Selasa, 27 Okt 2026
Gensa Media Indonesia » BERITA » Cerita Warga Sekitar Tower Roboh: Proyek Diduga Belum Rampung

Cerita Warga Sekitar Tower Roboh: Proyek Diduga Belum Rampung

  • account_circle Tama
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tambun Utara, Bekasi – Sebuah insiden menegangkan terjadi di Kavling Bumi Indah Sejahtera, RT 05/08, Kelurahan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Sebuah tower yang belum rampung pembangunannya roboh pada Senin (27/1) sekitar pukul 10.00 WIB, menyebabkan kepanikan di kalangan warga sekitar.

Leniana, seorang warga setempat yang rumahnya hanya berjarak 70 meter dari lokasi tower, menjadi saksi mata kejadian ini. Ia mengaku mendengar suara keras seperti ledakan bom saat tower tersebut roboh.

“Kayak ada bom jatuh gitu lho, ‘Gumbrang!’ gitu, kencengnya,” ujar Leni mengenang peristiwa tersebut saat ditemui pada Selasa (28/1).

Leni menuturkan, warga yang terkejut langsung keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi. “(Orang) pada keluar, lihat tower sudah miring. Warga disuruh pada keluar, ‘Keluar! keluar!’ takutnya jatuh beneran, ya pada keluar semua, saya juga ikut keluar deh,” katanya.

Menurut Leni, insiden ini terjadi usai beberapa pekerja terlihat menggetok-getok beton pada tower tersebut.

“Pertama dia lagi kerja, ditanya tuh, lagi kerja dia, lagi getok-getok katanya. Getok-getok, terus jatuh gitu lho. Mungkin coran itu kurang keras. Enggak keras, digetok sama dia, ya rubuh lah,” jelas Leni.

Saat kejadian berlangsung, tidak ada warga yang berani mendekati lokasi tower. “Kaga, kaga ada yang berani, boro-boro ke tiangnya, baru lihat gitu udah ketakutan. Orang-orang pada ketakutan,” ungkapnya.

Leni menambahkan bahwa proyek pembangunan tower tersebut masih jauh dari selesai.

“Belum kelar ini, kerjaannya belum kelar. Kalau udah kelar kan udah keker dia. Belum,” katanya. Ia juga tidak ingat kapan proyek ini dimulai, namun memperkirakan bahwa pekerjaan sudah berlangsung lebih dari satu bulan. “Sebulan lebih lah. Ampe dua bulan itu lah,” imbuhnya.

Baca juga :  Dinkes Muna Gencarkan Pencegahan HIV AIDS, Kasus di 2024 Capai 33 Orang

Tower tersebut diketahui berdiri di atas lahan musala yang sebelumnya digunakan sebagai bangunan yayasan anak yatim.

“Tadinya kayak anak yatim (yayasan anak yatim) bangunannya, bikinnya dulu. Dia beli rumah lagi, dikosongin, dibongkar, jadi tanah, dibangun yang gede, jadi musala,” cerita Leni.

Leni juga mengungkapkan bahwa warga setempat telah menyetujui pembangunan tower ini setelah melalui sosialisasi yang menyebutkan bahwa tower tersebut akan meningkatkan akses keamanan dan konektivitas internet.

“Katanya buat keamanan kita juga, buat masang wifi bisa lancar, begitu ngomongnya. Ibu-ibu pada mau lah kalau kita punya wifi langsung nyatu,” ujar Leni.

Warga sepakat dengan pembangunan tower tersebut setelah pemilik tanah, yang disebut sebagai Pak Ustaz, memberikan izin. “Yang penting Pak Ustaz yang punya tanah mau apa enggak. Pak Ustaz mau, ya warga ikut-ikut juga,” tambahnya.

Setelah kejadian, warga dikumpulkan untuk membahas potensi ganti rugi. Namun, hingga saat ini belum ada warga yang mengajukan tuntutan.

“Kalau umpama barang kita rusak, nuntut ganti rugi dong. Kalau enggak rusak, gimana mau nuntut?” kata Leni.

Meski demikian, Leni sendiri memilih untuk tidak mengungsi ke tempat lain.

“Enggak ah, pikiran saya, andai saja kalau ngungsi, nanti saya enggak ada, saya enggak diganti rugi. Tapi kayaknya enggak akan rubuh deh, ada polisi macam-macam jadi enggak waswas,” tuturnya.

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas proyek ini, termasuk provider yang memasang tower tersebut. Pihak berwenang diharapkan segera turun tangan untuk menyelidiki penyebab pasti robohnya tower ini dan memastikan keamanan warga sekitar.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap proyek konstruksi, terutama yang berlokasi dekat dengan pemukiman warga. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya transparansi dan komunikasi antara pihak pelaksana proyek dan masyarakat setempat demi mencegah hal serupa terulang di masa mendatang. (sumber : kumparan.com)

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Tama adalah jurnalis Gensa Media Indonesia yang menjalankan tugas peliputan dan pemberitaan secara profesional, independen, berimbang, serta mengedepankan akurasi, verifikasi fakta, dan Kode Etik Jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Interesting

  • Paskibraka Sumedang 2025, Bukan Hanya Pengibar, Tapi Juga Pemimpin Masa Depan

    Paskibraka Sumedang 2025, Bukan Hanya Pengibar, Tapi Juga Pemimpin Masa Depan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Sumedang – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sumedang bukan hanya bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus mendatang, tetapi juga dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan yang berkarakter dan berintegritas. Hal tersebut disampaikan oleh drg. H. Rahmat Juliadi, M.H.Kes, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang, saat membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) […]

  • Pererat Kolaborasi, Lanal Bengkulu Gelar Coffee Morning Bersama Forkopimda Provinsi Bengkulu

    Pererat Kolaborasi, Lanal Bengkulu Gelar Coffee Morning Bersama Forkopimda Provinsi Bengkulu

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Bengkulu – Dalam semangat memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, Pangkalan TNI AL (Lanal) Bengkulu menggelar kegiatan Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, Selasa (15/4/2025). Bertempat di Lapangan Tembak Indoor Mako Lanal Bengkulu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis antara unsur pimpinan daerah untuk bersama-sama membangun Bengkulu yang lebih […]

  • SPMB SMPN 9 Kota Bekasi Berjalan Lancar, Sekolah Minta Orang Tua Proaktif

    SPMB SMPN 9 Kota Bekasi Berjalan Lancar, Sekolah Minta Orang Tua Proaktif

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMPN 9 Kota Bekasi hingga memasuki tahap berjalan dilaporkan berlangsung lancar tanpa kendala signifikan. Pihak sekolah menyebut seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai jadwal dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Bekasi, termasuk dukungan infrastruktur jaringan internet yang dinilai stabil […]

  • Binson Purba Apresiasi Penguatan GPBI dan Kaderisasi Sayap Partai Gerindra

    Binson Purba Apresiasi Penguatan GPBI dan Kaderisasi Sayap Partai Gerindra

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Binson Purba SH mengapresiasi pencapaian GPBI dalam memperjuangkan hak buruh dan memperluas jaringan di Indonesia dengan 17 cabang baru.

  • Wapang TNI Tinjau Kesiapan Yonif TP 835 dan KDMP di NTB

    Wapang TNI Tinjau Kesiapan Yonif TP 835 dan KDMP di NTB

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Foto Istimewa Wapang TNI saat memberikan arahan

  • Komandan Kodaeral I Terima Audiensi Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Belawan

    Komandan Kodaeral I Terima Audiensi Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Belawan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    TNI AL, Belawan – Hubungan erat antara TNI AL dan PLN kembali ditegaskan. Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P. menerima audiensi Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Belawan, Heni Setyo Handoko, beserta staf, di Ruang VIP Makodaeral I, Belawan, Medan, Sumatera Utara, Jumat (26/9/2025). Pertemuan […]

expand_less