Minggu, 1 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Agama » Kementerian Agama Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari

Kementerian Agama Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari

  • account_circle Bento
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan itu diambil dalam Sidang Isbat yang digelar di Jakarta pada Selasa (17/2/2026), setelah melalui rangkaian pemaparan data hisab, verifikasi rukyatul hilal di berbagai daerah, serta musyawarah bersama sejumlah unsur lembaga dan organisasi keagamaan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan penetapan dilakukan secara hati-hati dengan memadukan pendekatan ilmiah dan metode rukyat lapangan.

Pemerintah, kata dia, berupaya memastikan keputusan tersebut memiliki dasar astronomis yang kuat sekaligus mempertimbangkan hasil pengamatan langsung.

“Sidang Isbat telah mendengarkan paparan para ahli falak dan astronomi, serta menerima laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah. Posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas yang disepakati. Karena itu, secara musyawarah ditetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers usai sidang.

Sidang Isbat tahun ini melibatkan perwakilan DPR RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, pakar astronomi dan falak, serta lembaga teknis seperti BMKG, BRIN, dan BIG.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut dimaksudkan untuk menjaga transparansi sekaligus memastikan proses pengambilan keputusan berjalan akuntabel dan sesuai prosedur.

Secara teknis, Kementerian Agama memantau hilal di sedikitnya 96 titik pengamatan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Titik-titik tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan geografis dan peluang visibilitas hilal.

Data hisab yang dipaparkan dalam sidang menunjukkan posisi hilal saat matahari terbenam masih berada di bawah kriteria visibilitas MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Berdasarkan kriteria MABIMS, awal bulan hijriah dapat ditetapkan apabila hilal memiliki tinggi minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Baca juga :  Guru Madrasah Naik Kelas Lewat Kolaborasi Global

Namun, laporan tim hisab dan hasil rukyat lapangan menunjukkan parameter tersebut belum terpenuhi pada saat pengamatan.

Dengan demikian, bulan Syaban digenapkan menjadi 30 hari dan awal Ramadan ditetapkan pada hari berikutnya.

Proses Ilmiah dan Seruan Persatuan

Menteri Agama menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui musyawarah mufakat setelah mempertimbangkan seluruh laporan yang masuk.

Ia menyebut perbedaan metode dalam menentukan awal bulan hijriah merupakan bagian dari khazanah keilmuan Islam, namun pemerintah berupaya menghadirkan rujukan resmi yang dapat diikuti secara luas.

“Kami berharap keputusan ini menjadi sarana memperkuat kebersamaan umat. Perbedaan metode adalah bagian dari khazanah, namun persatuan dan saling menghormati tetap harus dikedepankan,” katanya.

Penetapan ini sekaligus menjadi pedoman resmi bagi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa Ramadan secara serentak.

Pemerintah menilai keseragaman awal puasa dapat membantu menjaga ketertiban sosial, terutama dalam pengaturan kegiatan ibadah, pendidikan, dan aktivitas ekonomi selama bulan suci.

Selain mengumumkan awal Ramadan, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menyambut bulan suci dengan kesiapan spiritual dan sosial.

Umat Islam diminta menjaga ketertiban, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial.

Dengan keputusan tersebut, seluruh rangkaian proses penentuan awal Ramadan 1447 H dinyatakan selesai.

Pemerintah menegaskan bahwa mekanisme hisab dan rukyat akan terus dikembangkan secara ilmiah dan terbuka, guna memastikan setiap penetapan awal bulan hijriah dilakukan secara objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.**/red

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Avatar photo

Ditulis oleh:

Nikko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Kecelakaan Kerja di Indonesia Meningkat: 462.241 Kasus Sepanjang 2024

    Kecelakaan Kerja di Indonesia Meningkat: 462.241 Kasus Sepanjang 2024

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Nadya
    • 0Komentar

    Kami akan terus mendorong perusahaan untuk menerapkan standar keselamatan kerja yang lebih ketat serta memperkuat pengawasan

  • Brimob Terjang Banjir Dua Meter Selamatkan Warga

    Brimob Terjang Banjir Dua Meter Selamatkan Warga

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Air setinggi dua meter mengepung permukiman di Jalan Kalandianti pada Minggu, 8 Maret 2026. Genangan besar itu segera memicu respons cepat dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang langsung mengerahkan tim SAR. Personel dari Batalyon A Pelopor Brimob Polda Metro Jaya bergerak menuju kawasan Bangka VII setelah menerima laporan warga membutuhkan evakuasi. Tim […]

  • Kodim 1710/Mimika Gelar Tes Kesamaptaan, Pastikan Prajurit Siap Tugas dengan Fisik Prima

    Kodim 1710/Mimika Gelar Tes Kesamaptaan, Pastikan Prajurit Siap Tugas dengan Fisik Prima

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Mimika, 4 Juni 2026 – Kodim 1710/Mimika menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani periodik guna memastikan kesiapan fisik prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan. Kegiatan berlangsung di Lapangan Makodim 1710/Mimika dengan melibatkan seluruh personel secara terstruktur dan terukur. Tes kesamaptaan menjadi bagian dari program pembinaan personel untuk meningkatkan profesionalisme prajurit. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mengukur […]

  • Wisatawan Tenggelam di Pantai Sayang Heulang,Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

    Wisatawan Tenggelam di Pantai Sayang Heulang,Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ujang Sunarya
    • 0Komentar

    Garut – Libur akhir pekan, yang seharusnya penuh tawa dan kebahagian berubah menjadi duka di Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut. Seorang wisatawan bernama Maman (42), warga Kampung Pasir Panjang, Desa Cempaka Mulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, dilaporkan tenggelam setelah terseret ombak besar pada Sabtu sore (05/07/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Pantai yang dikenal dengan panorama […]

  • Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Buyback, dan Harga per Gram

    Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Buyback, dan Harga per Gram

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    GENSA MEDIA INDONESIA – Harga emas menjadi salah satu informasi ekonomi yang banyak dicari masyarakat Indonesia. Pergerakan harga emas tidak hanya diperhatikan investor, tetapi juga masyarakat yang ingin membeli perhiasan, menyimpan aset, menjual kembali emas, hingga pelaku usaha perdagangan emas. Karena itu, informasi mengenai harga emas hari ini perlu disajikan secara jelas, transparan, dan menggunakan […]

  • Narkoba Picu Pencurian Sawit Terorganisir di Sumut, Petani dan Perusahaan Terdampak

    Narkoba Picu Pencurian Sawit Terorganisir di Sumut, Petani dan Perusahaan Terdampak

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Medan, 19 Juni 2026 – Lonjakan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Utara memicu kekhawatiran serius. Peredaran narkoba diduga kuat menjadi pemicu utama kejahatan terorganisir tersebut. Aksi pencurian tidak hanya menyasar perkebunan besar, tetapi juga menghantam petani kecil. Dampaknya langsung terasa pada ekonomi keluarga yang bergantung pada hasil panen. Selain itu, pelaku […]

expand_less