Dankodaeral XIII Tinjau Karhutla di Lahan Gambut Kabupaten Banjar

Banjarmasin – Dankodaeral XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banjar. Peninjauan berlangsung di Pos Karhutla Makmur, kawasan Hutan Lindung, Kecamatan...

-AA+

Banjarmasin – Dankodaeral XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banjar.

Peninjauan berlangsung di Pos Karhutla Makmur, kawasan Hutan Lindung, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut berlangsung ketika petugas masih menghadapi ancaman api yang merambat melalui lapisan bawah tanah gambut.

Kebakaran mulai terdeteksi sekitar pukul 11.00 WITA dan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi.

Vegetasi yang terbakar berupa sabana, yakni hamparan padang rumput yang tumbuh bersama pepohonan di kawasan tersebut.

Advertisement

Petugas menduga kondisi lahan yang kering akibat kemarau panjang menjadi salah satu faktor pemicu munculnya kebakaran.

TNI AL Kerahkan Peralatan Pemadam

Untuk mengendalikan api, Lanal Banjarmasin mengerahkan dua unit pompa alkon sebagai sumber tekanan air menuju titik kebakaran.

Selain itu, personel membawa 14 rol selang pemadam berukuran masing-masing 20 meter serta dua nozzle pemadam.

Prajurit Lanal Banjarmasin juga menjaga kawasan tersebut untuk mengantisipasi munculnya titik api baru atau perluasan area terbakar.

Dinas Kehutanan turut membantu proses pemadaman dan penanganan kebakaran bersama personel TNI AL di lokasi.

Namun, petugas menghadapi kendala serius karena sumber air berada cukup jauh dari titik api.

Kondisi gambut juga memperumit penanganan karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah tanpa selalu terlihat dari permukaan.

Situasi tersebut membuat petugas harus tetap mewaspadai kemungkinan munculnya kembali api setelah proses pemadaman berlangsung.

Karena itu, pengawasan terhadap area terdampak menjadi bagian penting dalam memastikan titik api benar-benar terkendali.

Pilihan Editor :  Gandeng PT BAI, Pemkab Bintan Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa

Dalam peninjauan tersebut, Dankodaeral XIII melihat langsung kondisi medan serta upaya personel mengatasi kebakaran di kawasan Hutan Lindung.

Ia juga mendapat laporan mengenai perkembangan pemadaman, kondisi lahan, ketersediaan peralatan, serta berbagai kendala yang petugas hadapi.

Peninjauan lapangan menjadi langkah untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi aktual di lokasi.

Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla

TNI AL melalui Lanal Banjarmasin terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di wilayah kerjanya.

Langkah tersebut mencakup pengerahan personel, penggunaan peralatan pemadam, pemantauan titik api, serta koordinasi dengan instansi terkait.

TNI AL juga menempatkan sinergi antarlembaga sebagai bagian penting dalam mempercepat respons terhadap Karhutla.

Kondisi geografis dan karakteristik lahan gambut membutuhkan penanganan berkelanjutan, terutama ketika musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran.

Karena itu, personel tetap bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi setelah proses pemadaman di lokasi.

TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menanggulangi Karhutla.

Upaya tersebut diarahkan untuk mencegah perluasan kebakaran sekaligus menjaga kawasan hutan dan lingkungan dari dampak kebakaran berulang.

Penanganan Karhutla di Kabupaten Banjar pun tidak berhenti pada pemadaman api, tetapi berlanjut melalui pemantauan terhadap potensi munculnya kembali titik panas.

Dengan langkah tersebut, TNI AL bersama unsur terkait berupaya memastikan kondisi kawasan tetap terkendali dan ancaman kebakaran tidak meluas.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti