Jelang Sertijab, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Apel Luar Biasa dan Sampaikan Pesan Perpisahan

Makassar, 18 Mei 2026 – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin memimpin apel luar biasa menjelang serah terima jabatan, sekaligus menyampaikan evaluasi, apresiasi, dan pesan kepada seluruh personel. Apel berlangsung di Hanggar...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Makassar, 18 Mei 2026 – Komandan Lanud Sultan Hasanuddin memimpin apel luar biasa menjelang serah terima jabatan, sekaligus menyampaikan evaluasi, apresiasi, dan pesan kepada seluruh personel.

Apel berlangsung di Hanggar Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Senin, dengan melibatkan seluruh personel, mulai Perwira, Bintara, Tamtama hingga Aparatur Sipil Negara.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Arifaini Nur Dwiyanto, memimpin langsung kegiatan tersebut dalam suasana tertib dan penuh khidmat.

Ia menegaskan bahwa proses serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus mekanisme regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI Angkatan Udara.

Menurutnya, organisasi membutuhkan penyegaran kepemimpinan agar tetap adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.

Dalam arahannya, ia juga menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan loyalitas selama masa kepemimpinannya.

Ia mengungkapkan bahwa sinergi seluruh unsur satuan memungkinkan berbagai tugas berjalan lancar, aman, dan terkendali tanpa kendala berarti.

“Selama saya bertugas, seluruh kegiatan berjalan lancar dan aman. Bahkan zero accident yang kita pertahankan menjadi prestasi luar biasa,” tegasnya.

Apresiasi dan Refleksi Kepemimpinan

Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama solid antara pejabat utama, perwira, anggota, hingga unsur pendukung lainnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap keberhasilan mencerminkan komitmen kolektif dalam menjaga profesionalisme serta integritas sebagai prajurit TNI AU.

Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada para istri prajurit yang tergabung dalam organisasi PIA Ardhya Garini.

Menurutnya, dukungan keluarga, khususnya para istri, berperan penting dalam menjaga stabilitas dan keberhasilan pelaksanaan tugas di satuan.

Pilihan Editor :  Berikut Rincian dari 18 Parpol Peserta Pemilu, PDIP Terbesar

Ia menyebut masa penugasan di Lanud Sultan Hasanuddin sebagai salah satu pengalaman berharga dalam perjalanan karier militernya.

Pengalaman tersebut memperkuat komitmen pengabdian sekaligus menjadi bekal penting dalam menghadapi penugasan selanjutnya.

Di penghujung arahannya, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel atas segala kekurangan selama menjalankan tugas sebagai komandan.

Ia mengakui interaksi dinas tidak selalu berjalan sempurna, sehingga ia berharap seluruh personel dapat menerima dengan lapang dada.

“Apabila terdapat sikap, perkataan, atau tindakan yang kurang berkenan, saya memohon maaf,” ujarnya dengan nada penuh ketulusan.

Selanjutnya, ia berpesan agar seluruh anggota menjaga kesehatan serta keharmonisan keluarga sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas.

Ia juga mendorong personel untuk terus meningkatkan semangat pengabdian demi menjaga kehormatan satuan dan bangsa.

Apel luar biasa tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi dan konsolidasi menjelang pergantian kepemimpinan di Lanud Sultan Hasanuddin.

Dengan demikian, satuan diharapkan tetap solid, profesional, dan siap melanjutkan tugas di bawah kepemimpinan yang baru.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *