Danlanal Dumai Bekali Taruna Wawasan Kebangsaan dan Jiwa Bahari

Dumai – Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji membekali taruna Poltek KP Dumai dengan wawasan kebangsaan dan jiwa bahari. Ia menyampaikan materi tersebut saat menghadiri penutupan MADATUKAR Angkatan...

-AA+
comment 2 Created with Sketch Beta. 0 Komentar

Dumai – Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji membekali taruna Poltek KP Dumai dengan wawasan kebangsaan dan jiwa bahari.

Ia menyampaikan materi tersebut saat menghadiri penutupan MADATUKAR Angkatan X Tahun Akademik 2026/2027 di Dumai, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Dumai, Jalan TPI, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat.

Dalam kesempatan itu, Agung memberikan kuliah umum bertema “Wawasan Kebangsaan dan Jiwa Bahari: Peran Taruna KKP Menuju Indonesia Emas.”

Danlanal Dumai menekankan bahwa pendidikan kemaritiman tidak cukup hanya mengasah kemampuan teknis bidang kelautan dan perikanan.

Menurutnya, pendidikan juga harus membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, mencintai tanah air, serta memahami posisi strategis laut bagi Indonesia.

Laut sebagai Perekat Bangsa

Agung menjelaskan, wawasan kebangsaan membentuk cara pandang masyarakat terhadap jati diri bangsa dan lingkungan dengan mengutamakan persatuan nasional.

Dalam konteks Indonesia sebagai negara kepulauan, cara pandang tersebut juga harus mencakup wilayah maritim sebagai bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Indonesia adalah bangsa yang lahir dan tumbuh sebagai bangsa kepulauan. Laut bukanlah pemisah, tetapi ruang yang menyatukan,” ujar Agung.

Karena itu, ia mendorong para taruna memahami laut bukan sekadar sumber daya ekonomi, tetapi juga ruang hidup dan jalur konektivitas nasional.

Selain itu, laut memiliki fungsi strategis sebagai wilayah pertahanan sekaligus bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.

Agung kemudian mengingatkan para taruna mengenai nilai historis Deklarasi Djuanda dalam memperkuat konsep Indonesia sebagai negara kepulauan.

Pilihan Editor :  PalmCo Salurkan Rp1,3 Miliar untuk Pendidikan di Sumatera dan Kalimantan

Deklarasi tersebut menegaskan laut di antara, sekitar, dan menghubungkan pulau-pulau Indonesia sebagai bagian tidak terpisahkan dari wilayah nasional.

Pemahaman tersebut, menurut Agung, penting bagi generasi muda yang kelak terlibat langsung dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan.

Indonesia memiliki posisi geografis strategis serta kekayaan sumber daya kelautan yang dapat menjadi modal pembangunan nasional.

Namun, potensi tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus memiliki tanggung jawab dalam mengelolanya.

Karakter Jadi Fondasi Generasi Maritim

Memasuki pembahasan mengenai peran taruna, Agung menempatkan pembangunan karakter sebagai fondasi sebelum mereka menjalankan tanggung jawab lebih besar.

Ia menilai kemampuan akademik dan teknis harus berjalan seimbang dengan disiplin, integritas, kejujuran, serta rasa tanggung jawab.

“Karakter seorang insan maritim harus dibangun melalui disiplin, ketangguhan, kejujuran, integritas, tanggung jawab, serta loyalitas kepada NKRI,” tegas Agung.

Menurutnya, karakter tersebut akan menentukan kualitas generasi muda ketika mereka memasuki dunia profesional dan mengambil peran dalam pembangunan nasional.

Para taruna Poltek KP Dumai karena itu perlu mengembangkan pengetahuan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kepentingan bangsa.

Agung juga mendorong taruna memandang profesi kelautan sebagai bagian dari kontribusi strategis terhadap masa depan Indonesia.

Sebab, pengelolaan wilayah laut membutuhkan tenaga profesional yang memahami aspek teknis, ekonomi, lingkungan, sekaligus kepentingan nasional.

Melalui MADATUKAR Angkatan X, Poltek KP Dumai membangun fondasi karakter bagi taruna sebelum mereka melanjutkan tahapan pendidikan berikutnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi TNI AL untuk memperkuat pemahaman generasi muda mengenai wawasan kebangsaan.

Pada akhirnya, Agung berharap para taruna mampu tumbuh sebagai generasi teknokrat maritim yang berkompeten, berintegritas, dan memiliki jiwa bahari.

Pilihan Editor :  Panglima TNI Serahkan Bansos dan Resmikan Lane 1 Garuda Prima di Kejurnas Adventure Offroad 2025

Mereka juga diharapkan mampu memanfaatkan potensi kelautan secara bertanggung jawab demi mendukung pembangunan dan kepentingan nasional.

Dengan bekal tersebut, generasi muda sektor kelautan dan perikanan dapat mengambil peran lebih besar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara maritim yang kuat.

gensa.club berkomitmen menulis berita sesuai fakta, independen, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan cara :"Sawer Secangkir Kopi Sekarang"
Gensa Media Indonesia
Ikuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *