Dari Istanbul, Naufal Ubaidillah Gaungkan Swasembada dan Hilirisasi Prabowo untuk Kebangkitan Global South
Istanbul, Türkiye – Naufal Ubaidillah mengangkat Indonesia sebagai kekuatan baru Global South dalam konferensi internasional Divan Association di Istanbul.
Ia tampil sebagai President Global Youth Diplomacy Community in Türkiye, Ketua Umum PPI Turki, sekaligus Founder dan Ketua Umum Terdepan Institute.
Melalui forum strategis tersebut, Naufal membawa narasi ekonomi Indonesia ke ruang dialog global lintas kawasan.
Dalam pidatonya, Naufal menegaskan Presiden Prabowo Subianto mengarahkan Indonesia pada kedaulatan pangan dan industrialisasi bernilai tambah.
Lebih tegas, ia menyatakan Indonesia meninggalkan pola lama ekspor bahan mentah menuju ekonomi nasional yang mandiri dan berdaya saing.
Pada 2025, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras penuh melalui reformasi kebijakan pertanian yang konsisten dan terukur.
Pemerintah memperkuat subsidi pupuk, mempercepat irigasi, mendorong mekanisasi, serta memanfaatkan benih unggul secara masif.
Menurut Naufal, capaian tersebut membuktikan negara Global South mampu membangun kemandirian pangan tanpa bergantung pada impor struktural.
Selanjutnya, ia menilai swasembada pangan memperkuat stabilitas harga, menjaga ketahanan sosial, dan menopang kedaulatan politik nasional.
Selain pangan, Naufal menyoroti hilirisasi industri sebagai motor utama transformasi ekonomi Indonesia.
Pemerintah memprioritaskan hilirisasi mineral kritis, energi, pertanian olahan, dan manufaktur berbasis sumber daya nasional.
Melalui langkah tersebut, Indonesia mengunci nilai tambah di dalam negeri sekaligus memperluas investasi dan industri pengolahan.
Berdasarkan proyeksi nasional, kebijakan hilirisasi berpotensi menciptakan sekitar delapan juta lapangan kerja baru.
Akhirnya, Naufal menegaskan Indonesia layak menjadi referensi pembangunan dan mitra strategis Global South di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Penulis: SH







