67 Warga Daftar Donor Darah di RSUD Jatisampurna, 34 Lolos Skrining

Meskipun tidak semuanya dapat mendonorkan darah karena alasan medis, kepedulian mereka patut diapresiasi karena telah berpartisipasi

67 Warga Daftar Donor Darah di RSUD Jatisampurna, 34 Lolos Skrining – Foto Istimewa
-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

BEKASI – Tingginya kesadaran masyarakat terhadap aksi kemanusiaan donor darah terlihat dalam kegiatan yang diselenggarakan RSUD Jatisampurna bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bekasi, Selasa (28/7/2026).

Sebanyak 67 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor, namun hanya 34 orang yang memenuhi persyaratan medis setelah melalui proses skrining kesehatan.

Pelaksanaan donor darah berlangsung di Gedung C Lantai 3 RSUD Jatisampurna dan diikuti pegawai rumah sakit, keluarga pasien, serta masyarakat umum.

Perbedaan jumlah pendaftar dengan pendonor yang berhasil mendonorkan darah menunjukkan bahwa setiap donor darah harus melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat demi menjamin keamanan bagi pendonor maupun penerima darah.

Tahapan skrining meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan, hingga wawancara mengenai riwayat kesehatan.

Calon pendonor juga harus memenuhi ketentuan usia, kondisi kesehatan, berat badan minimal, serta tidak memiliki kondisi tertentu yang menjadi alasan penundaan donor, seperti baru menjalani operasi, transfusi darah, membuat tato atau tindik, maupun sedang mengalami gangguan kesehatan.

RSUD Jatisampurna menilai proses seleksi tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas darah yang akan digunakan untuk pelayanan transfusi.

Sebagai rumah sakit yang telah memiliki Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), RSUD Jatisampurna terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam donor darah untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah.

Plt. Direktur RSUD Jatisampurna Dwi Sudarwanto, AMK., SKM., mengatakan tingginya minat masyarakat mengikuti donor darah menjadi sinyal positif terhadap meningkatnya kepedulian sosial di bidang kesehatan.

“Kami mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang telah hadir mengikuti donor darah. Meskipun tidak semuanya dapat mendonorkan darah karena alasan medis, kepedulian mereka patut diapresiasi karena telah berpartisipasi dalam upaya membantu sesama,” ujar Dwi.

Pilihan Editor :  IKAWI LSM GMBI Kota Bekasi Bagikan Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama

Ia menjelaskan, peserta yang belum memenuhi syarat bukan berarti tidak dapat menjadi pendonor di masa mendatang.

Mereka dapat kembali mengikuti donor darah setelah kondisi kesehatannya memenuhi ketentuan yang berlaku.

Foto Istimewaa 1

Dorong Donor Darah Menjadi Budaya Masyarakat

Menurut Dwi, kebutuhan darah di rumah sakit akan terus ada seiring meningkatnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, keberlanjutan kegiatan donor darah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan stok darah.

“Harapan kami kegiatan donor darah ini tidak berhenti sampai di sini. Kami ingin menjadikannya agenda rutin minimal setiap tiga bulan bersama PMI Kota Bekasi sehingga kebutuhan darah pasien dapat terus terpenuhi. Donor darah adalah bentuk solidaritas kemanusiaan yang manfaatnya sangat besar karena satu kantong darah dapat menyelamatkan nyawa,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UTD PMI Kota Bekasi yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut sehingga proses donor darah dapat berjalan sesuai prosedur.

Kolaborasi antara RSUD Jatisampurna dan PMI Kota Bekasi dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis kemanusiaan.

Selain memenuhi kebutuhan darah bagi pasien, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin.

Melalui kegiatan tersebut, RSUD Jatisampurna berharap semakin banyak masyarakat menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dengan meningkatnya jumlah pendonor sukarela, ketersediaan darah yang aman dan berkualitas di Bank Darah Rumah Sakit diharapkan dapat terus terjaga untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kota Bekasi.**/Ad

Pilihan Editor :  Aktivis Soroti Hibah Rp4,5 Miliar Pemkot Bekasi untuk Kejari

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *