“Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba”


Jika kita tela’ah dan kita renungkan keterangan ayat surat diatas terbsebut jelas begitu dahsyat nya dampak bagi seseorang yang melakukan aktivitas RIBA ini, tetapi kenapa masih banyak sekali dari masyarakat kita yang tau bahkan mengerti dan sering mendengar dari uraian ayat surat diatas tersebut namun masih saja melakukan perbuatan RIBA ?

Sungguh mimin gensa tidak bisa memutuskan atau memberi jawaban RIBA ini, namun sebagai diri pribadi sendiri alhamdulillah mimin gensa sudah tidak lagi mau berurusan dengan yang nama nya RIBA, dan semoga Allah dan Rasul Nya selalu memberikan perlindungan dan jalan keluar serta solusi terbaik kepada setiap orang yang ingin lepas dari jeratan RIBA, amiin. ***(MG)

Baca juga :  Babinsa Tangerang Salurkan 150 Karung Beras, Warga Miskin Jadi Prioritas
Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Redaktur Gensa Media Indonesia bertanggung jawab mengelola, menyunting, dan memastikan setiap berita memenuhi standar jurnalistik, akurasi, keberimbangan, independensi, serta Kode Etik Jurnalistik sebelum dipublikasikan kepada masyarakat.

Interesting

  • Cara Mudah dan Efektif Mengusir Nyamuk dari Rumah

    Cara Mudah dan Efektif Mengusir Nyamuk dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Nyamuk merupakan salah satu hewan yang dapat menularkan penyakit mematikan. Malaria, yang disebabkan oleh parasit

  • Ahli di Tipikor Medan Nilai Penetapan Tersangka Irwan Prematur

    Ahli di Tipikor Medan Nilai Penetapan Tersangka Irwan Prematur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Medan – Sejumlah ahli hukum menguji dasar penetapan tersangka Irwan Perangin Angin dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (15/4/2026). Ahli menilai konstruksi perkara yang dibangun jaksa terkait inbreng aset PTPN II ke anak usaha tidak sepenuhnya sejalan dengan ketentuan hukum korporasi. Perkara ini bermula dari penetapan Irwan sebagai tersangka pada […]

  • Patroli Dini Hari Brimob Batalyon A Pelopor Sasar Jakpus-Jaksel, Cegah Geng Motor dan Kejahatan Jalanan

    Patroli Dini Hari Brimob Batalyon A Pelopor Sasar Jakpus-Jaksel, Cegah Geng Motor dan Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Batalyon A Pelopor Brimob Polda Metro Jaya menggelar patroli intensif hingga dini hari di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan untuk mengantisipasi geng motor, tawuran, dan kejahatan jalanan, Minggu–Senin (30/3/2026). Personel bergerak sejak malam dengan pola patroli mobile yang menyasar ruas jalan utama dan kawasan yang selama ini masuk dalam kategori rawan gangguan kamtibmas. […]

  • Upacara Penutupan TMMD ke-126 di Kampung Babak Berjalan Aman dan Lancar

    Upacara Penutupan TMMD ke-126 di Kampung Babak Berjalan Aman dan Lancar

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tambrauw — Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1810/Tambrauw berlangsung khidmat di Kampung Babak, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian TMMD yang telah dilaksanakan selama satu bulan penuh dengan beragam program pembangunan fisik maupun nonfisik. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Danrem 181/Praja Vira Tama Brigjen TNI […]

  • Brimob Ciputat Perkuat Mental Lewat Tadarus Ramadan

    Brimob Ciputat Perkuat Mental Lewat Tadarus Ramadan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Tangerang – Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya menghidupkan Ramadan dengan tadarus Al-Qur’an di Mushola Al-Kautsar, Ciputat, Selasa, 10/03/2026. Sejak pagi, para personel berkumpul untuk mengisi waktu dengan pembinaan rohani sekaligus memperkuat mental di tengah tugas kepolisian. Setiap anggota terlebih dahulu mengambil wudhu sebelum memasuki mushola untuk memulai kegiatan tadarus bersama. Selanjutnya, para […]

  • Lanal Bintan Bawa Sembako dan Senyum ke Panti Asuhan

    Lanal Bintan Bawa Sembako dan Senyum ke Panti Asuhan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bintan – Ada yang berbeda di Kijang, Bintan, Minggu (8/6/2025) pagi itu. Bukan iring-iringan pasukan atau upacara militer, tapi kehangatan yang dibawa para prajurit Pos TNI AL Kijang Lanal Bintan ke dua panti asuhan: Miftahul Hasanah dan Al-Amin. Dipimpin Lettu Laut (S) Jerry Hendra, mereka datang bukan membawa senjata, melainkan paket sembako dan wajah-wajah ramah […]

expand_less