Sensus Ekonomi Sepanjang Jaya Tembus 80 Persen, Warga Masih Khawatir Soal Data

BEKASI – Pelaksanaan sensus ekonomi di Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, telah mencapai lebih dari 80 persen hingga pertengahan Agustus 2026. Namun, proses pendataan masih menghadapi kendala berupa...

Sensus Ekonomi Sepanjang Jaya Tembus 80 Persen, Warga Masih Khawatir Soal Data – Foto/FirmanUgm
-AA+

BEKASI – Pelaksanaan sensus ekonomi di Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, telah mencapai lebih dari 80 persen hingga pertengahan Agustus 2026. Namun, proses pendataan masih menghadapi kendala berupa keraguan sebagian warga, terutama terkait tujuan sensus serta keamanan dan penggunaan data yang disampaikan kepada petugas.

Lurah Sepanjang Jaya, H. Junaedi, mengatakan capaian tersebut meningkat dari sebelumnya yang berada di kisaran 75 persen. Menurut dia, petugas masih terus melakukan pendataan di sejumlah wilayah yang belum terselesaikan.

“Banyak tantangan di pelaksanaan sensus ekonomi, seperti masih adanya warga yang mempertanyakan tujuan sensus, termasuk kekhawatiran mengenai keamanan dan penggunaan data yang diberikan kepada petugas,” kata Junaedi, Minggu (16/8/2026).

Junaedi mengakui keraguan masyarakat menjadi salah satu dinamika yang harus dihadapi petugas ketika melakukan pendataan dari rumah ke rumah. Karena itu, dia meminta petugas tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga mengedepankan komunikasi yang terbuka dan pendekatan humanis.

“Memang dalam pelaksanaan sensus ini dibutuhkan keberanian dan data yang valid. Kalau ada kendala, saya kira bukan hanya terjadi di Sepanjang Jaya. Pendekatannya harus humanis,” ujarnya.

Advertisement

Menurut Junaedi, masyarakat yang mempertanyakan tujuan pendataan perlu memperoleh penjelasan yang memadai. Hal itu dinilai penting agar warga memahami maksud pendataan dan tidak mengambil keputusan berdasarkan kekhawatiran atau informasi yang belum jelas.

Ia mengatakan sejumlah warga mempertanyakan tujuan sensus serta kemungkinan data pribadi digunakan atau disebarluaskan setelah diserahkan kepada petugas.

“Warga ada yang bertanya, sensus ini untuk apa, kemudian apakah setelah data diserahkan akan berdampak atau disebarluaskan. Itu harus dijelaskan. Untuk teknisnya tentu petugas sensus yang lebih memahami,” katanya.

Pilihan Editor :  Jelang Lebaran, Forkopimda Mimika Pastikan Harga Sembako Stabil dan Stok Aman

Kelurahan Sepanjang Jaya memiliki 81 rukun tetangga (RT) yang tersebar di 13 rukun warga (RW). Petugas sensus dibagi berdasarkan wilayah untuk mendatangi rumah warga dan melakukan pendataan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah kelurahan juga mengingatkan petugas agar menjaga etika ketika berinteraksi dengan masyarakat. Junaedi menekankan bahwa kedatangan petugas ke rumah warga harus dilakukan dengan cara yang sopan dan tidak menimbulkan kesan intimidatif.

“Petugas datang sebagai tamu. Walaupun memiliki tugas, tetap harus menyampaikan dengan ramah dan humanis,” jelasnya.

RT dan RW Diminta Bantu Pendataan

Sebelum menjalankan tugas di lapangan, para petugas disebut telah mendapatkan pembekalan melalui pelatihan. Pemerintah kelurahan berharap pembekalan tersebut dapat membantu petugas menghadapi beragam karakter masyarakat sekaligus menjelaskan proses pendataan kepada warga.

Junaedi menyebut peningkatan capaian dari sekitar 75 persen menjadi lebih dari 80 persen menunjukkan proses pendataan tetap berjalan meskipun petugas menghadapi penolakan atau keraguan dari sebagian masyarakat.

“Progres sensus yang sebelumnya berada di kisaran 75 persen kini meningkat menjadi sekitar 80 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa proses pendataan tetap berjalan meskipun terdapat penolakan maupun keraguan dari sebagian masyarakat,” tuturnya.

Untuk mempercepat penyelesaian pendataan, Pemerintah Kelurahan Sepanjang Jaya meminta pengurus RT dan RW ikut membantu petugas di wilayah masing-masing. Pengurus lingkungan dinilai memiliki posisi strategis untuk menjembatani komunikasi antara petugas dengan warga.

“Kami sampaikan kepada RT dan RW agar membantu petugas sensus yang melaksanakan pendataan di wilayahnya masing-masing. Petugas sudah dibentuk dan tugasnya sudah jelas. Tinggal bagaimana RT dan RW membantu serta mendampingi,” ujar Junaedi.

Pilihan Editor :  Bisnis Sampingan yang Menguntungkan di Era Digital

Pemerintah kelurahan berharap masyarakat tidak memandang sensus hanya sebagai kegiatan administratif. Menurut Junaedi, kualitas hasil pendataan sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dan validitas informasi yang diberikan kepada petugas.

Di sisi lain, pertanyaan warga mengenai keamanan serta penggunaan data menjadi hal yang perlu dijawab secara transparan oleh pihak yang berwenang. Penjelasan mengenai tujuan pendataan, mekanisme pengumpulan, penggunaan, dan perlindungan data menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan masyarakat.

Dengan capaian lebih dari 80 persen, proses sensus ekonomi di Kelurahan Sepanjang Jaya masih berlangsung. Pemerintah kelurahan menyatakan akan terus memantau pelaksanaan pendataan hingga seluruh wilayah yang menjadi sasaran dapat diselesaikan.

Junaedi juga kembali mengajak masyarakat dan pengurus lingkungan mendukung petugas selama proses pendataan berlangsung agar informasi yang dihimpun dapat menggambarkan kondisi masyarakat secara lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti