Rabu, 4 Nov 2026
Gensa Media Indonesia » Advertorial » Tak Semua Ular Berbisa, Patriot Fauna Bekasi Tingkatkan Edukasi Masyarakat

Tak Semua Ular Berbisa, Patriot Fauna Bekasi Tingkatkan Edukasi Masyarakat

  • account_circle Sapto Handoko
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BEKASI – Komunitas Patriot Fauna Kota Bekasi terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai reptil sebagai upaya menghilangkan stigma negatif dan berbagai mitos yang selama ini melekat pada satwa tersebut.

Melalui kegiatan sosialisasi, gathering, hingga kunjungan edukatif ke sekolah dan komunitas, Patriot Fauna mendorong masyarakat memahami peran penting reptil dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesadaran untuk berinteraksi dengan satwa liar secara aman.

Staf Humas Patriot Fauna Kota Bekasi, Firman Ugama, mengatakan komunitas yang bergerak di bidang sosial dan edukasi tersebut berkomitmen memberikan pemahaman yang benar mengenai reptil.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memandang reptil sebagai hewan berbahaya tanpa memahami fungsi ekologisnya.

“Reptil memiliki peran penting dalam ekosistem. Salah satunya sebagai predator alami hewan pengerat, seperti tikus. Karena itu, masyarakat perlu memahami keberadaan dan peran reptil di lingkungan,” ujar Firman, Rabu (6/8/2026).

Firman menjelaskan, kegiatan edukasi menjadi salah satu program utama Patriot Fauna.

Selain menggelar gathering rutin yang mempertemukan para pencinta reptil, komunitas tersebut juga aktif memberikan penyuluhan kepada pelajar, organisasi masyarakat, hingga komunitas hobi.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan berbagai jenis reptil kepada masyarakat, tetapi juga memberikan pengetahuan mengenai cara mengenali karakteristik satwa tersebut serta langkah-langkah yang aman ketika berhadapan dengan reptil di lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal berbagai jenis reptil secara lebih dekat sekaligus memperoleh informasi mengenai cara berinteraksi dengan reptil secara aman,” katanya.

Firman menilai edukasi menjadi kebutuhan mendesak mengingat masih banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan dasar mengenai reptil.

Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi membahayakan keselamatan manusia maupun satwa.

Ia mencontohkan pengalaman yang pernah dialaminya ketika mendapati seorang anak memegang ular tanpa mengetahui bahwa ular tersebut termasuk jenis berbisa.

Baca juga :  Wilayah Wisata Mandeh Sebagai Icon Wisata Bahari Sumbar

“Pengalaman itu cukup membuat kami terkejut. Dari situ terlihat bahwa edukasi mengenai reptil memang penting agar masyarakat tidak asal memegang hewan yang ditemui,” ujarnya.

Peristiwa tersebut, lanjut Firman, menunjukkan rendahnya literasi masyarakat mengenai satwa liar.

Di sisi lain, minimnya pemahaman juga kerap memicu tindakan spontan yang berisiko, baik terhadap manusia maupun reptil.

Edukasi Dinilai Penting untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem

Anggota Patriot Fauna Kota Bekasi, Erlangga, mengatakan kesalahpahaman masyarakat terhadap reptil masih cukup tinggi.

Salah satu anggapan yang paling sering ditemui ialah bahwa seluruh jenis ular dianggap berbisa dan harus segera dibunuh ketika ditemukan.

Menurut Erlangga, persepsi tersebut tidak sepenuhnya benar karena hanya sebagian jenis ular yang memiliki bisa berbahaya bagi manusia.

“Tidak semua ular berbisa. Ketika menemukan ular di lingkungan sekitar, masyarakat perlu memahami jenisnya terlebih dahulu dan tidak langsung mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun hewan tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, tindakan membunuh reptil tanpa mengetahui jenis dan perannya justru dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.

Beberapa spesies ular, misalnya, berfungsi sebagai pengendali populasi tikus yang berpotensi menjadi hama di kawasan permukiman maupun pertanian.

Sementara itu, anggota Patriot Fauna lainnya, Raisya, menilai kemunculan reptil di kawasan permukiman tidak selalu menunjukkan perilaku agresif satwa.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan maupun kerusakan habitat yang memaksa reptil mencari tempat hidup baru.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak langsung memberikan respons yang berlebihan ketika menjumpai reptil di sekitar tempat tinggal.

Langkah yang lebih tepat adalah menjaga jarak aman, menghindari tindakan yang berisiko, serta menghubungi pihak yang memiliki kompetensi apabila diperlukan.

Baca juga :  Camat Bekasi Selatan, Karya Sukmajaya, S.AP., M.Si., Ucapkan Selamat HUT Ke-81 RI

“Melalui kegiatan gathering dan edukasi, Patriot Fauna berupaya membangun pemahaman masyarakat bahwa mengenal reptil merupakan langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian,” kata Raisya.

Semangat tersebut sejalan dengan slogan komunitas, “Kenal dan Peduli”, yang mengajak masyarakat membangun pengetahuan sebelum membentuk penilaian maupun mengambil tindakan terhadap satwa liar.

Patriot Fauna berharap kegiatan edukasi yang selama ini dilakukan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Dengan meningkatnya literasi mengenai reptil, komunitas tersebut optimistis masyarakat akan lebih bijak dalam menyikapi keberadaan satwa liar sekaligus ikut berperan menjaga kelestarian ekosistem.

“Ke depannya, kami berharap Patriot Fauna Kota Bekasi dapat terus berkembang serta memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. Dengan pengetahuan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat memandang reptil secara lebih bijak dan turut menjaga keberlangsungan ekosistem di lingkungan sekitar,” pungkas Firman.**/Ugm

Gensa Media Indonesia membuka ruang bagi pembaca dan masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap keberlanjutan operasional dan kegiatan jurnalisme melalui QRIS resmi di bawah ini:

📲 Scan QRIS di Sini 🤝 Dukung Jurnalisme Independen
Tags
Avatar photo

Ditulis oleh:

Sapto Handoko adalah Wartawan Resmi Gensa Media Indonesia yang menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik serta UU Pers, saat ini berdomisili di Kota Bekasi

Interesting

  • Inspektorat Bekasi Periksa Dukcapil atas Dugaan Kelalaian Pelayanan

    Inspektorat Bekasi Periksa Dukcapil atas Dugaan Kelalaian Pelayanan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Firman Ugm
    • 0Komentar

    BEKASI – Dugaan kelalaian dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kota Bekasi kini masuk tahap pemeriksaan oleh Inspektorat Daerah Kota Bekasi. Pemeriksaan dilakukan setelah lembaga pengawas internal pemerintah daerah menerima laporan terkait dugaan kelalaian jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bekasi. Laporan tersebut tercatat dalam surat Nomor SLP/205/MR/2026 tertanggal 6 Agustus 2026. Inspektorat telah […]

  • Panglima TNI Hadiri Taklimat Presiden, 800 Pati TNI-Polri Satukan Visi

    Panglima TNI Hadiri Taklimat Presiden, 800 Pati TNI-Polri Satukan Visi

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi TNI-Polri dari seluruh Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta para Kepala Staf Angkatan. Forum tersebut menjadi momentum bagi jajaran pimpinan TNI-Polri untuk menyamakan […]

  • 32 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Danjen Akademi Hingga Kapuspen Sandang Bintang Baru

    32 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Danjen Akademi Hingga Kapuspen Sandang Bintang Baru

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebanyak 32 Perwira Tinggi (Pati) TNI resmi menyandang pangkat baru dalam upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang digelar di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/5/2025). Acara dipimpin oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon yang mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kenaikan pangkat ini berdasarkan […]

  • Satgas TNI AD Kebut Penguatan Abutmen Jembatan Gobik di Mentawai

    Satgas TNI AD Kebut Penguatan Abutmen Jembatan Gobik di Mentawai

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Faisal Ryanggie Fermana
    • 0Komentar

    MENTAWAI – Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Memasuki pekan pertama Juni, personel Satgas memfokuskan pekerjaan pada pembenahan dan penguatan abutmen Jembatan Gobik di Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan, Kamis (4/6/2026), sebagai bagian dari upaya mempercepat penyelesaian sasaran fisik program tersebut. […]

  • COVER NOTE TIDAK MEMILIKI KEKUATAN SEBAGAI BUKTI

    COVER NOTE TIDAK MEMILIKI KEKUATAN SEBAGAI BUKTI

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Redaktur
    • 0Komentar

    Covernote Notaris tidak memiliki kekuatan hukum sebagai “ambtelijke acte”, sehingga tidak memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna.

  • Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Tiga Komandan Lanud

    Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Tiga Komandan Lanud

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Sapto Handoko
    • 0Komentar

    Makassar – Suasana penuh khidmat dan semangat perubahan terasa di Gedung Serbaguna R. Suryadi Suryadarma, Markas Komando Operasi Udara II (Koopsud II) TNI AU. Tiga pangkalan udara strategis resmi berganti komandan dalam seremoni Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin langsung oleh Pangkoopsud II, Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak. Hadir dalam acara tersebut Danlanud Sultan Hasanuddin, […]

expand_less