Danlanud Sjamsudin Noor Dampingi Menhut Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang
- account_circle Sapto Handoko
- calendar_month 20 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Banjarbaru – Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., mendampingi Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D., meninjau kawasan Hutan Lindung Liang Anggang, Kalimantan Selatan, Senin (12/10/2026).
Kunjungan tersebut menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus memperkuat koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur TNI-Polri dalam menghadapi ancaman kebakaran.
Melalui peninjauan lapangan, pemerintah berupaya melihat langsung kondisi kawasan hutan lindung sebagai bahan evaluasi penanganan karhutla, pemulihan lingkungan, dan pencegahan kebakaran berulang.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor agar penanganan karhutla berjalan terpadu dan berkelanjutan.
Kehadiran Danlanud Sjamsudin Noor dalam agenda tersebut menunjukkan dukungan TNI Angkatan Udara terhadap langkah penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan.
Lanud Sjamsudin Noor juga mendukung upaya tersebut melalui pengerahan Satuan Tugas (Satgas) Darat serta koordinasi dengan instansi terkait.
Dukungan itu mencakup keterlibatan dalam upaya bersama menghadapi dampak kebakaran, sesuai dengan peran dan koordinasi masing-masing unsur di lapangan.
Peninjauan Jadi Bahan Evaluasi Penanganan Karhutla
Peninjauan langsung di kawasan Hutan Lindung Liang Anggang memberi kesempatan kepada jajaran terkait untuk mencermati kondisi kawasan yang menjadi perhatian pemerintah.
Informasi dari lapangan dapat mendukung evaluasi sekaligus membantu penyusunan langkah pengendalian kebakaran dan pemulihan lingkungan.
Di sisi lain, koordinasi lintas sektor memegang peranan penting dalam menyatukan langkah pemerintah dan aparat ketika menghadapi ancaman karhutla.
Kerja sama tersebut juga diperlukan untuk menjaga kawasan hutan serta melindungi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah rawan kebakaran.
Karena itu, penanganan karhutla tidak hanya membutuhkan respons ketika api muncul, tetapi juga langkah pencegahan dan pemantauan secara berkelanjutan.
Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur TNI-Polri memiliki peran masing-masing dalam mendukung upaya tersebut melalui koordinasi dan tindakan sesuai kewenangan.
Namun, keberhasilan penanganan karhutla juga membutuhkan langkah yang terarah berdasarkan kondisi aktual di lapangan, termasuk evaluasi terhadap kebutuhan penanganan dan pemulihan kawasan.
Melalui peninjauan ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menentukan langkah lanjutan yang sesuai dengan kondisi kawasan Hutan Lindung Liang Anggang.
Sejumlah Pejabat Hadiri Kunjungan
Sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri turut menghadiri kegiatan tersebut.
Mereka antara lain Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, serta Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Noviar.
Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra dan Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby juga mengikuti agenda tersebut.
Kehadiran para pejabat itu mencerminkan keterlibatan berbagai unsur dalam koordinasi penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.
Meski demikian, keterangan yang tersedia belum merinci hasil teknis peninjauan, luas kawasan yang terdampak, tingkat kerusakan lingkungan, ataupun langkah lanjutan yang akan pemerintah ambil setelah kunjungan.
Informasi tersebut penting untuk menjelaskan kebutuhan penanganan secara lebih terukur, termasuk prioritas pencegahan kebakaran, pemulihan lingkungan, dan perlindungan kawasan hutan lindung.
Dengan demikian, peninjauan Hutan Lindung Liang Anggang menjadi bagian dari penguatan koordinasi pemerintah dan aparat dalam menghadapi karhutla.
Lanud Sjamsudin Noor menegaskan dukungannya melalui keterlibatan dalam kegiatan bersama dan pengerahan Satgas Darat, serta kerja sama dengan instansi terkait.
Ke depan, koordinasi yang berkelanjutan diharapkan membantu menyelaraskan langkah pengendalian kebakaran, pemulihan kawasan, dan pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas.
Sumber: Pen Lanud Sjamsudin Noor
📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Ditulis oleh: Sapto Handoko
Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

