Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Bersihkan Pantai Keakwa, Dorong Kepedulian Lingkungan Warga
Mimika, Papua Tengah, 18 Mei 2026 – Personel Satgas TMMD ke-128 dari Kodim 1710/Mimika menggelar aksi bersih Pantai Keakwa bersama warga Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah. Kegiatan tersebut langsung menyasar...

Mimika, Papua Tengah, 18 Mei 2026 – Personel Satgas TMMD ke-128 dari Kodim 1710/Mimika menggelar aksi bersih Pantai Keakwa bersama warga Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah.
Kegiatan tersebut langsung menyasar tumpukan sampah di pesisir sebagai respons atas kondisi lingkungan yang mulai tercemar limbah plastik dan material lainnya.
Satgas TMMD melibatkan masyarakat lintas usia, mulai anak-anak hingga orang tua, sehingga kegiatan berlangsung dengan partisipasi luas dan semangat gotong royong.
Personel dan warga memungut sampah plastik, kayu, serta limbah rumah tangga yang tersebar sepanjang garis pantai secara bergotong royong.
Aksi tersebut tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga bertujuan menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Komandan Kompi Satgas TMMD, Bambang Rudianto, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama anggotanya di lapangan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program nonfisik TMMD yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan kesadaran lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami mengajak masyarakat menjaga kebersihan pantai agar lingkungan tetap sehat dan nyaman,” ujar Bambang Rudianto.
Selain itu, Satgas TMMD memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat komunikasi sosial dengan masyarakat setempat secara langsung.
Interaksi intensif antara prajurit dan warga menciptakan hubungan yang lebih dekat dan membangun kepercayaan dalam pelaksanaan program TMMD.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas pendekatan humanis TNI dalam menjalankan tugas teritorial di wilayah binaan.
Gotong Royong dan Kesadaran Lingkungan
Warga Kampung Keakwa menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan langsung terlibat aktif dalam setiap tahapan pembersihan pantai.
Mereka bekerja bersama prajurit tanpa sekat, sehingga suasana kebersamaan terlihat kuat sepanjang kegiatan berlangsung.
Partisipasi warga menunjukkan meningkatnya kesadaran terhadap ancaman pencemaran lingkungan, khususnya di wilayah pesisir yang rentan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung mengenai dampak sampah terhadap ekosistem laut dan kesehatan masyarakat.
Warga berharap kegiatan serupa dapat berlangsung secara rutin agar kondisi pantai tetap terjaga dan tidak kembali tercemar.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut agar pantai tetap bersih dan nyaman,” ujar salah satu warga Kampung Keakwa.
Satgas TMMD menilai kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program berbasis lingkungan.
Dengan demikian, keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada kehadiran TNI, tetapi juga pada kesadaran kolektif masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat nilai gotong royong sebagai budaya lokal yang tetap relevan dalam menghadapi persoalan lingkungan modern.
Selain itu, Satgas TMMD terus mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri setelah program berakhir.
Melalui pendekatan tersebut, Satgas TMMD berharap masyarakat mampu menjadi pelaku utama dalam menjaga kelestarian wilayahnya.
Kegiatan bersih pantai ini menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan.
Dengan langkah konkret tersebut, Satgas TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran sosial yang berkelanjutan.









