PLTMH Buka Akses Listrik dan Air Bersih bagi Warga Tabukeker
Lanny Jaya – Warga Kampung Tabukeker, Distrik Wereka, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, kini menikmati akses listrik dan air bersih melalui PLTMH Wam Pillamo. Satgas Yonif 511/DY di bawah Kolakopsrem...

Lanny Jaya – Warga Kampung Tabukeker, Distrik Wereka, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, kini menikmati akses listrik dan air bersih melalui PLTMH Wam Pillamo.
Satgas Yonif 511/DY di bawah Kolakopsrem 172/PWY membangun fasilitas tersebut untuk memenuhi dua kebutuhan dasar masyarakat yang sebelumnya sulit mereka akses.
Kehadiran PLTMH tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka akses air bersih bagi warga Kampung Tabukeker.
Sebelumnya, keterbatasan listrik membuat anak-anak kesulitan belajar pada malam hari dan membatasi aktivitas masyarakat setelah matahari terbenam.
Selain itu, keterbatasan air bersih memaksa sebagian warga menggunakan sumber air yang belum memenuhi kebutuhan layak konsumsi.
Kini, sistem Wam Pillamo memanfaatkan aliran sungai untuk menghasilkan listrik sekaligus mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Salah seorang warga Tabukeker, Aloysius Wenda, menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas tersebut di kampungnya.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan TNI AD yang sudah membantu kampung kami. Sekarang kami sudah bisa mendapatkan listrik dan air bersih,” ujar Aloysius.
Satu Sumber Air Penuhi Dua Kebutuhan
Kapten Inf Dwi Supriono, Dankima Satgas Yonif 511/DY, menjelaskan mekanisme kerja PLTMH Wam Pillamo di Kampung Tabukeker.
Menurutnya, sistem tersebut memanfaatkan aliran sungai yang dibendung kemudian mengarahkan air menuju turbin untuk menghasilkan energi listrik.
Selanjutnya, air yang keluar dari sistem pembangkit menjalani proses penyaringan sebelum dialirkan menggunakan pompa hidran.
Mekanisme itu memungkinkan satu sumber daya alam mendukung dua kebutuhan dasar masyarakat, yakni listrik dan air bersih.
Dengan demikian, pembangunan Wam Pillamo tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi, tetapi juga memperluas manfaat sumber daya air.
Program tersebut menyasar masyarakat di wilayah yang belum memperoleh akses listrik dan masih menghadapi keterbatasan air bersih.
Kehadiran fasilitas itu juga memberikan manfaat langsung bagi aktivitas pendidikan anak-anak di Kampung Tabukeker.
Dengan penerangan pada malam hari, anak-anak memiliki ruang yang lebih mendukung untuk belajar dan mengerjakan tugas.
Sementara itu, akses air bersih membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus bergantung pada sumber air yang tidak layak.
Karena itu, masyarakat kini memiliki dukungan lebih baik untuk menjalankan aktivitas rumah tangga dan kegiatan sosial.
Dwi Supriono berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas tersebut agar PLTMH dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Kami berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun dan menggunakannya dengan baik,” kata Dwi.
Menurut dia, keberlanjutan fasilitas sangat bergantung pada kepedulian masyarakat dalam merawat dan memanfaatkan sistem tersebut secara bertanggung jawab.
Hadirkan Kebutuhan Dasar di Wilayah Terbatas
Kehadiran Wam Pillamo menjadi bagian dari upaya Korem 172/PWY menghadirkan kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah dengan akses terbatas.
Program tersebut juga menunjukkan pendekatan pembangunan yang memanfaatkan potensi alam setempat untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Bagi warga Tabukeker, listrik memberikan lebih dari sekadar penerangan karena membuka peluang aktivitas pendidikan dan kehidupan sosial yang lebih baik.
Begitu pula air bersih yang berperan penting dalam mendukung kebutuhan rumah tangga serta meningkatkan kenyamanan aktivitas masyarakat.
Namun, keberlanjutan manfaat fasilitas tetap membutuhkan perawatan rutin dan keterlibatan masyarakat sebagai pengguna langsung.
Karena itu, masyarakat memiliki peran penting untuk menjaga sistem pembangkit sekaligus memastikan fasilitas tetap berfungsi sesuai peruntukannya.
Satgas Yonif 511/DY bersama jajaran Korem 172/PWY turut mendorong masyarakat agar memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.
Langkah itu diharapkan memperkuat manfaat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan warga Kampung Tabukeker.
Pada akhirnya, hadirnya PLTMH Wam Pillamo membawa perubahan konkret bagi masyarakat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan listrik dan air bersih.
Penerangan membantu anak-anak belajar, sedangkan air bersih mendukung kebutuhan dasar warga dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Dengan dua manfaat tersebut, Wam Pillamo menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Papua Pegunungan.












